Tarano, Sumbawa – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak kerusakan hutan terus mendapat perhatian berbagai pihak di Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi penanganan pembabatan hutan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tarano, Minggu (27/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Labuhan Jambu, Serka Rudi Hartono, anggota Koramil 1607-02/Empang, bersama Sertu Arifudin turut menghadiri rapat koordinasi yang membahas penanganan aktivitas pembabatan hutan secara masif di sejumlah wilayah.
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum untuk membahas langkah-langkah penanganan terhadap aktivitas pembabatan hutan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap kelestarian lingkungan maupun kehidupan masyarakat. Pembahasan dilakukan dengan melibatkan unsur terkait guna mencari langkah penanganan secara bersama dan terkoordinasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, keterlibatan aparat kewilayahan menjadi bagian dari penguatan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait kondisi wilayah binaan.
Serka Rudi Hartono menyampaikan bahwa menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, diperlukan kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk mencegah aktivitas yang dapat merusak kawasan hutan serta menimbulkan dampak bagi lingkungan dan masyarakat.
“Penanganan pembabatan hutan membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Kita perlu menjaga komunikasi, meningkatkan pengawasan, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian hutan agar tetap memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, para peserta juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dan pengawasan di wilayah yang dinilai berpotensi mengalami kerusakan akibat aktivitas pembabatan hutan. Koordinasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga kawasan hutan sekaligus mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.
Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan penanganan permasalahan pembabatan hutan dapat dilakukan secara terpadu dengan tetap mengedepankan ketentuan yang berlaku, kepentingan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan aman. Babinsa bersama unsur terkait akan terus mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, serta berkelanjutan.
**(Pendim Sumbawa)**




































