KSOP Batam Catat Kinerja Terbaik Melayani Angkutan Laut se-Indonesia Selama Nataru

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 13 Januari 2023 - 02:35 WIB

50312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepri, Oposisi News86.com – Selama arus mudik Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Khusus Batam mencatat ada sebanyak 642.542 penumpang domestik maupun internasional yang naik maupun turun diseluruh pelabuhan resmi di Kota Batam.
Kepala KSOP Khusus Batam Revolindo mengatakan, angka ini berdasarkan arus mudik Pelabuhan domestik dan internasional mulai 18 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023 lalu.  Dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang ini mengalami kenaikan sekitar 252,2 persen.
“Penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru 2023 boleh dibilang sukses. Kita bersyukur kegiatan berjalan lancar dan tanpa insiden. Kita melayani sebanyak 642.542 orang baik domestik dan internasional,” ujar Revo usai apel penutupan penyelenggaran angkutan laut Natal 2022 dan tahun baru 2023 di kantor KSOP, Senin (8/1/2023).
Revo menambahkan, pelayanan angkutan laut ini menjadi yang terbesar se-Indonesia. Bahkan lanjutnya, berdasarkan penyampaian dari Dirjen Perhubungan Laut bahwasanya untuk angkutan laut nasional Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 itu berjumlah sebanyak 1,1 juta penumpang.
“Berarti lebih dari setengahnya itu ada di Batam. Keberhasilan ini berkat kerjasama dan dukungan yang sangat luar biasa antara TNI Polri dan stakeholder yang ada termasuk BMKG yang bekerja dan bersinergi dengan baik sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan sangat baik,” terangnya.
Pihaknya juga akan mengevaluasi keberhasilan ini untuk dilanjutkan lagi dalam menghadapi angkutan lebaran yang akan dilaksanakan sekitar 4 bulan lagi.
“Segera kita evaluasi, yang baik akan kita pertahankan dan kita juga akan menerima masukan dari stakeholder untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. Sumber: Kepri Aktual, (Fay)
Baca Juga :  Dua THM Terbesar di Karimun Tutup Pascainsiden Tewasnya Seorang Pengunjung, Polisi Didesak Usut Tuntas

Berita Terkait

Lurah Harjosari Larang Peliputan Pertemuan Pengembang dan Warga, Memantik Sorotan atas Komitmen Keterbukaan Informasi
Dua THM Terbesar di Karimun Tutup Pascainsiden Tewasnya Seorang Pengunjung, Polisi Didesak Usut Tuntas
Bupati Karimun Teruskan Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat, Desak Kajian Lingkungan Baru atas Rencana Pengelolaan Sedimentasi Laut
Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PM di THM Karimun: Nyawa Melayang, Jam Operasional Dipertanyakan
Iskandar Tanjung Laporkan PLN Karimun ke Kejaksaan, Desak Usut Tuntas Dugaan Kelalaian di Balik Blackout Total
Mega Proyek Kutei North Hub Dimulai, Karimun Bidik Ribuan Lapangan Kerja untuk SDM Lokal
Berantas Peredaran Miras di Karimun, Penindakan Tak Cukup Menyasar Warung Kecil
Polres Karimun Didesak Tuntaskan Dugaan Intimidasi dan Penyerangan terhadap Wartawan, Publik Menanti Kepastian Hukum

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru