Iskandar Sukma Soroti Seleksi Sepak Takraw Menuju PORPROV Diduga Tidak Transparan, Desak Ketua PSTI Lakukan Seleksi Ulang

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 14:49 WIB

50387 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar, oposisinews86.com, (24 November 2025),— Proses seleksi atlet sepak takraw Kabupaten Sumbawa menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) kini memasuki babak baru. Alih-alih menghasilkan optimisme, seleksi tersebut justru memantik kritik tajam dari internal Pengkab PSTI Sumbawa sendiri.

Dalam wawancara eksklusif bersama wartawan oposisinews86.com, Selasa (25/11/2025), Iskandar Sukma, wasit sepak takraw tingkat daerah, secara blak-blakan menuding proses seleksi tidak transparan, tidak profesional, dan jauh dari prinsip objektivitas.

“Daftar peserta seleksi tidak pernah dipublikasikan, mekanisme penilaian juga tidak jelas. Yang dinyatakan lolos bukan berdasarkan skill, pengalaman, dan mental bertanding. Ini menunjukkan seleksi dilakukan tidak fair dan menimbulkan dugaan kedekatan personal,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iskandar memaparkan bahwa dalam sebuah proses sepenting penentuan atlet PORPROV, seluruh unsur organisasi seharusnya duduk bersama, bermusyawarah, dan menentukan keputusan secara kolektif.

Baca Juga :  GEMPAR NTB Bongkar Kejanggalan di Balik Panggung Panen Raya Emas dan Pembagian SHU IPR Lantung

“Bukan diputuskan oleh sebagian kecil panitia tanpa melibatkan elemen organisasi lainnya,” kritiknya.

Hal senada disampaikan Supratman, pemandu bakat daerah PSTI. Ia merasa posisinya hanya dijadikan formalitas karena tidak pernah dilibatkan dalam penentuan hasil akhir seleksi.

“Saya tidak pernah diajak berdiskusi tentang hasil seleksi. Karena itu kami menilai seleksi ulang perlu dilakukan demi menjaga kredibilitas PSTI,” tegasnya.

Kejanggalan kian mencuat setelah Masudin, saksi sekaligus Ketua Perlengkapan PSTI Sumbawa, mengaku tidak pernah diundang maupun dilibatkan dalam rapat maupun kegiatan yang berkaitan dengan seleksi PORPROV.

“Dari awal sampai selesai kegiatan, saya tidak pernah diundang. Bagaimana mungkin kegiatan sebesar seleksi PORPROV dilakukan tanpa melibatkan struktur organisasi lengkap? Ini menambah tanda tanya besar,” tegas Masudin.

Baca Juga :  TNI Bersinergi dengan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Lopok dan Lape

Ketiga unsur penting dari internal PSTI tersebut menegaskan bahwa tujuan kritik ini bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan demi meluruskan pembinaan olahraga sepak takraw agar lebih profesional, objektif, dan berorientasi pada prestasi.

“Kami ingin PSTI maju. Atlet harus dipilih karena kemampuan, skill, dan pengalaman, bukan karena kedekatan atau kepentingan tertentu,” ungkap mereka.

Atas semua kejanggalan yang terungkap, Iskandar Sukma bersama Supratman dan Masudin mendesak Ketua PSTI Kabupaten Sumbawa segera turun tangan, mengevaluasi panitia seleksi, serta melakukan seleksi ulang demi memastikan hanya atlet terbaik yang mewakili Sumbawa di PORPROV.

Pemerhati olahraga menilai persoalan ini harus ditangani dengan serius demi menjaga integritas organisasi, meningkatkan prestasi daerah, serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pembinaan sepak takraw di Kabupaten Sumbawa. (Af)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka
‎Humanis dan Preventif, Patroli Malam Koramil 1607-12/Moyo Hilir Sasar Remaja dan Pemukiman
Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Gontar
Danramil 1607-04/Alas Hadiri Upacara Serah Terima Panji Lambang Kabupaten Sumbawa
‎Semarak HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Kodim 1607/Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Sosial
‎Koramil 1607-09/Utan Pastikan Serah Terima Bendera Pataka Berjalan Aman dan Khidmat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB