Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 19:40 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, pada Rabu sore menyebabkan putusnya jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Pepalan dengan wilayah sekitarnya.

Dua warga dilaporkan hanyut terseret arus sungai setelah tali utama jembatan mendadak putus ketika debit air meningkat tajam.

Peristiwa itu terjadi Selasa (26/11/2025) sekira pukul 17.00 WIB, tepat saat aliran sungai meluap akibat intensitas hujan yang tinggi sejak siang hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua korban disebut baru selesai menderes getah pinus dan dalam perjalanan pulang menuju rumah ketika jembatan yang mereka lintasi tidak mampu menahan derasnya arus. Putusnya tali jembatan membuat mereka terjatuh ke sungai yang saat itu tengah berada dalam kondisi berarus kuat.

Upaya pencarian langsung dilakukan oleh warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut. Namun, derasnya arus dan kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat pencarian berlangsung sulit.

Baca Juga :  Wakili Kapolres, Wakapolres Gayo Lues, Kompol. Edi Yaksa, S.Sos Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Sengketa, Konflik Dan Perkara Pertanahan

Warga kampung yang berada di sepanjang aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan dan ikut memantau kemungkinan munculnya tanda-tanda keberadaan korban.

Komunikasi dengan aparatur kampung setempat dilaporkan terhambat karena jaringan telekomunikasi di wilayah itu melemah sejak hujan deras mengguyur.

Hingga laporan ini disusun, konfirmasi resmi dari pihak berwenang terkait kondisi dua warga yang hanyut masih menunggu perkembangan terbaru dari lapangan.

Sementara itu, banjir yang melanda sejumlah titik di Gayo Lues turut menyebabkan sebagian warga kehilangan tempat untuk berteduh. Puskesmas Kota Blangkejeren telah membuka fasilitasnya bagi warga yang terdampak dan membutuhkan tempat berlindung sementara.

Petugas kesehatan dan relawan bersiap memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang memerlukan.

Baca Juga :  Jalan Lintas Pining, Penarun Aceh Timur Lumpuh Total Akibat Longsor Dan Pihak UPTD 5 Sedang Dalam Perjalanan Menuju Titik Longsor.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan maupun longsor mengingat cuaca tidak menentu dan curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah daerah didorong untuk segera melakukan langkah darurat, termasuk memastikan akses komunikasi, membuka jalur evakuasi, serta memperkuat koordinasi dengan tim SAR dan relawan setempat agar proses pencarian korban dapat berjalan lebih efektif.

Tragedi di jembatan gantung Pepalan menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah rawan bencana.

Kondisi cuaca ekstrem yang kian sering terjadi menuntut kesiapsiagaan lebih baik, terutama bagi masyarakat yang sehari-hari menggantungkan aktivitas pada jembatan gantung dan jalur akses yang rentan terhadap kerusakan ketika sungai meluap. Semoga kedua korban segera ditemukan dan masyarakat yang terdampak banjir dapat memperoleh penanganan yang memadai. []

Berita Terkait

Semangat HUT RI ke-81 Menggema di Desa Porang, Warga Hidupkan Gotong Royong Lewat Perlombaan Rakyat
Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar
Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru