Ekspedisi Literasi: Pelajar Darul Qur’an “Menyantap” Koleksi Langka Di Jantung Kutacane

DEDY ARYANTO

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 19:18 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane/Agara – Udara pagi Aceh Tenggara menyambut rombongan dari Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Darul Qur’an Kutacane saat mereka melangkah menuju gerbang Perpustakaan Daerah Kutacane pagi itu.

Ratusan pasang mata siswa, dari kelas X hingga XII, tampak berbinar—bukan sekadar menjalankan kewajiban study tour, namun menjemput janji perbendaharaan ilmu di jantung literasi kota.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan pada Selasa (11/11) ini sengaja dirancang bukan sebagai tamasya biasa, melainkan sebuah “ekspedisi” literasi yang bertujuan menanamkan semangat membaca dan memperluas horizon pengetahuan di kalangan peserta didik.

Setibanya di lokasi, para siswa dan guru pendamping disambut hangat oleh staf Perpustakaan Daerah. Prosesi penerimaan segera bergulir menjadi sesi pengarahan yang terstruktur dan informatif.

Para petugas perpustakaan memberikan “peta jalan” layanan institusi tersebut, mulai dari tata tertib yang menjadi kompas kebersamaan, hingga sistem pengelolaan perpustakaan modern yang kini telah merangkul teknologi, termasuk katalog digital yang menjanjikan efisiensi pencarian.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara, Gelar Jum'at Curhat Bersama Forkopimda

Ini adalah pelajaran awal tentang bagaimana institusi ilmu mengadaptasi diri di era digital.
Inti dari kunjungan itu adalah penjelajahan. Para siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diajak berkeliling, menyusuri lorong-lorong rak buku yang menjulang.

Perhatian siswa banyak tertuju pada sesi pengenalan koleksi buku dan literatur yang berfokus pada warisan budaya dan sejarah lokal Aceh Tenggara—sebuah upaya sistematis dari perpustakaan untuk memastikan generasi muda mengenal akar dan identitas mereka.

Mereka juga menengok fasilitas literasi lain yang tersedia, seperti ruang baca umum yang dirancang nyaman dan area referensi yang menyimpan khazanah pengetahuan mendalam.

Suasana perpustakaan yang sejuk dan tenang kontras dengan hiruk pikuk ruang kelas, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kontemplasi dan eksplorasi intelektual. Banyak siswa terlihat antusias memegang, memilah, dan mencatat judul-judul buku yang menarik, seolah sedang menyusun “menu” bacaan pribadi mereka untuk beberapa bulan ke depan.

Baca Juga :  Bobroknya Moral Kades Lawe Alas: Dana Desa Ludes Digarong, Rakyat Dibiarkan Lapar, Hukum Diam Saja?!"

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan membaca di kalangan siswa dan mendorong mereka untuk lebih aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber ilmu,” ujar Zainuddin Hakim, ST., M.Si, Kepala Madrasah MAS Darul Qur’an, menukil harapan besar dari kegiatan ini.

Setelah hampir tiga jam “berburu” ilmu, kegiatan study tour ini mencapai puncaknya. Semua siswa berkumpul untuk sesi foto bersama, mengabadikan momentum persinggungan antara pelajar dan sumber ilmu. Sebagai penutup dan simbol apresiasi mendalam, pihak MAS Darul Qur’an menyerahkan cenderamata kepada perwakilan Perpustakaan Daerah Kutacane.

Kunjungan ini tuntas. Ratusan siswa MAS Darul Qur’an pulang dengan catatan, ingatan, dan yang terpenting, benih-benih kecintaan pada buku dan ilmu pengetahuan yang telah mereka temukan di Perpustakaan Daerah, di kaki Pegunungan Leuser.

[Dedy Aryanto: Kabiro Oposisi News86. com, Wilayah Aceh Tenggara]

Berita Terkait

Siaga di Kaki Leuser: Bupati Minta Warga ‘Negeri Sepakat’ Tak Lengah di Puncak Musim
Inspeksi Mendadak Bupati Salim Fahri: Mengukur Denyut Nadi Sekolah di Lawe Alas
Ucapan Selamat dan Sukses
Efektivitas Birokrasi Daerah: Kantor Perapat Hulu: Oase Pelayanan 24 Jam di Tengah Sunyi Senyap Kantor Desa
Membumikan Bela Negara: Peran Vital DPC GBNN Aceh Tenggara dalam Pembangunan Karakter dan Daerah
Misteri Kenaikan Harga Beras Terkuak di Lawe Sigalagala: Bupati Agara Turun Tangan!
TERBONGKAR! Skandal Beras Oplosan 21 Ton Seret Bulog Aceh Tenggara: Mafia Pangan Main Mata dengan Penjaga Kualitas?
Detik-detik Mencekam: Maling Ayam dan Jagung Nyaris Tewas Diamuk Massa di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:32 WIB

Musim Hujan Tiba, Babinsa Empang Ajak Warga Perkuat Mitigasi Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:07 WIB

Babinsa Koramil 1607-04/Alas Dampingi Pembagian Beras dan Minyak Goreng kepada Warga Kalimango

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:24 WIB

‎Koramil Moyo Hilir Hadirkan Rasa Aman lewat Patroli Malam

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:49 WIB

‎Semangat Kebersamaan: Babinsa dan Warga Benahi Saluran Air Menuju Sungai

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:47 WIB

‎Peran Aktif Babinsa Warnai Penyerahan Bantuan Beras dan Minyak Goreng di Desa Baru Tahan ‎

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:35 WIB

Babinsa Hadir di Tengah Masyarakat, Kodim 1607/Sumbawa Pastikan Keamanan Terjaga

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:07 WIB

Momentum Hari Ibu: Kodim 1607/Sumbawa Ajak Perempuan Tingkatkan Kontribusi bagi Kemajuan Bangsa

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:34 WIB

‎Babinsa Perkuat Pengawasan Penyaluran Bantuan bagi Warga Desa Padesa

Berita Terbaru

NASIONAL

‎Koramil Moyo Hilir Hadirkan Rasa Aman lewat Patroli Malam

Jumat, 5 Des 2025 - 21:24 WIB