Kasus Ijazah Palsu Oknum DPRD “R” Resmi Didaftarkan di Pengadilan Negeri

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 16:26 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa, oposisinews86.com, (11 Mei 2026),– Suhu politik dan hukum di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendadak mendidih. Tim Hukum Pengurus Daerah Pemuda Pancasila (PP) KSB resmi menempuh jalur hukum dengan melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Sumbawa pada, Senin (11/5/2026).

Gugatan ini menyasar oknum anggota DPRD KSB terpilih periode 2024–2029 berinisial R, yang diduga kuat menggunakan ijazah palsu saat kontestasi Pileg lalu.

Langkah berani ini tidak hanya menyeret individu, tetapi juga institusi terkait. Dalam berkas perkara yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Sumbawa, PP KSB menetapkan tiga pihak sebagai tergugat:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tergugat I, anggota DPRD KSB berinisial R (selaku pengguna dokumen). Tergugat II, Pengelola PKBM Bina Bersama (selaku penerbit dokumen pendidikan). Dan Tergugat III, KPUD Sumbawa Barat (selaku penyelenggara pemilu yang meloloskan verifikasi administrasi).

Ketua Tim Hukum PP KSB, Malikur Rahman Iken, SH, menegaskan bahwa gugatan ini adalah hasil investigasi “senyap” selama tiga bulan terakhir. Pihaknya mengklaim telah mengantongi bukti-bukti kuat adanya malpraktek administrasi.

Baca Juga :  Aksi Akbar Aliansi PPS Siap Guncang Sumbawa, Tuntut Dukungan Pemerintah Pusat hingga Presiden

“Kami menemukan kejanggalan fatal. Ijazah Paket C milik Tergugat I tidak terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan nasional. Selain itu, tidak ada catatan proses belajar mengajar yang sah. Prosedur penerbitannya kami duga kuat menabrak regulasi Kemendikbud Ristek,” tegas Iken di depan PN Sumbawa.

Menurut Iken, tindakan ini merupakan serangan langsung terhadap marwah lembaga legislatif dan mencederai kepercayaan masyarakat Sumbawa Barat.

Senada dengan tim hukum, Ketua DPC Pemuda Pancasila KSB, Gusti Lanang, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata fungsi kontrol sosial. Ia menekankan bahwa jabatan publik tidak boleh ditempati oleh individu dengan kredibilitas yang cacat sejak awal.

“Jika syarat administrasinya saja sudah cacat hukum, maka legitimasi kedudukannya sebagai wakil rakyat wajib gugur demi hukum,” cetus Joy sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Rajawali Shooting Club Gelar Latihan Khusus, Siapkan Atlet Muda Sumbawa Hadapi Porprov

Dalam petitum gugatannya, PP KSB menuntut empat poin krusial kepada Majelis Hakim, 1. Menyatakan ketiga tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), 2. Membatalkan keabsahan dokumen pendidikan yang dipersoalkan, 3. Menghukum para tergugat membayar ganti rugi, dan 4. Menjadikan putusan pengadilan sebagai basis hukum untuk proses Pemberhentian Antar Waktu (PAW) terhadap Tergugat I.

Hingga berita ini diturunkan, baik oknum anggota DPRD berinisial R, pihak PKBM Bina Bersama, maupun KPUD Sumbawa Barat masih memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi.

Sebagai catatan, skandal dugaan ijazah palsu ini sebelumnya telah dilaporkan ke Polres Sumbawa Barat dan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Sumbawa. Saat ini, kedua instansi tersebut tengah melakukan penyelidikan paralel dengan proses gugatan perdata yang kini resmi bergulir di meja hijau. (*)

Berita Terkait

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!
Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat
Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas
Kades Cup II Desa Labuhan Kuris Jadi Momentum Mempererat Persatuan dan Menumbuhkan Sportivitas
Babinsa Hadiri Musrenbangdes Pamanto, Kawal Aspirasi Warga untuk Pembangunan Desa Tahun 2027
Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas, Babinsa Turut Kawal Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bunga Eja
Sambut HUT Desa Bunga Eja, Gotong Royong Jadi Bukti Nyata Kuatnya Persatuan Warga
Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, TNI Hadir Bersama Masyarakat Kerekeh

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kades Cup II Desa Labuhan Kuris Jadi Momentum Mempererat Persatuan dan Menumbuhkan Sportivitas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas, Babinsa Turut Kawal Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bunga Eja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Sambut HUT Desa Bunga Eja, Gotong Royong Jadi Bukti Nyata Kuatnya Persatuan Warga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, TNI Hadir Bersama Masyarakat Kerekeh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Sinergi Organisasi Perempuan, Ny. Fany Basofi Cahyowibowo Hadiri Puncak HKG PKK Sumbawa

Berita Terbaru