Proyek Rabat Beton di Subulussalam Diduga Tidak Sesuai RAB, Anggaran Rp 70,25 Juta Dipertanyakan: Sebuah Kasus Penyelewengan Dana Desa?

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 22:04 WIB

50508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Proyek pembangunan rabat beton di Dusun Mawar, Desa Kuala Kepeng, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, menjadi sorotan karena diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. Proyek senilai Rp 70.250.000 ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan bahwa ketebalan beton hanya berkisar antara 10-15 cm, padahal spesifikasi yang ditetapkan adalah 20 cm. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kualitas pengerjaan dan transparansi penggunaan anggaran.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Lembaga Cendekiawan Anak Pahlawan (CAPA) Trimatra DPC Kota Subulussalam, Salman, mengkritisi kualitas pengerjaan dan dugaan minimnya transparansi dalam penggunaan anggaran. Menurutnya, penggunaan besi berdiameter 6 mm untuk rabat beton sangat berisiko dan dapat berdampak pada daya tahan konstruksi.

Baca Juga :  Ratusan Nakes Kota Subulussalam Audiensi dengan DPRK Terkait Tidak Ikut Seleksi PPPK.

“Penggunaan besi berdiameter 6 mm untuk rabat beton sangat berisiko dan dapat berdampak pada daya tahan konstruksi, serta berpotensi merugikan negara karena pemborosan anggaran,” ujar Salman.

Salman juga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan audit dan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. “Jangan sampai uang rakyat dikelola secara asal-asalan. Kita minta ketegasan dari lembaga-lembaga pengawas,” tegasnya.

Dugaan penyelewengan dana desa ini juga menimbulkan pertanyaan tentang akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran desa. Apakah proyek ini hanya menjadi contoh dari penyelewengan dana desa yang lebih besar?

Hingga saat ini, pihak Pemerintah Desa Kuala Kepeng dan Dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek tersebut. Namun, masyarakat Desa Kuala Kepeng berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas dan pelaku penyelewengan dapat diberikan sanksi yang tegas.

Baca Juga :  Warga Gabungan Antar Desa Datangi Pos PT Lotbangko, Tuntut Pembukaan Jalan Akses ke Lahan Perkebunan

“Kasus ini harus diusut tuntas dan pelaku penyelewengan harus diberikan sanksi yang tegas. Masyarakat Desa Kuala Kepeng berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan transparan dalam penggunaan anggaran desa,” ujar seorang warga Desa Kuala Kepeng.

Dengan demikian, kasus dugaan penyelewengan dana desa ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah. Apakah kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi pemerintah desa lain untuk lebih transparan dan akuntabel dalam penggunaan anggaran desa?. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Sita 63 Gram Ganja, Pria 61 Tahun Diamankan di Dabun Gelang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:16 WIB

PWI Aceh Diuji: Anggota Barsela Tagih Perubahan, Bukan Sekadar Janji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WIB

HUT ke-62 Golkar di Aceh Utara, dari Ziarah Makam Sultan hingga Santunan Anak Yatim: Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Donor Darah Warnai HUT ke-75 Humas Polri, Polres Gayo Lues Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Puluhan Miliar di RSUD M Sani Karimun Jadi Sorotan, Publik Menanti Penjelasan Realisasi Kegiatan 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bantah Isu Kolusi, Kepsek TK Negeri Pembina Bangka Jaya: Pemilihan Komite Baru atas Usulan Wali Murid

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Santriwati di Bawah Umur di Gayo Lues, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bupati Gayo Lues Tinjau Persiapan Kebun Kopi Rakyat di Ume Lah, Dialog Bersama Warga Bahas Pengembangan Ekonomi Petani

Berita Terbaru

DAERAH

Hoe Internationale Casinomarkten Nederland Transformeren

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:17 WIB