Laporan: Dugaan Pungli Ratusan Juta di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Kalapas Terseret.

KABIRO BATAM

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 16:20 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang kembali menjadi sorotan publik.

Kepala Lapas (Kalapas), Maman Herwaman, diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) yang mencapai ratusan juta rupiah per minggu.

Informasi yang beredar menyebutkan, dugaan pungli ini melibatkan sejumlah narapidana yang diduga memiliki kendali penuh di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan praktik ilegal ini mencuat dari laporan seorang narapidana bernama Rendi Febriansah alias Rendi.

Dalam laporannya, Rendi menuding adanya “monopoli” yang dilakukan oleh sejumlah narapidana (napi) dengan dukungan penuh dari Kalapas dan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).

“Kalau enggak bisa, Kalapas sama KPLP-nya pindah. Narapidananya saja harus pindah,” tegas Rendi dalam laporannya, mengindikasikan bahwa para pejabat tersebut tidak mampu mengendalikan situasi.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, dugaan pungli ini dikoordinasikan oleh beberapa narapidana yang memiliki pengaruh besar, di antaranya:

* Amat Amrullah (kamar blok IB 7)
* Dio Arip Septiawan (kamar blok IB atas)
* Febrian alias Rendi Tato (kamar blok IB atas)

Baca Juga :  Aksinya Viral, Polisi Tangkap 2 Pelajar Batam Pelaku Curanmor di Bengkong.

Narapidana-narapidana ini diduga bebas mengakses fasilitas seperti ponsel dan narkoba, karena di-“beck’up” oleh KPLP.
Pungutan Rp 100 Juta Per Minggu untuk Kalapas?

Laporan tersebut secara gamblang menyebutkan adanya pungutan liar dengan nominal fantastis yang diduga dialirkan langsung kepada Kalapas. “Pungli buat Kalapas (01) Rp 100 juta per minggu, yang diambil oleh Johan Batam yang diperintah Amat Amrullah,” demikian isi laporan tersebut.

Selain itu, KPLP (02) juga diduga menerima pungli sebesar Rp 50 juta per minggu dari kamar-kamar koordinasi. Laporan tersebut juga mengungkapkan adanya kutipan harian sebesar Rp 6 juta per hari per kamar, dengan dalih untuk membayar bon koperasi.

Sejumlah nama lain juga terseret dalam lingkaran dugaan praktik pungli dan peredaran narkoba di dalam lapas:

* Hendri alias Andre alias Boss Gai: Narapidana yang diduga menjadi “penjual shabu-shabu” dan membayar “koordinasi” kepada pejabat Lapas.

* Ari Gunawan: Pegawai Lapas yang disebut-sebut bertugas mengambil ponsel dari warga binaan yang tidak membayar uang koordinasi, atas perintah KPLP dan Amat Amrullah.

Baca Juga :  GAWAT!!! "PARMAN" Diduga kebal Hukum Pelaku Galian C Cut And Fill Penambangan Tanpa Izin Merajalela di Teluk mata ikan berdekatan di POLDA Instansi Terkait Harus Menindak Tegas..!!

* Johan Batam: Narapidana yang diperintah Amat Amrullah untuk memungut pungli.
* Pebrian alias Rendi: Diduga menjadi “tukang pukul” Amat untuk menagih utang narkoba.

Informasi ini telah menjadi viral dan menuai berbagai tanggapan. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, khususnya dari Kementerian Hukum dan HAM, untuk segera mengusut tuntas dugaan pungli ini.

Jika terbukti benar, praktik ini tidak hanya mencederai sistem peradilan, tetapi juga mengancam integritas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terkait dugaan pungli ini.

Publik menunggu tindakan tegas dari pihak berwenang untuk membersihkan praktik kotor yang diduga telah lama terjadi di balik jeruji besi. [Albab]

 

Catatan: Berita ini dibuat berdasarkan informasi dari sumber yang disebutkan. Kebenaran tuduhan masih perlu diverifikasi oleh pihak berwenang.

Berita Terkait

Helo
Genggaman Judi Liar Di Batam: Kota Industri Diguncang’Jackpot’Ilegal, !
Polres Barelang Infeksi Mendadak Di Pasar Jodoh Tos 3000 Ada Apa,?. 
Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-80 Korps Marinir.
POLDA KEPRI TERIMA KUNJUNGAN IRJEN. POL. IBNU SUHAENDRA:
Reskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari
Kapolresta Barelang Sambut Silaturahmi Pewarta Foto Indonesia Kepri, Dorong Sinergi Positif Dunia Jurnalistik dan Kepolisian
Satreskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru