Kajari Kabupaten Semarang Sebagai Narasumber dalam Pendidikan Anti Korupsi Usia Dini

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 17 Desember 2024 - 18:30 WIB

50822 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Putera

Semarang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Semarang, Ismail Fahmi SH menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi Antikorupsi yang diadakan oleh Inspektorat Kabupaten Semarang dalam rangka pemberantasan korupsi di wilayah Kabupaten Semarang, yang diikuti oleh siswa-siswi SLTP dan SLTA di wilayah Kabupaten Semarang, yang berjumlah kurang lebih 100 peserta, digedung Gedung Monumen PKK Ungaran Jalan Letjend Suprapto Nomor 24 Ungaran, Selasa (17/12/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Sosialisasi Antikorupsi bertujuan untuk memperkenalkan sejak dini dan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang korupsi agar membentuk generasi muda yang berintegritas, jujur dan memiliki nilai moral yang tinggi.

Sebagai Narasumber dalam kegiatan sosialisasi adalah Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang Ismail Fahmi dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ali Masyhar Mursyi.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang memberikan materi dengan tema Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini, dimana upaya pencegahan kejahatan korupsi harus dilakukan sedini mungkin, dan dimulai dari anak.

“Salah satu isu penting yang harus mendapat perhatian dalam upaya mencegah korupsi adalah menanamkan pendidikan antikorupsi di kalangan anak pra usia sekolah sampai mahasiswa juga pada Peserta Didik dari kalangan Komunitas dan Organisasi Masyarakat, Aparatur Sipil Negara (Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah), BUMN/BUMD/Sektor Swasta, Masyarakat Politik, dan Masyarakat Umum lainnya, juga perlunya diberikan pemahaman tentang dasar hukum, asas-asas, unsur-unsur, dan modus operandi tindak pidana korupsi tersebut bagi peserta didik,” katanya.

Baca Juga :  What Can You Do To Save Your Men From Destruction By Social Media?

Upaya serius Kejaksaan RI dalam memberantas korupsi dengan pendekatan pencegahan merupakan upaya cerdas. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Kejaksaan RI menyadari bahwa masa depan bangsa yang lebih baik perlu dipersiapkan dengan orang-orang yang paham akan bahaya korupsi bagi peradaban bangsa.
Pemberi materi selanjutnya adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ali Masyhar Mursyid dengan tema “Membangun Indonesia Bebas Korupsi.

“Korupsi dapat menunjuk pada perbuatan yang rusak, busuk, tidak jujur, khususnya dikaitkan dengan keuangan,” Sebutnya.

Faktor penyebab korupsi di kalangan Pelajar diantaranya : Tekanan dari teman sebaya dapat mendorong pelajar untuk terlibat dalam perilaku koruptif, Kesenjangan ekonomi dapat mendorong pelajar untuk mencari cara-cara ilegal untuk memenuhi kebutuhan, Pendidikan etika yang kurang memadai dapat membuat pelajar kurang peka terhadap moralitas, Contoh buruk dari orang dewasa atau figur publik dapat memberikan pengaruh negatif.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Harga dan Distribusi Kebutuhan Pokok yang Diresmikan Presiden Prabowo di Klaten

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang (Ismail Fahmi), Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) (Ali Masyhar Mursyid), Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang (Irvan Surya Hartadi), Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang (Putra Riza Akhsa Ginting), Inspektur Daerah Kabupaten Semarang (Sunarto, SH., MH.), Sekertaris Inspektorat Kabupaten Semarang (Miftahul Bariroh), Inspektur Pembantu Khusus Kabupaten Semarang (Suwarno), Forum Penyuluh Anti Korupsi Kabupaten Semarang (Umi Halimah Saadah) dan guru pendamping siswa.

Dengan kegiatan Sosialisasi Antikorupsi diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan yang akan membentuk karakter pelajar yang kuat dan mencegah terjadinya tindakan korupsi di masa depan juga memberikan pemahaman tentang hukum dan peraturan yang berlaku, yang akan membantu mereka memahami tindakan korupsi yang dapat merugikan masyarakat dan merugikan negara.

Demikian siaran pers ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang Ismail Fahmi didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang Irvan Surya Hartadi. []

Berita Terkait

PWI Kembali Utuh: Pengukuhan Akhmad Munir di Monumen Pers Jadi Simbol Rekonsiliasi
Ratusan Karangan Bunga Mengawal Spirit 1946: PWI Pusat Membangun Pondasi Baru Di Titik Nol Sejarah Pers
Konsolidasi PWI Pusat di Kota Bengawan: Merumuskan Arah Kolektif 2025–2030
Kejari Kabupaten Semarang Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi PTSL Tahun 2020
Presiden Prabowo Murka di Klaten: “Vampir Ekonomi” Sedot Rp100 Triliun Uang Rakyat
Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Harga dan Distribusi Kebutuhan Pokok yang Diresmikan Presiden Prabowo di Klaten
Prabowo Resmikan 80.081 Koperasi Desa: Tonggak Sejarah Ekonomi Kerakyatan Dimulai!
JPU Kejari Kabupaten Semarang Tanganin Tersangka Perkara Korupsi Bank Plat Merah, Negara Dirugikan Hingga Rp 3,4 Miliyar Lebih.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB

NASIONAL

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:33 WIB