Langsa| Oposisi News 86 – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Langsa menggandeng Perum BULOG menggelar Pasar Murah Terintegrasi di seluruh kecamatan dalam wilayah Kota Langsa mulai 18 hingga 25 Mei 2026.

Program tersebut dilaksanakan sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh sembako dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
Pelaksanaan pasar murah perdana yang dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka, Kecamatan Langsa Kota, Senin (18/5/2026), mendapat perhatian besar dari masyarakat. Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi yang telah disiapkan pemerintah.
Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah yang menghadapi kenaikan kebutuhan rumah tangga menjelang Idul Adha.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan didampingi Sekretaris Daerah Kota Langsa Suhartini, Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Langsa Harris Gusnaly, serta Kabag Perekonomian dan SDA T. Syah Putra.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi bentuk komitmen Pemko Langsa dalam memastikan pelaksanaan pasar murah berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Jeffry Sentana menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang terus diperkuat Pemerintah Kota Langsa.
Menurutnya, menjaga stabilitas harga bahan pokok merupakan tanggung jawab pemerintah agar daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan permintaan kebutuhan pangan.
Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui subsidi harga bahan pokok agar warga tetap dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus terbebani lonjakan harga di pasaran.
“Pasar murah ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Idul Adha,” ujarnya.
Jeffry juga menyampaikan bahwa upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Pemerintah Kota Langsa sejauh ini menunjukkan hasil positif. Ia menyebutkan bahwa Kota Langsa baru-baru ini memperoleh penghargaan dari Menteri Dalam Negeri sebagai daerah terbaik dalam pengendalian inflasi untuk Regional I Sumatera.
Capaian tersebut, kata dia, menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat berbagai program yang berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian inflasi tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, BULOG, serta seluruh unsur terkait dalam menjaga ketersediaan dan distribusi bahan kebutuhan pokok di tengah masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Langsa, Harris Gusnaly, menjelaskan bahwa seluruh komoditas yang dijual dalam pasar murah telah mendapatkan subsidi pemerintah sehingga harganya jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Selain itu, kualitas barang yang dijual juga dipastikan dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
Ia mengatakan bahwa program tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemerintah berharap keberadaan pasar murah mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat membeli paket sembako hemat dengan harga Rp214.000 yang terdiri dari beras 10 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta telur ayam satu papan. Paket tersebut disediakan dalam jumlah tertentu dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing kecamatan.
Untuk menjangkau lebih banyak warga, kegiatan pasar murah dilaksanakan secara bergilir di sejumlah titik dalam wilayah Kota Langsa. Pemerintah Kota Langsa menjadwalkan pasar murah pada 18 Mei 2026 di Tribun Lapangan Merdeka Kecamatan Langsa Kota, 19 Mei 2026 di Kantor Camat Langsa Barat, 20 Mei 2026 di Pasar Tradisional Langsa Baro, dan 25 Mei 2026 di Kantor Camat Langsa Timur.
Selain itu, Pemerintah Aceh juga turut melaksanakan pasar murah di beberapa lokasi, yakni pada 21 Mei 2026 di Tribun Lapangan Merdeka Kecamatan Langsa Kota, 22 Mei 2026 di Pasar Tradisional Langsa Lama, dan 23 Mei 2026 di Kantor Camat Langsa Barat. Seluruh kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan terbuka bagi masyarakat umum.
Pemerintah Kota Langsa berharap program pasar murah terintegrasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, serta memperkuat stabilitas ekonomi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, kegiatan itu juga diharapkan mampu menjaga daya beli warga dan menciptakan suasana kondusif di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya. [Rizal]









































