Misteri Kenaikan Harga Beras Terkuak di Lawe Sigalagala: Bupati Agara Turun Tangan!

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 22:15 WIB

50665 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Ada apa di balik lonjakan harga beras yang meresahkan masyarakat? Bupati Aceh Tenggara (Agara), H.M. Salim Fakhry, S.E.M.M., tak tinggal diam.

Hari ini, ia hadir langsung dalam Operasi Pasar beras premium yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh di Pekan Lawe Sigalagala.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah langkah vital untuk mengungkap biang kerok melambungnya harga dan sekaligus menjadi solusi di tengah ancaman kekeringan.

Dalam sambutannya yang blak-blakan, Bupati Salim Fakhry membuka tabir di balik harga beras yang melambung. “Harga gabah di tingkat petani sudah tembus Rp4.800 hingga Rp4.900 per kilogram, bahkan tengkulak berani bayar Rp5.200 per kilogram!” ujarnya. Rabu (30/07/2025).

Angka fantastis ini membuat petani rela menjual seluruh hasil panennya, tanpa sisa untuk konsumsi pribadi.

Namun, bukan hanya itu yang menjadi fokus Bupati. Ia juga menyoroti peran Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang sigap membantu, serta Bulog yang menampung jagung dengan harga stabil.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara, Gelar Jum'at Curhat Bersama Forkopimda

Di tengah situasi ini, ada satu ancaman lain yang tak kalah serius: musim kemarau. Bupati pun menyerukan kewaspadaan tinggi terhadap bahaya kebakaran, tak hanya dari kompor, tapi juga puntung rokok. Ia bahkan mengajak masyarakat untuk berdoa bersama agar hujan segera turun.

Senada dengan Bupati, Dandim 0108/Agara, Letkol (czi) Aryo Murdyantoro, S.T., juga memberikan pernyataan tegas. Ia meminta warga untuk tertib dan sabar dalam antrean beras, namun yang paling mencuri perhatian adalah peringatan kerasnya terkait pembakaran.

“Kalau ada nanti yang terbakar, kami akan minta pertanggungjawaban dari yang bersangkutan,” tegasnya, mengindikasikan keseriusan pihak berwajib dalam menghadapi potensi bencana kekeringan.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Kandungan Aceh Tenggara Ikut Maju Menuju Kursi DPR Aceh 2024, Berikut Profilnya 

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Aceh Tenggara, M. Fadly, S.S.TP, mengungkap rincian menarik dari operasi pasar ini. Ini adalah hari kedua pelaksanaan, setelah sebelumnya sukses digelar di Tanjung Kecamatan Darul Hasanah.

Total, ada 9,8 ton beras yang disiapkan dengan subsidi pemerintah sebesar Rp6.000 per kilogram. Harganya pun sangat menggiurkan: beras premium 5 kilogram hanya Rp56.000, dan 10 kilogram Rp112.000. Sebuah angin segar di tengah gejolak harga.

Kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Asisten I Setdakab Aceh Tenggara Drs. M. Ridwan Sekedang, anggota DPRK Arnold Napitupulu dan Gerlam Pandiangan, serta perwakilan dinas terkait hingga Kapolsek dan jajaran TNI, menunjukkan betapa seriusnya pemerintah menghadapi masalah ini.

Mampukah operasi pasar ini benar-benar menstabilkan harga dan mencegah dampak lebih buruk dari musim kemarau? Hanya waktu yang akan menjawab. []

Berita Terkait

10 Hari Hilang, Sahila Ditemukan Tak Bernyawa di Telaga Perkebunan Warga
Bupati Aceh Tenggara Kunjungi RSUD Sahudin untuk Memberi Dukungan pada Keluarga Anak Korban Pembunuhan
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Gelombang IV di SD Negeri 3 Kutacane Berlangsung Tertib dan Kondusif
Teror Spanduk Gelap di Banda Aceh dan Ancaman Serius Terhadap Etika Demokrasi
Halalbihalal di Pendopo, Bupati Aceh Tenggara Sampaikan Permohonan Maaf dan Ajak Perkuat Persatuan
Angin Puting Beliung Hantam Aceh Tenggara, Rumah Warga Rusak dan Listrik Padam
Polisi Gagalkan Pengangkutan Getah Pinus Diduga Ilegal di Aceh Tenggara, Delapan Orang Diamankan
Infaq Setahun Berbuah Santunan, Warga Perapat Hulu Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Pengujung Ramadan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Gotong Royong Jadi Wajah Persiapan HUT RI di Gayo Lues, Pemkab Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan Lewat Aksi Nyata

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Transparansi Dana Desa Menguat, Polemik Antarsesama Wartawan Jangan Sampai Mengaburkan Kepentingan Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Pengakuan PJ Kepala Kampong Soal Rabat Beton Tanpa Besi Tulangan Memantik Pertanyaan, Akses ke Konsultan Justru Ditutup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Jejak Ganja dari Pegunungan Gayo Lues Mulai Terbuka, Polisi Diminta Bongkar Aktor Besar di Balik Peredarannya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkab Aceh Utara dan Pelindo Bidik Lompatan Ekonomi Lewat Krueng Geukueh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Ekonomi Tak Boleh Halangi Pendidikan, Anggota DPR RI Nasir Djamil Salurkan Bantuan PIP di Bireuen

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:50 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan, Dua Nama Masih Diburu

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:55 WIB

Benteng Terakhir Ada di Sekolah, BNNK Gayo Lues Minta Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Ruang Kelas

Berita Terbaru