Padusi Tapa: Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi

KHAIRUL MIZA

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 12:26 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan|Oposisi News 86 – Di balik kesuksesan sebuah usaha kecil yang tumbuh dari potensi lokal, selalu ada sosok perempuan tangguh yang bekerja dengan hati. Dialah Sinar Hayani, perempuan yang tak hanya setia mendampingi pengabdian suami sebagai prajurit TNI AD, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi ekonomi kreatif melalui usaha berbasis sereh wangi di Tapaktuan, Aceh Selatan, Rabu (29/04/2026).

Lahir dengan nama kecil Sinar Hayani, ia menikah dengan Sertu Sutrisno Wijoyo (NRP 31040237530384) pada 30 Maret 2007. Saat awal pernikahan, sang suami masih berpangkat Pratu dan bertugas sebagai Bak Duk Pok Koki Kipan C Yonif 115/ML Rem 012/TU.

Kini, dengan amanah sebagai Babinsa Koramil 01 Tapaktuan Kodim 0107/Asel, perjalanan pengabdian suami turut menjadi bagian dari dinamika kehidupan yang ia jalani sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Dim 0107/Asel Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belajar Kuat dari Kehidupan Persit
Menjadi seorang anggota Persit bukanlah peran yang mudah. Ada kebanggaan, tetapi juga pengorbanan.

Sinar Hayani merasakan betul hangatnya kekeluargaan dalam lingkungan Persit. Baginya, kebersamaan di asrama, saling mendukung dalam kegiatan organisasi, serta kesempatan untuk ikut berkontribusi adalah kebahagiaan tersendiri. Ia bangga bisa mendampingi suami dalam setiap penugasan sekaligus tetap berkarya.

Namun di balik itu, ada duka yang harus dijalani dengan lapang dada. Seorang anggota Persit harus selalu siap ditinggal tugas, membatasi ruang gerak, serta menahan rindu demi tugas negara. Perubahan peran setelah menikah menuntutnya untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, mandiri, dan kreatif.

Baca Juga :  Breaking News,Kolaborasi Disdukcapil dengan Baitul Mal Hadirkan SIM-MAS TERPADU

Padusi Tapa: Warisan Keluarga yang Dikembangkan dengan Inovasi
Semangat itulah yang kemudian ia tuangkan dalam usaha Padusi Tapa, sebuah UMKM berbasis keterampilan olahan sereh wangi. Usaha ini sebenarnya merupakan warisan keterampilan dari keluarga, namun melalui sentuhan kreativitas dan dukungan organisasi Persit, ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih modern dan bernilai ekonomi.

Sejak tahun 2020, ia mulai memasarkan minyak sereh wangi agar komoditas lokal Aceh Selatan memiliki nilai tambah. Proses produksinya tetap mempertahankan cara tradisional — merebus 7–8 kilogram sereh selama sekitar 12 jam hingga menghasilkan minyak berkualitas.

Tak berhenti pada satu produk, inovasi terus dilakukan. Kini Padusi Tapa menghadirkan berbagai varian, di antaranya minyak sereh wangi, lilin aromaterapi, sabun aromaterapi, pembersih lantai berbahan sereh, sabun cuci piring sereh, roll-on sereh.
Produk-produk tersebut dikenal bukan hanya karena aromanya yang segar dan menenangkan, tetapi juga manfaat alaminya, seperti membantu mengusir nyamuk dan aman di tangan.

Menggerakkan Ekonomi Lingkungan
Usaha yang beralamat di Tapaktuan, Aceh Selatan ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar melalui kelompok usaha.

Dalam tiga bulan terakhir, penjualan mencapai sekitar 120 produk dengan omzet Rp4–5 juta. Produk Padusi Tapa juga telah mengantongi izin P-IRT sejak 2023 dan terus berproses menuju perizinan BPOM.

Baca Juga :  intimidasi dan Kuras Harta Lansia, Remaja 17 tahun di Amankan Satreskrim Polres Aceh Selatan

Pemasarannya masih berfokus di wilayah Tapaktuan melalui jaringan Persit, mitra Kodim, instansi pemerintah, perbankan, serta media sosial.

Makna Nama “Padusi Tapa”
Nama Padusi Tapa memiliki filosofi yang kuat. Dalam bahasa Aceh, “Padusi” berarti perempuan. Nama ini terinspirasi dari legenda tentang Tuan Tapa yang menyelamatkan putri Aceh Selatan — simbol kekuatan, keberanian, dan peran perempuan dalam kehidupan.

Bagi Sinar Hayani, nama ini adalah representasi para istri prajurit yang tetap berkarya, mandiri, dan produktif tanpa meninggalkan peran utama dalam keluarga.

Perempuan, Persit, dan Kemandirian
Keikutsertaannya dalam berbagai kegiatan, termasuk event Persit Bisa, menjadi bukti bahwa anggota Persit mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif.

Perjalanan Ny.Sinar Hayani menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkembang, tradisi bisa menjadi kekuatan ekonomi jika diolah dengan inovasi, perempuan memiliki peran besar dalam mendukung ketahanan keluarga.

Dengan semangat yang terus menyala, ia berharap Padusi Tapa dapat menembus pasar yang lebih luas dan membawa nama Aceh Selatan dikenal melalui produk sereh wanginya.

Menjadi Inspirasi
Kisah Sinar Hayani adalah tentang kesetiaan, ketangguhan, dan kreativitas. Tentang bagaimana seorang perempuan mampu menjalankan peran sebagai istri prajurit, anggota organisasi, ibu, sekaligus pelaku UMKM yang memberdayakan lingkungan.
Dari Tapaktuan, ia membuktikan bahwa anggota Persit tidak hanya mendampingi — tetapi juga menginspirasi dan menggerakkan.
(Khairul Miza)

Berita Terkait

H. Baital Mukadis dan Dandim Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Bailey di Jalur Buluh Suma
Tgk. Muhibbut Thibri: Zakat Mampu Wujudkan Keadilan Sosial di Tengah Masyarakat
Baitul Mal Luncurkan 7 Inovasi Baru, Permudah Akses Untuk Rakyat
Kapolres Aceh Selatan Raih Peringkat Pertama IKPA Triwulan 1
Plt Sekda Pastikan Pengadaan Tender Sesuai Prosedur Yang Berlaku
Gerakan Tanam Serentak Seindonesia, BPP Pasie Raja Menggema
SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan diresmikan 2 kementerian
SPPG Yayasan Ammar Aceh Madani Genjot Peran UD. Alfarisi Sebagai Mitra Strategis

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru