TNI Angkatan Laut Bantu Ekspedisi Rupiah Berdaulat 3 Milyar Di Meranti.

KABIRO MERANTI

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024 - 11:12 WIB

50532 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kabiro Oposisi-News86 Meranti, Yudi Yustira.

MERANTI – Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2024 yang membawa uang pecahan sebanyak Rp3 Miliar menyambangi Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Expedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut tersebut merupakan suatu misi untuk mengedarkan dan menyediakan uang kepada masyarakat untuk daerah pulau terdepan, terluar dan terpencil.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun kapal yang digunakan yakni KRI Tuna 876 milik TNI Angkatan Laut dengan rute perjalanan Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Padang, Pulau Tebingtinggi dan Pulau Rangsang.

Komandan KRI Tuna 876, Letkol Laut (P) Muhammad Arif, S.T, M.T, M.Tr. opsla didampingi Danposal Selatpanjang, Kapten Laut (E) Saidul Aripin, mengungkapkan bahwa kegiatan Expedisi Rupiah Berdaulat dilaksanakan mulai dari tanggal 27 Juni sampai dengan 03 Juli 2024.

“Kegiatan ini dimulai dari Dumai menuju Rupat, kemudian Bengkalis, Pulau Padang, Pulau Rangsang dan terakhir di Pulau Tebing Tinggi ini,” ujar Muhammad Arif kepada sejumlah wartawan saat kapal sandar di Pelabuhan 1 Pelindo Tanjung Harapan Selatpanjang, Minggu (30/6/2024) sore.

Baca Juga :  Pemkab Kepulauan Meranti Gelar Sosialisasi Survey Penilaian Integritas

Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Provinsi Riau, Efendi menyebutkan bahwa program Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini merupakan agenda tahunan, dan kali ini menuju 5 pulau 3 T (terdepan, terluar, dan terpencil) di Provinsi Riau.

“Ini merupakan program yang kita laksanakan setiap tahunnya. Untuk di Tebingtinggi ini penukaran uangnya akan dimulai besok, mulai dari pagi hingga menjelang siang,” ujarnya.

Diungkapkan Efendi, pihaknya memiliki tiga program, yakni penukaran uang kepada masyarakat. Pengedaran uang-uang yang layak edar yakni uang yang baru dan menarik uang-uang yang sudah tidak layak edar.

“Kemudian melakukan edukasi, cinta, bangga dan faham rupiah dan program sosial Bank Indonesia yakni membantu rumah-rumah maupun tempat-tempat ibadah dengan bekerjasama pemerintah setempat,” ungkapnya.

Dijelaskan Efendi, pihaknya terus mensosialisasikan Undang-Undang No 7 tahun 2011 yang mewajibkan transaksi di Indonesia menggunakan rupiah.

Baca Juga :  Polisi Peduli (SI DUL) Polsek Rangsang : Berbagi Kebahagiaan, Salurkan Bantuan Sembako

“Kita harus membuat masyarakat paham tentang adanya Undang-undang itu karena ada sanksi pidananya, sekarang kita sosialisasikan lagi,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Camat Tebingtinggi, Husni Mubarak menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BI yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut

“Dari Pemerintah Kecamatan Tebingtinggi mensupport apa yang dilaksanakan oleh BI yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut. Tentunya ekspedisi dan sosialisasi yang disampaikan ke masyarakat bisa diterapkan dalam kehidupan berniaga sehingga tukaran rupiah dengan tema rupiah berdaulat bisa eksis di Kecamatan Tebingtinggi,” harapnya.

Husni Mubarak juga berharap meski sebagian besar masyarakat di kabupaten termuda di Riau khususnya di Kecamatan Tebingtinggi yang mencari nafkah di negeri jiran Malaysia, namun tetap berbelanja dengan menggunakan rupiah.

“Walaupun masyarakat kami banyak yang bekerja di Malaysia, tentu harapan kami walaupun mereka bekerja di Malaysia bawalah duit banyak-banyak ke Tebingtinggi tapi belanja pakai rupiah,” Pungkasnya.[]

Berita Terkait

Solar Subsidi Jadi Rebutan, Dua Truk Kuning di SPBU Dundangan Disorot Tim Investigasi
Jalan Rusak 20 Tahun di Desa Topang, Ke Mana Arah Pembangunan? Desakan Audit Dana Desa Menguat
Dugaan Perizinan dan Asal Kayu Galangan Kapal di Serapung Disorot, Warga Desak Transparansi
Dugaan Pemukulan Anak Yatim di Areal Perkebunan Pelalawan Disorot, Seruan Hentikan Praktik “Hukum Rimba” Menguat
Humas PT Essa Indah Timber Bantah Dugaan Penebangan Pohon Bernilai Konservasi, Tokoh Masyarakat Siap Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penebangan Pohon Bernilai Konservasi di Area Kerja PT Essa Indah Timber Disorot, Aparat Diminta Usut Tuntas dan Buka Dokumen Perizinan
Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja Mencuat di PT Indosawit, Desakan Pengawasan Menguat
Pukul 14.00 WIB Kantor Desa Sari Makmur Masih Terkunci, Warga Pertanyakan Disiplin Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB