Aceh Utara |Oposisi News 86 – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SDN 1 Geureudong Pase, Aceh Utara, menjadi ruang untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik.
Digelar di halaman sekolah, Sabtu (26/9/2026), suasana religius terasa sejak awal acara. Seluruh warga sekolah, wali siswa, serta tamu undangan mengikuti rangkaian peringatan dengan khidmat.
Menariknya, kegiatan tersebut lahir dari inisiatif para wali siswa. Pihak sekolah mengambil peran sebagai panitia pelaksana sekaligus menyediakan fasilitas dan tempat untuk menyukseskan agenda keagamaan tersebut.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan selawat mengawali rangkaian acara. Nuansa kebersamaan kemudian semakin terasa ketika sekolah menyerahkan santunan kepada 17 anak yatim yang merupakan siswa SDN 1 Geureudong Pase.
Pesan keagamaan menjadi bagian utama melalui tausiah yang disampaikan Tgk Iswadi. Materi ceramah mengangkat sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengajak peserta memahami nilai-nilai luhur yang diwariskan Rasulullah dalam kehidupan umat.
Kepala SDN 1 Geureudong Pase, Sakdan, S.Pd., SD., menegaskan bahwa Maulid tidak seharusnya berhenti sebagai rutinitas tahunan. Lebih dari itu, peringatan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal, memahami, dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam keseharian.

“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum penting untuk mendorong para siswa meneladani akhlak Rasulullah dalam proses belajar, berinteraksi, dan beraktivitas sehari-hari,” ujar Sakdan.
Ia menyebut kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang perlu dibiasakan sejak dini. Nilai-nilai tersebut, kata dia, tidak hanya relevan dalam lingkungan pendidikan, tetapi juga menjadi bekal ketika anak berbaur di tengah masyarakat.
Menurut Sakdan, keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari capaian akademik. Penguatan spiritual dan pembentukan budi pekerti memiliki peran penting dalam membangun generasi yang memiliki kecakapan intelektual sekaligus menjunjung tinggi integritas dan adab.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan para wali siswa, panitia, serta seluruh pihak yang turut menopang terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga semangat kebersamaan, saling menghargai, kepedulian, dan perilaku positif dapat terus tumbuh menjadi bagian dari keseharian keluarga besar SDN 1 Geureudong Pase,” harapnya.
Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti penutup acara dalam suasana tertib dan penuh kekhidmatan. [Muhadar]




































