Ketua Aliansi Serahkan Berkas ke DPR Komisi B Terkait Nasib Kelompok Tani di Kota Subulussalam

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:09 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Ketua Aliansi Masyarakat Tani Kota Subulussalam, Anas Mahpudin, menyerahkan berkas pengaduan resmi kepada Komisi B DPR Kota Subulussalam, yang diterima langsung oleh Ketua Komisi B, Hasbulah, di ruang kerjanya, Selasa (28/10/2025).

Penyerahan berkas tersebut merupakan tindak lanjut dari persoalan lahan masyarakat yang kini kembali mencuat. Warga mengeluhkan munculnya sertipikat tanah baru yang diterbitkan BPN di atas lahan garapan masyarakat, tanpa adanya kejelasan proses dan sosialisasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi B Hasbulah menyambut baik kedatangan perwakilan Aliansi dan menyatakan siap menindaklanjuti laporan tersebut. Ia juga mendengarkan langsung keluhan dan penjelasan dari Anas Mahpudin terkait kondisi di lapangan.

“Kami berharap persoalan lahan kelompok tani ini dapat segera diselesaikan dengan adil. Jangan sampai masyarakat kecil terus menjadi korban dari ketidakjelasan administrasi dan kepentingan perusahaan,” ujar Anas Mahpudin.

Baca Juga :  Gabungan Partai Pendukung Dan Tim RKB Kota Subulussalam Siap Menangkan Bustami-Fadhil Dengan Target 75 Persen.

Anas menjelaskan, sebagian besar lahan masyarakat tiba-tiba masuk ke dalam wilayah HGU PT Lotbangko, padahal kelompok tani sudah berdiri dan mengelola lahan tersebut sejak tahun 2005, bahkan ada yang lebih lama lagi.

Berdasarkan data yang diterima, HGU PT Lotbangko sempat berakhir pada tahun 2019 dan diperpanjang pada tahun 2021, namun masyarakat tidak pernah mengetahui kapan proses pengukuran maupun pembentukan ulang HGU tersebut dilakukan.

“Kami tidak tahu kapan pengukuran itu dilakukan. Tiba-tiba lahan kami sudah berada dalam peta HGU perusahaan. Padahal dalam ketentuan ATR/BPN, setiap perpanjangan HGU wajib melalui proses verifikasi, termasuk memastikan tidak tumpang tindih dengan lahan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anas menyoroti bahwa Walikota Subulussalam sebelumnya sempat membawa persoalan sengketa lahan ini ke DPR RI dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP). Namun, hingga kini tidak ada kejelasan atau tindak lanjut nyata dari hasil pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Duka Cita Atas Berpulangnya Sertu Jan Sari Wando Saragih, Anggota Kodim 0118/Kota Subulussalam

“Walikota sempat menyampaikan masalah ini ke DPR RI untuk RDP. Tapi setelah itu, semua seolah bungkam. Tidak ada kelanjutan yang jelas. Sementara masyarakat terus dirugikan,” ungkap Anas dengan nada kecewa.

Ia juga menambahkan bahwa PT Lotbangko diduga telah menimbulkan berbagai persoalan di lapangan, termasuk penutupan akses jalan menuju kebun dan lokasi masyarakat mencari ikan — yang merupakan satu-satunya jalan utama bagi warga untuk beraktivitas dan mencari nafkah.

“Kami berharap Walikota jangan tutup mata dengan penderitaan rakyatnya yang terus ditekan oleh kepentingan perusahaan,” pungkas Anas Mahpudin.

Aliansi Masyarakat Tani berharap DPR dan pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan konflik lahan tersebut, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang di atas lahan mereka sendiri.

[Parlindungan, Wartawan Oposisi News86. com Subulussalam]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Sita 63 Gram Ganja, Pria 61 Tahun Diamankan di Dabun Gelang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:16 WIB

PWI Aceh Diuji: Anggota Barsela Tagih Perubahan, Bukan Sekadar Janji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HUT ke-62 Golkar di Aceh Utara, dari Ziarah Makam Sultan hingga Santunan Anak Yatim: Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Donor Darah Warnai HUT ke-75 Humas Polri, Polres Gayo Lues Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Puluhan Miliar di RSUD M Sani Karimun Jadi Sorotan, Publik Menanti Penjelasan Realisasi Kegiatan 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bantah Isu Kolusi, Kepsek TK Negeri Pembina Bangka Jaya: Pemilihan Komite Baru atas Usulan Wali Murid

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Santriwati di Bawah Umur di Gayo Lues, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bupati Gayo Lues Tinjau Persiapan Kebun Kopi Rakyat di Ume Lah, Dialog Bersama Warga Bahas Pengembangan Ekonomi Petani

Berita Terbaru

DAERAH

Hoe Internationale Casinomarkten Nederland Transformeren

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:17 WIB