Diduga Terlibat Pemerasan, Kapolres KSB dan Anak Buah Diperiksa Mabes Polri

REDAKSI NTB

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:02 WIB

50534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Barat, oposisinews86.com, (Minggu 8 Februari 2026),- Diduga terlibat dalam dugaan pemerasan terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, NTB, Kapolres Sumbawa Barat beserta sejumlah penyidik reserse dan kriminal di periksa Markas Besar (Mabes) Polri.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri dilaporkan bergerak cepat menerima laporan masyarakat. Kabarnya, Kapolres serta sejumlah penyidik reserse setempat masih dalam proses pemeriksaan dan penyidikan Propam Polri, di Jakarta.

Sumber anonim media menyebutkan sejumlah perwira mulai dari Kasat dan Kapolres kini menjalani proses sidang kode etik di Polda NTB setelah serangkaian pemeriksaan di Mabes Polri.

Sumber lain juga menyebutkan, sejumlah pejabat teras Pemda Sumbawa Barat juga ikut dimintai keterangan di Mabes Polri sehubungan dengan penanganan kasus dugaan pemerasan tersebut.

“Iya, sudah diperiksa semua. Kasat dan sejumlah penyidik bahkan telah dimutasi dan menjalin proses sidang Propam, hingga kini,” kata sumber media, pekan lalu.

Dalam laporan yang beredar menyebutkan, sejumlah pejabat teras setempat dimintai uang dari 200 hingga 700 juta untuk satu SKPD. Permintaan itu terkait erat dengan penanganan kasus yang ditangani unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reserse dan Kriminal (Reskrim) setempat.

Baca Juga :  Apel Kembali Cuti Lebaran Kodim 1607/Sumbawa: Semangat Baru untuk Menjalankan Tugas

Menyikapi santernya informasi itu, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Zulkarnaen, S. IK, menolak dikonfirmasi wartawan. Meski telah melaporkan identitas kartu Pers, Kapolres bersih keras tidak memberikan konfirmasi atau klarifikasi atas kabar yang beredar tersebut.

“Kalau pertanyaan seperti ini mas, harusnya datang langsung ke Polres, bukan lewat WA,” ujar Kapolres melalui pesan WhatsApp, Minggu, (8/2/2026).

Media juga menerima berbagai sumber di Mabes Polri terkait kepastian Propam Mabes Polri memeriksa Kapolres dan anggota Polres Sumbawa Barat tersebut. (Af)

Berita Terkait

TNI Hadir untuk Rakyat: Koramil Empang Beri Bantuan Air Bersih dan Bersihkan Wilayah
Polisi Sebut Berita di Pelintir, Korban Balik Tuduh Kasatlantas Rekayasa
Warga di KSB Ngaku Diperas Oknum Polisi Lalulintas
Operasi Keselamatan Rinjani 2026 Digelar, Satlantas Polres Sumbawa Utamakan Edukasi dan Pencegahan
*Kuasa Hukum Bongkar “Cacat Hukum” Dakwaan JPU, Terdakwa Kasus Tewasnya drg. Fahrur Rozi Minta Dibebaskan*
Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:51 WIB

RKPD 2027 Dimulai, Aceh Utara Kembali Bertaruh pada Dokumen Perencanaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:52 WIB

Rekor PPPK Paruh Waktu Aceh Utara: Ribuan Dilantik, Kepastian Hidup Tetap di Ruang Tunggu

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:05 WIB

Dana Desa Dijarah dari Dalam, Geuchik di Aceh Utara Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:35 WIB

PWI Aceh Utara Diguncang Krisis Integritas: LPJ Ketua Ditolak, Dugaan Rekayasa Keuangan dan Penyalahgunaan Dana Mencuat

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:58 WIB

Dituntut 7 Tahun Penjara, Terdakwa Korupsi Dana Desa Masih Buron: Sidang Jalan, Negara Mengejar

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:36 WIB

Konferensi PWI Aceh Utara Runtuh, Dugaan Konflik Kepentingan dan Penyalahgunaan Dana Mengemuka

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:53 WIB

Ramp Check di Lhoksukon, Alarm Keselamatan Angkutan Umum Aceh Utara

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:39 WIB

Konferensi PWI Aceh Utara Pecah, LPJ Ketua Ditolak, Dana Organisasi Dipersoalkan

Berita Terbaru