Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:51 WIB

50565 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat membeli kartu perdana Telkomsel, khususnya nomor cantik, melalui media sosial Facebook.

Pasalnya, praktik penipuan dengan modus penjualan kartu perdana tidak aktif kembali memakan korban. Sejumlah konsumen dilaporkan mengalami kerugian setelah menerima kartu yang tidak dapat digunakan, meski telah melakukan pembayaran kepada penjual.

Seorang warga Kabupaten Gayo Lues yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan pengalamannya pada Rabu (21/01/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku tertipu saat memesan kartu perdana Telkomsel secara daring melalui Facebook. Kartu yang dijanjikan aktif dan siap pakai ternyata tidak bisa digunakan sama sekali setelah diterima.

“Saya sudah hubungi agen tersebut melalui WA nya saya konfirmasi terkait kartu yang saya pesan tidak aktif, bahkan pihak Agen Telkomsel hanya menjawab akan kita usahakan, namun hingga beberapa kali kami WA lagi enggak dibalas balas,” Tuturnya geram.

Menurutnya, praktik seperti ini bukan hanya merugikan konsumen secara materi, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap transaksi daring.

Baca Juga :  DPK Gepenta Resmi Didaftarkan Ke Kesbangpol Gayo Lues.

Ia menilai, jika para penjual bersikap jujur dan profesional, seharusnya tidak ada alasan untuk melakukan penipuan demi keuntungan sesaat.

“Kalau agen mau jujur, jual saja barang yang benar. Jangan main tipu-tipu. Yang rugi bukan hanya kami sebagai konsumen, tapi mereka sendiri. Sekali konsumen tahu, selamanya orang tidak akan percaya lagi beli lewat Facebook,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, kerugian konsumen mungkin hanya terjadi sekali atau dua kali, namun dampak bagi penjual yang menipu bisa jauh lebih panjang. Hilangnya kepercayaan publik akan membuat usaha mereka mati perlahan.

Lebih dari itu, menurutnya, penipuan bukan hanya soal uang, tetapi juga soal nilai moral dan tanggung jawab terhadap keluarga.
“Uang hasil menipu itu dimakan oleh dia, istrinya, anak-anaknya.

Itu bukan rezeki. Itu akan jadi darah daging sampai ke anak cucunya. Kami mungkin rugi sekali, tapi dia rugi selamanya,” katanya dengan nada tajam.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Rikit Gaib, Panen Perdana Jagung Dari Lahan Produktif

Ia juga menegaskan bahwa meskipun korban mungkin terlihat diam, bukan berarti mereka mengikhlaskan perbuatan tersebut. Rasa kesal dan sakit hati akan tetap ada, dan secara moral penipu harus menanggung akibat dari perbuatannya sendiri.

“Kalau saya ditipu, ya sudah biasa, tapi tidak akan saya ikhlaskan. Biar saja dia senang makan uang hasil jualan kartu Telkomsel palsu itu. Nanti dia sendiri yang tanggung akibatnya. Perutnya mungkin kenyang hari ini, tapi bebannya panjang, sampai susah bernapas,” tuturnya kesal.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan harga murah atau iming-iming nomor cantik di media sosial.

Konsumen diimbau untuk membeli kartu perdana hanya melalui gerai resmi, outlet terpercaya, atau mitra penjualan yang jelas legalitasnya.

Sementara itu, para penjual diingatkan bahwa keuntungan dari kebohongan tidak akan pernah membawa keberkahan, melainkan hanya menyisakan kerugian, aib, dan hilangnya kepercayaan publik. []

Berita Terkait

Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur
Halalbihalal di Kampung Jawa Perkuat Jalinan Silaturahmi dan Persaudaraan Warga

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:13 WIB

Selamat Siang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:01 WIB

Selamat Siang Menjelang Sore

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:10 WIB

Apa kabar

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:25 WIB

Ing iskandarsyah Hadiri Sailaway UCC Offshore Project, Saat Ini Karimun Berada Di Level Dunia

Jumat, 18 April 2025 - 09:27 WIB

Selamatkan 50 Ribu Generasi Muda. Polresta Tanjungpinang Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 9,6 Kg

Berita Terbaru