Gayo Lues, Oposisi News 86 — Lonjakan aktivitas warga yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (20/2/2026). Pemerintah kabupaten bergerak cepat dengan meminta instansi terkait melakukan penertiban serta rekayasa arus kendaraan di beberapa titik rawan macet.
Kepadatan terpantau terjadi di kawasan pusat kota, terutama di lokasi yang menjadi sentra penjualan takjil musiman. Kendaraan roda dua dan roda empat memadati badan jalan, sementara warga berhenti untuk berbelanja menjelang azan magrib. Situasi tersebut menyebabkan arus lalu lintas melambat dan sempat tersendat pada jam-jam tertentu.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dalam rapat koordinasi di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, menilai kemacetan lebih disebabkan oleh meningkatnya mobilitas masyarakat dan volume kendaraan, bukan semata karena pedagang yang berjualan di tepi jalan. Menurut dia, sebagian besar pedagang telah berupaya menjaga jarak lapak agar tidak terlalu masuk ke badan jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengakui, di balik kepadatan tersebut terdapat dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi para pedagang takjil. Tingginya aktivitas masyarakat menjelang berbuka dinilai mampu mendorong peningkatan penjualan dan mempercepat perputaran uang di tingkat lokal. Pemerintah daerah, kata dia, tetap mendukung geliat ekonomi masyarakat dengan memastikan ketertiban umum tetap terjaga.
Suhaidi juga menyinggung bertambahnya jumlah personel aparat di wilayah itu, termasuk keberadaan ratusan prajurit dari satuan batalyon serta rencana penambahan pasukan Brigade Mobil yang statusnya telah ditingkatkan menjadi batalyon. Kondisi tersebut dinilai turut berkontribusi terhadap peningkatan pergerakan orang dan kendaraan di kawasan perkotaan.
Untuk mengurai kepadatan, Bupati meminta Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Lalu Lintas Kepolisian guna menerapkan rekayasa arus kendaraan. Opsi pengalihan jalur menuju kawasan Masjid Raya Blangkejeren, sebagaimana pernah diterapkan sebelumnya, kembali dipertimbangkan apabila situasi dinilai memerlukan penanganan lebih lanjut.
Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menambahkan bahwa pengaturan parkir menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus kendaraan. Ia meminta agar kendaraan yang berhenti tetap menyisakan ruang yang cukup sehingga tidak menutup akses jalan secara keseluruhan.
Penempatan petugas di setiap jalur rawan macet juga dianggap penting guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan.
Pemerintah daerah menargetkan penataan lalu lintas dapat segera dilaksanakan secara terkoordinasi agar aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa tetap berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Dengan langkah tersebut, diharapkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi warga dan ketertiban umum dapat terus terjaga selama bulan Ramadan. []









































