Nekat Gantung Diri Hingga Tewas,”SP Diduga Mengahiri Hidupnya Akibat Patah Hati

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 4 Maret 2024 - 11:03 WIB

50360 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepri – Salah seorang warga berinisial SP (23) di RT 08 RW 03 Dusun III, Poyo Srimulyo Desa Sungai Asam Kecamatan Belat Kabupaten Karimun mengahiri hidup nya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya.

SP ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Minggu (03/03/2024). Sekira pukul 17.40 Wib.

Informasi yang dapat dihimpun oleh media ini pada Minggu (03/03) korban pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri sudah dalam kondisi tergantung dengan menggunakan tali sekira Pukul 17.30 Wib.Dugaan sementara korban mengalami patah hati, sehingga korban nekat mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Marsudi Kepala Desa Sungai Asam yang dihubungi melalui sambungan ponselnya, Minggu malam menerangkan.

Menurut Marsudi, kalau kita melihat dari bukti surat yang ditinggalkan oleh korban, ada dugaan kalau korban sedang patah hati sehingga nekat mengakhiri hidup dengan jalan pintas, tutur Marsudi.

Baca Juga :  Mega Proyek Kutei North Hub Dimulai, Karimun Bidik Ribuan Lapangan Kerja untuk SDM Lokal

Dan untuk menggali penyebab lebih dalam pihak Kepolisian dari jajaran Polsek Kuba saat ini sedang melakukan oleh TKP.

Mari kita doakan semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dalam menerima semua cobaan ini, dan insya Allah almarhum akan di kebumikan besok pagi, tutur Marsudi selaku Kepala Desa Belat. [Yahya – Kaperwil Kepri]

Berita Terkait

Lurah Harjosari Larang Peliputan Pertemuan Pengembang dan Warga, Memantik Sorotan atas Komitmen Keterbukaan Informasi
Dua THM Terbesar di Karimun Tutup Pascainsiden Tewasnya Seorang Pengunjung, Polisi Didesak Usut Tuntas
Bupati Karimun Teruskan Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat, Desak Kajian Lingkungan Baru atas Rencana Pengelolaan Sedimentasi Laut
Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PM di THM Karimun: Nyawa Melayang, Jam Operasional Dipertanyakan
Iskandar Tanjung Laporkan PLN Karimun ke Kejaksaan, Desak Usut Tuntas Dugaan Kelalaian di Balik Blackout Total
Mega Proyek Kutei North Hub Dimulai, Karimun Bidik Ribuan Lapangan Kerja untuk SDM Lokal
Berantas Peredaran Miras di Karimun, Penindakan Tak Cukup Menyasar Warung Kecil
Polres Karimun Didesak Tuntaskan Dugaan Intimidasi dan Penyerangan terhadap Wartawan, Publik Menanti Kepastian Hukum

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru