Spanduk Utama Di Lapangan Upacara Perayaan Hari Santri di Aceh Timur, Jadi Sorotan

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:20 WIB

50481 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Setiap tanggal 22 Oktober seluruh santri di Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, Di Kabupaten Aceh Timur Ikut merayakan, namun hal yang janggal yang semestinya menjadi ajang kebersamaan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, justru menyisakan tanda tanya.

Pasalnya, meskipun Wakil Bupati Aceh Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut, namun dalam spanduk resmi di lapangan upacara tersorot sepanduk foto yang bersanding bersama.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menjadi sorotan sejumlah pihak yang menilai bahwa seharusnya seluruh pimpinan daerah, baik Bupati maupun Wakil Bupati, mendapat porsi yang sama dalam kegiatan berskala kabupaten, terlebih pada momentum keagamaan yang sarat makna seperti Hari Santri.

Baca Juga :  Haji Uma Dan PPAM Fasilitasi Pemulangan Rafsanjani Penderita Pendarahan Otak Dari Malaysia 

“Kalau memang hadir, semestinya ditampilkan juga dalam dokumentasi dan spanduk acara. Ini kan momen kebersamaan umat dan pemerintah,” ujar salah satu tokoh masyarakat setelah menghadiri dan melihat langsung pembukaan upacara, Rabu (22/10/2025).

Di sisi lain masyarakat menilai, perbedaan penampilan dalam kegiatan publik seperti ini dapat memunculkan persepsi yang tidak baik,

“Ini bukan soal foto semata, tapi soal etika dan kebersamaan dalam pemerintahan,” tambah tokoh masyarakat yang enggan menyebutkan nama untuk di dalam berita.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Limpahkan Tersangka Tiga Warga Myanmar dalam Perkara TPPO ke JPU

Sejauh ini, pihak panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait tidak dicantumkannya foto maupun nama Wakil Bupati dalam spanduk dan publikasi acara Hari Santri tersebut.

Perayaan Hari Santri Nasional di Aceh Timur berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh ulama, dan para santri dari berbagai pesantren.

Namun, di balik kemeriahannya, sebagian masyarakat berharap agar kegiatan keagamaan di masa mendatang dapat diselenggarakan dan menjadi lebih baik dan inklusif untuk memperlihatkan semangat kebersamaan tanpa perbedaan. [ANDY]

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi
Rombongan Kafilah Aceh Timur Disambut Hangat di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Siap Mengikuti MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Bersinar di MTQ ke-37 Provinsi Aceh, Ini Kata Bupati
Kafilah Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Gemilang di MTQ Aceh XXXVII
Tuha Peut Desa Pante Kera di Lantik

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:47 WIB

Ribuan Warga Turun ke Jalan! Aliansi Rakyat Tolak Penutupan Tambang Emas Lantung Desak Pemerintah Terbitkan IPR

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIB

Jaga Ketertiban Pawai Ta’aruf, Babinsa Plampang Hadir di Tengah Warga

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Berita Terbaru