Pemkab Gayo Lues Ingatkan Masyarakat Tidak Panik Beli BBM, Penimbunan dan Penjualan di Atas Harga Resmi Terancam Sanksi Pidana

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:57 WIB

50363 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues/Oposisi News 86 – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing isu yang dapat memicu kepanikan dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah menegaskan bahwa stok BBM dan LPG di wilayah Kabupaten Gayo Lues saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi siapa pun untuk melakukan pembelian secara berlebihan.

Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si. bersama Wakil Bupati H. Maliki, S.E., M.AP sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas distribusi energi serta melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang berpotensi merugikan kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah menilai bahwa kepanikan masyarakat dalam membeli BBM secara berlebihan hanya akan memicu ketidakseimbangan distribusi di lapangan.

Situasi seperti ini berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan secara tidak wajar melalui praktik penimbunan maupun penjualan BBM dengan harga yang melampaui ketentuan resmi.

Jika kondisi tersebut terjadi, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat luas, terutama kelompok ekonomi kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan energi dengan harga yang wajar.

Baca Juga :  Masyarakat Di Tiga Desa Kecamatan Pantan Cuaca Ancam Bakal Tutup Jalan Desanya

Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya. Pemerintah menegaskan bahwa distribusi BBM di wilayah Gayo Lues terus dipantau oleh instansi terkait guna memastikan pasokan tetap berjalan normal.

Langkah pengawasan tersebut juga dilakukan untuk mencegah munculnya praktik-praktik yang melanggar aturan, termasuk penimbunan BBM yang dapat memperburuk situasi di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah juga menyoroti praktik penjualan BBM eceran yang dilakukan di atas harga normal. Tindakan tersebut dinilai tidak hanya melanggar ketentuan yang berlaku, tetapi juga berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena harga yang tidak terkendali dapat menambah beban ekonomi warga.

Dalam kondisi tertentu, praktik semacam ini bahkan dapat memicu kelangkaan semu yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Selain merugikan masyarakat, tindakan penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM merupakan perbuatan yang memiliki konsekuensi hukum serius.

Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, setiap orang yang terbukti melakukan penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama enam tahun serta denda paling banyak Rp60 miliar.

Baca Juga :  Polres Gayo Lues Gelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-71 Tahun 2023

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menegaskan bahwa aturan tersebut bukan sekadar ancaman di atas kertas, melainkan ketentuan hukum yang dapat diberlakukan terhadap siapa saja yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dengan merugikan kepentingan masyarakat luas.

Karena itu pemerintah mengingatkan agar seluruh pihak, baik pelaku usaha maupun masyarakat umum, tidak mencoba melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Di sisi lain pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasokan energi di daerah dengan cara tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenarannya.

Sikap tenang dan bijak dari masyarakat dinilai sangat penting agar distribusi BBM dapat berjalan normal tanpa menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Dengan kondisi stok yang dipastikan aman, pemerintah berharap masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa tanpa kekhawatiran yang berlebihan.

Pemerintah daerah juga memastikan akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan secara intensif guna menjamin ketersediaan BBM dan LPG tetap terjaga serta dapat diakses masyarakat secara adil dan merata. [Redaksi Oposisi News 86]

Berita Terkait

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar
Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru