KP4S Kecam Pernyataan Semaras Sia, Blokade Poto Tano Tetap Jalan 15 Mei

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025 - 05:20 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, – Panglima Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S), Muhammad Taufan, menanggapi keras pernyataan Semaras Sia yang beredar di media sosial. Dalam unggahannya, Semaras menyebut bahwa tidak akan ada penutupan Pelabuhan Poto Tano dalam aksi yang direncanakan pada 15 Mei 2025. Pernyataan tersebut dinilai menyesatkan dan dapat mengganggu semangat perjuangan kolektif masyarakat Pulau Sumbawa.

“Postingan Semaras Sia jelas menciptakan kebingungan dan kegaduhan. Kami tegaskan bahwa aksi blokade Pelabuhan Poto Tano adalah bagian dari strategi tekanan damai terhadap pemerintah yang selama ini abai terhadap aspirasi masyarakat Sumbawa,” tegas Taufan dalam keterangan persnya, Senin (13/5/2025).

Menurutnya, informasi sepihak dan tanpa dasar seperti yang disampaikan Semaras Sia berpotensi merusak solidaritas yang telah dibangun antara KP4S dengan berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi damai tersebut. Aksi yang akan digelar pada 15 Mei mendatang merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respon pemerintah pusat dalam merealisasikan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa.

Taufan juga memastikan bahwa KP4S telah mengkoordinasikan aksi ini secara menyeluruh, dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi sipil. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut akan berjalan tertib dan terarah, tanpa kekerasan, namun tetap kuat dalam menyuarakan tuntutan rakyat.

“Kami tidak menginginkan konflik. Tapi suara kami harus didengar. Jangan sampai ada pihak yang justru menjadi penghambat perjuangan hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok,” tambahnya.

Baca Juga :  Harapan Baru Warga Gontar, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Capai Progres 40 Persen

KP4S, kata Taufan, tetap konsisten mengawal proses perjuangan ini dengan pendekatan damai dan konstitusional. Pihaknya juga menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tidak selaras dengan semangat perjuangan bersama.

“Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan sekadar ambisi politik, tapi langkah strategis untuk menghadirkan keadilan dan pemerataan pembangunan bagi wilayah timur NTB yang selama ini terpinggirkan,” tutupnya.

Aksi pada 15 Mei 2025 disebut akan menjadi momentum penting untuk menunjukkan kekuatan aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa kepada pemerintah pusat. KP4S pun menyerukan kepada seluruh warga untuk ikut berpartisipasi secara damai demi masa depan daerah yang lebih baik. (Fa)

Berita Terkait

‎Perpisahan Penuh Haru di SMPN 1 Lantung, Babinsa Berikan Dukungan bagi Generasi Muda
Di Tengah Tugas Kenegaraan, Haji Uma Tuntaskan Magister Cumlaude dan Diwisuda Bersama Putranya
Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan
Akses dan Ekonomi Warga Segera Meningkat, Pembangunan Jembatan Garuda Kian Pesat
Aksi Besar PPS Dimulai 2 Juni, Pelabuhan Poto Tano Terancam Lumpuh Total
‎Dandim 1607/Sumbawa Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumbawa
‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin
TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:15 WIB

Vonis SKTM RSUD dr. Iskak: Ketika Surat Orang Miskin Diduga Dijadikan Ladang Bancakan

Senin, 11 Mei 2026 - 22:19 WIB

Bersih Desa Picisan, Wujud Syukur dan Kekompakan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:31 WIB

Tri Hariadi Dilantik sebagai Pj Sekda, Menjaga Kontinuitas dan Stabilitas Tata Kelola Pemerintahan Tulungagung

Jumat, 24 April 2026 - 11:25 WIB

Plt. Bupati Tulungagung Segera Definitifkan Jabatan Kosong Kepsek

Kamis, 23 April 2026 - 22:18 WIB

Workshop Pantomim di Tulungagung Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa

Sabtu, 11 April 2026 - 17:54 WIB

OTT Di Tulungagung: Ketika Kekuasaan Daerah Kembali Diuji Oleh Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 14:18 WIB

Tetap Masuk Kantor, Kepala Dinas di Tulungagung Dilarang Lakukan WFH

Kamis, 9 April 2026 - 14:15 WIB

Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan 2.991 Ton Beras, Bupati Pastikan Tepat Sasaran

Berita Terbaru