Lagu “Pongot Gayo Bencana”, Upaya Mengabadikan Luka dan Mengingatkan Sejarah di Gayo Lues

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:26 WIB

50765 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ma’at Sabri Porang Pencipta Lagu Pongot Gayo Bencana.

Gayo Lues| Oposisi News 86 – Peristiwa bencana yang melanda Kabupaten Gayo Lues pada 26 November 2025 tidak hanya menyisakan duka dan kerusakan, tetapi juga menghadirkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ingatan sejarah daerah.

Dari kegelisahan itulah, seorang putra daerah, Ma’at Sabri yang dikenal dengan sapaan Ma’at Porang, berinisiatif menciptakan sebuah karya lagu berjudul “Pongot Gayo Bencana” sebagai bentuk refleksi, pengingat, sekaligus dokumentasi kultural atas tragedi yang pernah terjadi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ma’at Sabri menuturkan bahwa ide penciptaan lagu tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui proses perenungan mendalam serta diskusi bersama rekan-rekannya di Kampung Porang.

Dalam pandangannya, bencana bukan sekadar peristiwa alam yang berlalu begitu saja, melainkan bagian dari sejarah yang harus direkam dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tidak hilang ditelan waktu.

Ia menilai, selama ini belum banyak karya seni lokal yang secara khusus mengangkat peristiwa bencana sebagai bagian dari memori kolektif masyarakat Gayo Lues.

Baca Juga :  Demi Terciptanya Kamtibmas Di Bulan Ramadhan, Sat Samapta Polres Galus, Terjunkan Anggota Mengamankan Guantibmas

Berangkat dari pemikiran tersebut, ia mulai merangkai lirik demi lirik yang menggambarkan situasi, kesedihan, serta harapan masyarakat pascabencana. Proses kreatif itu memakan waktu kurang lebih satu bulan hingga akhirnya lagu tersebut dapat diselesaikan dan dipublikasikan melalui platform digital.

Kehadiran lagu ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana edukasi dan pengingat sejarah bagi masyarakat luas.

Menurutnya, karya seni memiliki kekuatan tersendiri dalam menyampaikan pesan yang tidak selalu mampu diungkapkan melalui narasi formal.

Lagu “Pongot Gayo Bencana” diharapkan mampu menyentuh sisi emosional masyarakat sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan serta solidaritas sosial dalam menghadapi bencana di masa mendatang.

Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terus hidup dan relevan lintas generasi.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan seni budaya lokal, khususnya karya-karya yang memiliki muatan historis dan edukatif.

Dukungan tersebut dinilai tidak hanya sebatas apresiasi moral, tetapi juga perlu diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada pelestarian budaya daerah.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut

Menurutnya, kesenian Gayo merupakan identitas yang harus dijaga dan dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Lebih jauh, ia berharap agar lagu “Pongot Gayo Bencana” dapat menjadi salah satu referensi kultural yang mengingatkan masyarakat Gayo Lues terhadap peristiwa yang pernah terjadi, sekaligus menjadi pemicu lahirnya karya-karya lain yang mengangkat nilai-nilai lokal.

Ia pun berencana untuk kembali menciptakan lagu berikutnya sebagai bentuk kesinambungan dalam menyuarakan pesan-pesan sosial melalui seni.

Atas karya yang telah dihasilkan, Ma’at Sabri bersama rekannya Ta’im (Pokal) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendengarkan dan memberikan dukungan terhadap lagu tersebut.

Ia meyakini bahwa sekecil apa pun upaya dalam merawat ingatan kolektif masyarakat, akan memiliki arti besar bagi perjalanan sejarah dan identitas suatu daerah di masa depan.

 

Berikut Vidionya:

 

 

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Terjadi di Desa Telege Jernih Padang, Terangun, Kerugian dan Penyebab Masih Didata
Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB