Caleg PKS Adu Jotos Dengan Pengurus Masjid, Ada Apa?

REDAKSI 2

- Redaksi

Senin, 15 Januari 2024 - 07:36 WIB

50800 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Akibat Ngotot Pasang Umbul-umbul di Masjid, salah Seorang kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Aceh Utara adu jotos dengan pengurus Mesjid hingga ditonjok pada bagian wajahnya sampai bersimbah darah oleh salah seorang pengurus pembangunan masjid Babussalam di Keude Simpang Peut, Kacamatan Simpang Kramat, karena terlalu ngotot memasang Atribut Partai di pagar masjid.

Tgk Abang caleg DPRK Aceh Utara dari Partai PKS itu menaikkan spanduk dan umbul-umbul kebanggaan Partai PKS di pagar Mesjid Babussalam Simpang Keuramat pada Sabtu (13/1/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelah memasang Atribut PKS tersebut, Tiba-tiba datang pengurus masjid berinisial (DI) menyuruhnya untuk mencabut semua Atribut partai tersebut agar tak di pasang di Mesjid. Tapi si Caleg dari PKS tersebut tidak mengindahkannya, sehingga (DI) marah dan langsung menonjok wajah Denny yang sering di panggil Tgk Abang hingga berdarah, saat itu Denny juga mengaku (DI) mengeluarkan parang dan mengancam diri si Caleg.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah adu jotos, warga yang berada di salah satu warung di dekat mesjid itu, sempat membantu melerai agar keributan tidak berlanjut. Setelah itu, Tgk Abang yang juga sekretaris DPD PKS Lhokseumawe itupun lansung menuju ke kantor DPD PKS kota Lhokseumawe dan juga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polres Kota Lhokseumawe.

Menurut Denni selaku korban ia menerangkan bahwa kepada awak media, setelah di visum bahwa saya di ancam agar segera menurun kan bendera PKS yang di pajang di jalan Keude Simpang Peut, Kec. Simpang Keuramat.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Utara Gelar Bakti Sosial Peringati Hari Bhayangkara ke-78

Dalam hal ini Tgk. Abang bersikeras tidak mau menurunkan, dan diancam akan ditebas parang oleh oknum tersebut, sembari menjawab silahkan saja. Setelah itu oknum pelaku membuang parang dan menghantam Tgk. Abang.

Selain itu, Taufiq Hidayah selaku ketua Kepemudaan dan pengamanan DPD PKS Aceh Utara mengharapkan agar Polisi segera menindak lanjuti laporan pihaknya.
Laporan tersebut terbuat dalam surat SURAT TANDA TERIMA LAPORAN POLISI NOMOR: STTLP/10/1/2024/SPKT/Res Lsmwl Polda Aceh, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/10/1/2024/SPKT/Res Lamw/ Polda Aceh, Tanggal 13 Januari 2024.

“Kita harapkan Polisi dalam hal ini Polres Kota Lhokseumawe agar segera menindaklanjuti laporan dari korban, dan agar pelaku dapat segera ditangkap karena hal ini menyangkut ancaman dengan senjata tajam dan penganiayaan,” ucap Taufik Hidayah melalui siaran Pers Minggu, (14/01/24).

Sementara itu, Keuchik Gampong Keude Simpang Peut yang juga saksi mata di lokasi kejadian Iswar Fuadi menerangkan bahwa sebelum insiden, dirinya dipanggil oleh DI yang sedang duduk di warung kopi dan memberitahukannya bahwa ada caleg yang pasang atribut partai di pagar masjid.

“DI bertanya kepada saya, apakah dibenarkan pasang atribut partai di lingkungan masjid. Saya jawab tidak dibenar karena itu masjid tempat ibadah, bukan arena kampanye. Jadi tidak boleh ada atribut partai apapun. Kemudian saya datang ke lokasi dan meminta Denny mencabut semua atribut partai, aneh dia malah marah dan ajak saya berantam,” terang Iswar Fuadi, Minggu (14/1/2024).

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Di Jajaran Koramil, Dandim Tegaskan Kembali Hindari Judi Online

Menurut Iswar yang juga bagian keamanan Masjid Babussalam , sikap emosi dan ngotot Denny yang juga sekretaris DPD PKS Aceh Utara itu membuat orang-orang yang berada di lokasi kejadian ikut tersulut emosi, sampai akhirnya DI datang dan memukul mulut Denny atau Tgk Abang karena tidak berhenti merepet.

“Karena dia merepet terus waktu kita larang pasang atribut partai, maka dipukul mulutnya oleh DI, karena DI juga ketua panitia pembangunan Masjid Babussalam,” jelas Iswar.

Sebagai saksi di lokasi kejadian, Iswar juga membantah bahwa terjadi pengancaman terhadap Denny oleh DI, apalagi sampai disebut pengancaman dengan senjata tajam. Menurut Iswar, hal itu terlalu dibesar-besarkan oleh Denny untuk membentuk opini negatif di masyarakat, karena fakta di lapangan sangat berbeda dengan apa yang sudah beredar di beberapa media.

“Ini adalah masalah larangan pemasangan atribut partai di lingkungan masjid dan berlaku untuk semua partai. Andai saja Denny mengakui kesalahan dan mencabut semua atribut yang telah dia pasang, insiden tersebut tidak akan terjadi, dan disini terkesan yang bersangkutan berusaha menyulut emosi pengurus masjid,” jelasnya.

[Wapimred]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru