KP4S Kecam Pernyataan Semaras Sia, Blokade Poto Tano Tetap Jalan 15 Mei

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025 - 05:20 WIB

50286 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, – Panglima Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S), Muhammad Taufan, menanggapi keras pernyataan Semaras Sia yang beredar di media sosial. Dalam unggahannya, Semaras menyebut bahwa tidak akan ada penutupan Pelabuhan Poto Tano dalam aksi yang direncanakan pada 15 Mei 2025. Pernyataan tersebut dinilai menyesatkan dan dapat mengganggu semangat perjuangan kolektif masyarakat Pulau Sumbawa.

“Postingan Semaras Sia jelas menciptakan kebingungan dan kegaduhan. Kami tegaskan bahwa aksi blokade Pelabuhan Poto Tano adalah bagian dari strategi tekanan damai terhadap pemerintah yang selama ini abai terhadap aspirasi masyarakat Sumbawa,” tegas Taufan dalam keterangan persnya, Senin (13/5/2025).

Menurutnya, informasi sepihak dan tanpa dasar seperti yang disampaikan Semaras Sia berpotensi merusak solidaritas yang telah dibangun antara KP4S dengan berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi damai tersebut. Aksi yang akan digelar pada 15 Mei mendatang merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respon pemerintah pusat dalam merealisasikan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa.

Taufan juga memastikan bahwa KP4S telah mengkoordinasikan aksi ini secara menyeluruh, dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi sipil. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut akan berjalan tertib dan terarah, tanpa kekerasan, namun tetap kuat dalam menyuarakan tuntutan rakyat.

“Kami tidak menginginkan konflik. Tapi suara kami harus didengar. Jangan sampai ada pihak yang justru menjadi penghambat perjuangan hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok,” tambahnya.

Baca Juga :  Patroli Humanis Koramil Alas Dapat Sambutan Positif dari Warga

KP4S, kata Taufan, tetap konsisten mengawal proses perjuangan ini dengan pendekatan damai dan konstitusional. Pihaknya juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tidak selaras dengan semangat perjuangan bersama.

“Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan sekadar ambisi politik, tapi langkah strategis untuk menghadirkan keadilan dan pemerataan pembangunan bagi wilayah timur NTB yang selama ini terpinggirkan,” tutupnya.

Aksi pada 15 Mei 2025 disebut akan menjadi momentum penting untuk menunjukkan kekuatan aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa kepada pemerintah pusat. KP4S pun menyerukan kepada seluruh warga untuk ikut berpartisipasi secara damai demi masa depan daerah yang lebih baik. (Fa)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka
‎Humanis dan Preventif, Patroli Malam Koramil 1607-12/Moyo Hilir Sasar Remaja dan Pemukiman
Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Gontar
Danramil 1607-04/Alas Hadiri Upacara Serah Terima Panji Lambang Kabupaten Sumbawa
‎Semarak HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Kodim 1607/Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Sosial
‎Koramil 1607-09/Utan Pastikan Serah Terima Bendera Pataka Berjalan Aman dan Khidmat

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB