Bupati Aceh Utara Lantik Sekda dan 143 Pejabat, Dorong Percepatan Program Strategis Pascabencana

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM., melantik Sekretaris Daerah definitif bersama 143 pejabat administrator dan pengawas di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Senin (18/5/2026).

Pelantikan itu menjadi momentum konsolidasi birokrasi di tengah tuntutan percepatan pembangunan dan penanganan persoalan daerah yang belum sepenuhnya tuntas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dayan Albar resmi dipercaya menduduki jabatan Sekda Aceh Utara setelah melewati proses seleksi terbuka yang diikuti empat pejabat senior di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Bupati, sementara pelantikan pejabat eselon III dan IV dipimpin Wakil Bupati Tarmizi, S.I.Kom.

Dalam sambutannya, Ismail A. Jalil menegaskan pelantikan bukan sekadar pergantian jabatan administratif, melainkan upaya memperkuat kinerja pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia memaparkan sejumlah agenda prioritas, mulai dari perjuangan status 8.094 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPK-PW), percepatan penyelesaian Bendungan Irigasi Krueng Pase yang mengairi ribuan hektare sawah, hingga penguatan layanan kesehatan melalui penambahan armada ambulance.

Baca Juga :  Jejak Ganja dari Pegunungan Gayo Lues Mulai Terbuka, Polisi Diminta Bongkar Aktor Besar di Balik Peredarannya

Pemerintah daerah juga menyiapkan program pengadaan kendaraan operasional untuk imum gampong, bantuan traktor bajak sawah gratis, serta perekrutan guru dayah guna memperkuat kurikulum pendidikan agama di sekolah.

Kebijakan pemisahan ruang belajar siswa laki-laki dan perempuan di tingkat SMP dan SMA sederajat kembali ditegaskan sebagai bagian dari implementasi syariat Islam di Aceh Utara.

Di sektor sejarah dan pendidikan, Pemkab Aceh Utara mengklaim berhasil mendorong peningkatan status Monumen Islam Samudera Pasai menjadi situs nasional yang mendapat dukungan anggaran APBN mencapai Rp100 miliar. Sebagian dana disebut mulai dialokasikan pada 2026.
Pemerintah juga ikut mengawal pembangunan SMA Unggul Garuda, sekolah berasrama berbasis sains dan teknologi yang diproyeksikan mencetak pelajar berdaya saing global.

Sementara dalam penanganan banjir, pemerintah mengklaim telah membangun kembali 19 jembatan, memperbaiki ruas jalan terdampak, serta mendirikan 4.614 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana.

Baca Juga :  Wapres Gibran Tiba di Aceh, Publik Menanti Bukti Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Selain huntara, sebanyak 104 unit hunian tetap bantuan pemerintah pusat telah ditempati penyintas banjir. Pemerintah daerah juga menargetkan pembangunan tambahan ratusan unit rumah permanen melalui dukungan Buddha Tzu Chi dan bantuan Kapolri.

Bupati meminta seluruh organisasi perangkat daerah bergerak cepat, terutama dalam penyediaan lahan agar pembangunan hunian tetap tidak tersendat birokrasi.

Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRK, aparat penegak hukum, tokoh agama, pimpinan partai politik, hingga kalangan perbankan.

Namun, di balik besarnya angka pembangunan itu, kualitas sebagian huntara masih menjadi perhatian publik. Sejumlah warga sebelumnya mengeluhkan kondisi bangunan yang dinilai belum sepenuhnya layak huni. Persoalan tersebut menjadi ujian serius bagi pemerintah agar penanganan pascabencana tidak berhenti pada seremoni dan laporan administrasi. (SR)

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan di Kampung Jawa Gayo Lues, Polisi Sita 1,65 Gram Sabu
Sabu Diduga Beredar di Lingkungan Warga, Polisi Amankan Pria 28 Tahun: Perang Narkotika Jangan Berhenti pada Penangkapan
Innalillahi, wa inna ilaihi raji’un, Jamaluddin Alias Plin Berpulang ke Rahmatullah
Delapan Abad Samudera Pasai, Al-Qur’an Menggema di Arena Piasan Pase
Sapi Berkeliaran Masuk Kota Blangkejeren, Penertiban Dipertanyakan
Madu Kelulud Jadi Etalase Potensi Geureudong Pase di Milad 800 Aceh Utara
Delapan Abad Pasai, Zikir Menggema dan Pesan Kebangkitan Menguat
Genset PLN Beroperasi Malam Hari di Permukiman, Warga Terganggu Suara Bising; PLN Akui untuk Atasi Defisit Daya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru