APH Diminta Periksa Legalitas Gudang Penampungan Besi Tua di Baran, Warga Soroti Aspek Keselamatan dan Perizinan

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:24 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, Kepulauan Riau|Oposisi News 86 – Keberadaan sebuah gudang penampungan besi tua di kawasan Baran, dekat Pantai Pak Imam, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas usaha, kelengkapan perizinan, serta kepatuhan operasional gudang tersebut terhadap ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permintaan itu mencuat setelah muncul berbagai informasi dan pemberitaan yang mempertanyakan status perizinan gudang penampungan besi tua tersebut. Hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari instansi berwenang yang menyatakan adanya pelanggaran maupun yang memastikan seluruh dokumen perizinannya telah memenuhi ketentuan. Karena itu, masyarakat berharap dilakukan pemeriksaan secara objektif agar persoalan tersebut memperoleh kepastian hukum.

Warga menilai keberadaan gudang yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman padat penduduk perlu mendapat perhatian serius. Aktivitas kendaraan angkutan berat yang keluar masuk setiap hari dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, menimbulkan kebisingan, serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila tidak diawasi secara ketat.

Kekhawatiran masyarakat semakin menguat setelah terjadinya kecelakaan sebuah truk pengangkut besi tua yang terguling di Jalan Haji Oesman, tepatnya di tanjakan lampu merah SMA Negeri 2 Karimun, pada Sabtu (20/6/2026). Insiden tersebut menyebabkan muatan besi berserakan di badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat dialihkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Peringatan 1 Muharram 1448 H di Desa Telaga Tujuh Jadi Momentum Memperkuat Ukhuwah dan Semangat Berhijrah

Peristiwa itu menjadi pengingat penting bahwa pengangkutan barang dengan tonase besar harus memenuhi seluruh ketentuan keselamatan, termasuk kelayakan kendaraan, batas muatan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Penanganan terhadap dugaan pelanggaran tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat berwenang berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan.

Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi gudang, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengaku aktivitas gudang telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait melakukan pengecekan agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat mengenai legalitas usaha maupun asal-usul barang yang ditampung.

Selain aspek keselamatan, masyarakat juga meminta instansi terkait, termasuk pemerintah daerah, dinas teknis, BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ), Bea Cukai, serta kepolisian, memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, baik mengenai perizinan usaha, tata ruang, pengelolaan lingkungan, maupun administrasi pengangkutan barang.

Baca Juga :  Wabub Karimun Lakukan Safari Ramadhan Sekaligus Berikan Bantuan Konsumsi Untuk Pengurus Masjid Jami' Qauman

Dalam regulasi, pengeluaran barang dari Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean diatur dalam berbagai ketentuan perpajakan dan kepabeanan, termasuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.03/2021 sebagai aturan pelaksana dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021.

Karena itu, setiap aktivitas perdagangan yang berkaitan dengan kawasan FTZ wajib memenuhi ketentuan administrasi sesuai peraturan yang berlaku.

Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat penjelasan resmi dari instansi berwenang. Jika seluruh dokumen dan aktivitas usaha dinyatakan telah memenuhi ketentuan, maka hal tersebut akan memberikan kepastian bagi publik.

Sebaliknya, apabila ditemukan pelanggaran administratif maupun pidana, masyarakat meminta agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi maupun tanggapan dari pihak pengelola gudang terkait berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat. Ruang hak jawab dan hak klarifikasi tetap terbuka sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang. [SAJIRUN.S]

Berita Terkait

Kasus Planet Batam Masih Menyisakan Tanda Tanya, Ismail Desak Bareskrim Jelaskan Perkembangan Pengejaran Dua DPO
IRJEN POL SUHENDRI RESMI JADI KAPOLDA KEPRI, KOMJEN POL ASEP SAFRUDIN EMBAN AMANAH BARU SEBAGAI KABARESKRIM
Putusan PN Karimun Diminta Segera Dihormati, Ketua IKABSU Soroti Kewajiban Rp55,4 Juta dalam Perkara Pengelolaan Parkir
Toleransi Pembayaran Tak Berujung Pelunasan, PT Putra Dairi Karimun Tempuh Jalur Hukum
Bupati Karimun Hadiri Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026
BUPATI KARIMUN PIMPIN UPACARA HUT KE-81 PMI, TEKANKAN SEMANGAT KOLABORASI DAN KEPEDULIAN KEMANUSIAAN
Buka STQ XVIII Kundur Utara, Bupati Karimun Tegaskan Al-Qur’an Harus Menjadi Pedoman Kehidupan
Dana CSR Desa Pongkar Dipertanyakan, Pemdes Diminta Buka Dokumen Pembangunan Kolam Renang

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Peringati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Babinsa Lunyuk Dorong Semangat Sportivitas Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB