JANJI KEPALA BEA CUKAI KEPRI: SEKADAR UCAPAN?

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:33 WIB

50518 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun Jadi ‘Pelabuhan Bebas’ Penyelundupan, Masyarakat Pertanyakan Ketegasan Kanwil DJBC

KARIMUN, KEPRI — Janji Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepulauan Riau, Adhang Nugroho Adi, untuk memperketat penindakan dan penertiban penyelundupan di Kepri, berpotensi hanya menjadi angin lalu.

Alih-alih kian ketat, arus barang ilegal—terutama dari luar negeri dan Batam—tampak leluasa masuk ke Karimun, memicu kerugian negara dan tanda tanya besar di mata publik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan Adhang yang menyatakan bea cukai akan “menegakkan undang-undang” dan melaksanakan “atensi pimpinan” untuk menekan penyelundupan, disampaikan di sela-sela kegiatan pemusnahan barang bukti di belakang kantor Kanwil DJBC Khusus Kepri, Selasa, 7 Oktober 2025. Sikap tegas ini sejatinya amat dinanti masyarakat, yang sadar betul bahwa praktik haram ini menggerogoti penerimaan negara dari sektor pajak.

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Kemanan dan Ketertiban, Rutan Batam Laksanakan Razia Gabungan

Pelabuhan Bebas Tanpa Pengawasan
Realitas di lapangan, menurut pantauan di Karimun, berbanding terbalik 180 derajat dengan komitmen yang diumbar. Barang-barang yang datang dari luar negeri maupun Batam kini disinyalir masuk ke Karimun tanpa melalui proses pengawasan ketat dari aparat bea cukai.

Modus yang digunakan terbilang terang-terangan: pengangkutan dilakukan melalui kapal dan bahkan menggunakan jasa angkutan ekspedisi terbesar milik IC.
“Sewaktu pembongkaran barang, (kami lihat) tidak ada pemeriksaan dari bea cukai,” ungkap sumber di lapangan. Keleluasaan pergerakan barang ini mengindikasikan adanya kelonggaran pengawasan yang signifikan, bahkan terkesan ada pembiaran.

“Lampu Merah” Jadi “Lampu Hijau”?
Situasi ini memunculkan sindiran tajam dari masyarakat setempat. Salah seorang warga Karimun, sebut saja H, yang ditemui di sekitar Padimas, menyuarakan kekecewaannya dengan nada getir.

“Walaupun sekadar ucapan, bagusnya harus dijalankan,” kata H, merujuk pada pernyataan Kepala Kanwil DJBC.

Baca Juga :  Penyelamatan Generasi: Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Bernilai Fantastis

Ia melanjutkan, “Bila tidak mau menjalankan, berarti tidak menjalankan arahan Dirjen Bea dan Cukai, dan sudah selayaknya Dirjen Bea Cukai mengevaluasi kedudukan pejabat bea cukai tersebut.”

H juga mempertanyakan perubahan mendadak dalam kebijakan pengawasan. “Sebelumnya barang dari luar dan Batam tidak masuk ke Karimun karena ‘lampu merah’, apakah saat ini sudah ‘lampu hijau’? Sehingga sudah bebas masuk ke Karimun,” ujarnya, menyiratkan dugaan adanya perubahan kebijakan atau toleransi yang patut dicurigai.

Komitmen pimpinan kanwil untuk menindak penyelundupan kini diuji oleh fakta tak terbantahkan di pelabuhan dan dermaga Karimun.

Publik menunggu bukti konkret: apakah janji ketegasan itu benar-benar akan menjadi tindakan nyata, atau hanya sekadar retorika yang terhenti di depan gerbang Kanwil DJBC Khusus Kepri. [SAJIRUN, S]

Berita Terkait

SKANDAL DUGAAN TAMBANG PASIR LAUT DI KARIMUN! ABDUL RAHMAN, S.H., M.H.: APH DAN MINTA APH BESERTA KEMENTERIAN ESDM JANGAN TUTUP MATA
GEJOLAK GELPER BATAM! 10 Lokasi Di SURATI  ALIANSI LSM ORMAS PEDULI KEPRI INGATKAN RESIKO HUKUM
Mawar Putih
Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan, Tanggung Jawab Manajemen PLN Batam Dipertanyakan
Misteri Blackout Batam Terungkap! IPJI Kepri Tantang Bareskrim Bongkar Fakta
Respons Cepat Laporan Pengeroyokan di Bengkong Batam, Polisi Sudah Periksa 4 Saksi
Polda Kepri Tindak Lokasi Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Batam, Dorong Pemulihan Kawasan.
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batam: Transfaransi Dipertanyakan, KPK Ditantang Turun Tangan?

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB

NASIONAL

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:33 WIB