Korban Keracunan MBG Di Kecamatan Pringasela Lotim Capai 35 Orang.

REDAKSI NTB

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 14:14 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, oposisinews86.com, (26 April 2026),– Dugaan kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di wilayah Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Data dari korwil BGN Lombok Timur sampai hari ini mencapai 35 orang.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas MBG Lombok Timur bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lotim langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ketua Satgas BGN Lombok Timur H.Ahyan menyebutkan dari total 35 orang korban sudah dipulangkan 28 orang setelah mendapatkan perawatan intensif dan tujuh orang masih di rawat di Puskesmas Pengadangan.

Baca Juga :  ‎Melangkah Menuju Masa Depan, Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SMKN 1 Lenangguar

‎”Ya total penderita sampai saat ini 35 orang dan 28 orang sudah dipulangkan karena kondisi kesehatannya sudah membaik. Sedangkan yang 7 orang masih dirawat dengan intensif,”terang H.Ahyan. Sabtu (24/04/2026).

‎Kepala Dinas Kesehatan Lotim H.Lalu Aries Fahrozi menyampaikan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk dilakukan uji laboratorium.

‎“Sampel makanan sudah dikirim ke BBPOM dan hasilnya kita tunggu sekitar satu atau dua Minggu kedepan,”ungkap H.L.Aries Fahrozi.

Baca Juga :  ‎Dengan Hati dan Kepedulian, Babinsa Kawal Validasi Data Bantuan Sosial

‎Sementra itu, Ketua Satgas MBG NTB, Pathul Gani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan menindaklanjuti dengan laporan khusus ke BGN, termasuk kronologis kejadian.

‎Ia menegaskan, penelusuran akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.

‎“Karena ini masuk kejadian menonjol, saat ini masih proses cek sampel makanan untuk memastikan penyebab gejala mual pada penerima manfaat,” katanya. (**)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil Moyo Hulu, Langkah Nyata Cegah Gangguan Kamtibmas
‎Kompak dan Peduli, Babinsa Bersama Muspika Tatebal Jaga Keamanan Lingkungan
Polresta dan Kajari Mataram Satu Suara ‘Tahan’ Koruptor Masker
Kantor Imigrasi Klas 1 TPI Mataram Rekayasa Deportasi WNA Australia
‎Malam yang Aman Berawal dari Kepedulian, Koramil Ropang Gelar Patroli Wilayah
‎Babinsa Desa Penyaring Dukung Aspirasi Warga Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran
Kejati Akui Dalami Keterlibatan Penyelenggara MXGP terkait TPPU
TNI Hadir untuk Rakyat, Babinsa Koramil 1607-04/Alas Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05 WIB

Patroli Rutin Koramil Moyo Hulu, Langkah Nyata Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polresta dan Kajari Mataram Satu Suara ‘Tahan’ Koruptor Masker

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:54 WIB

Kantor Imigrasi Klas 1 TPI Mataram Rekayasa Deportasi WNA Australia

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:33 WIB

‎Malam yang Aman Berawal dari Kepedulian, Koramil Ropang Gelar Patroli Wilayah

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:30 WIB

‎Babinsa Desa Penyaring Dukung Aspirasi Warga Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:31 WIB

Kejati Akui Dalami Keterlibatan Penyelenggara MXGP terkait TPPU

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, Babinsa Koramil 1607-04/Alas Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 19:38 WIB

Keamanan Warga Prioritas, Babinsa Koramil 1607-06/Lape Lopok Rutin Gelar Patroli Wilayah

Berita Terbaru

JAWA TIMUR

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:09 WIB