HUT ke-51 Aceh Tenggara: Momentum Mengenang dan Menghargai Jejak Para Pendiri, Termasuk Hasjidin Rauf Djafar Kutacane

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 18:40 WIB

50657 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Tenggara ke-51 pada 26 Juni 2025 mendatang, bukan hanya menjadi ajang semarak berbagai kegiatan, tetapi juga momentum krusial untuk kembali merenungi dan menghargai jasa-jasa para pendiri kabupaten.

Di tengah berbagai acara yang dirancang, suara-suara dari masyarakat dan pemerhati sejarah menekankan pentingnya mengingat kembali nama-nama pejuang yang telah meletakkan fondasi berdirinya “Bumi Sepakat Segenap” ini.

Dokumen-dokumen bersejarah, termasuk yang berasal dari tahun 1965 mengenai pembentukan “Panitia Aksi Tuntutan Rakyat Atjeh Gayo Luas,” menjadi bukti nyata perjuangan para tokoh terdahulu. Para tokoh inilah yang menjadi lokomotif gerakan pemekaran dan pembentukan kabupaten yang kini dikenal dengan nama Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan dokumen tersebut, nama-nama penting yang terlibat aktif dalam upaya pembentukan kabupaten ini antara lain:

Pengurus Harian:
Hasjidin Rauf Djafar (Ad-Djaffar) sebagai Ketua Umum

A R I P B (B. Redjaron) sebagai Ketua I

Masdijah Baadjeran sebagai Ketua III

Hasjimet Thahir Soelaiman sebagai Sekretaris Umum, dibantu oleh Abdullah Mirasakinan B. Redjaron, Azhariady, dan Djaek Baadjeran.

Baca Juga :  Inspeksi Mendadak Bupati Salim Fahri: Mengukur Denyut Nadi Sekolah di Lawe Alas

Dido Soelaiman (Lag. Veteran) sebagai Bendahara I, dibantu oleh Rulin Ata P (B. Redjaron) dan Djamil Minar.

Pembantu-pembantu Panitia:

Hadjaboen, H. Sjahaby, H. Djagus, Sanah, Amaludin, Djabsi, Sjamsidar, Abdoel Azis, Djapar, S. Said, Ihdin, A. Badunhan, Maslin, S. Abubakar, S. Siahaan, dan Hadjijahan.

Pimpinan Seksi-seksi:

Samsudin Mangkuto (Siaran/Publikasi), Hasan Djen (Penerima Tamu), Abduarrahman (Komisi Redaksi), Tjokjusjikin (Rapat/Terjemah), Tjang (Pengerahan Tenaga Umum), dan Ahmad Hamid Mansjurdin (Keuangan).

Kepala Daerah dan seluruh elemen masyarakat diharapkan untuk tidak melupakan esensi dari peringatan hari jadi ini. Seperti yang diungkapkan dalam beberapa tulisan dan diskusi, “Pemda Harus Ingat! HUT Kabupaten ke-51 Jangan Lupakan Nama-Nama Pejuang dalam Dokumen Resmi Tahun 1963.” Hal ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Aceh Tenggara hingga mencapai usia ke-51 adalah hasil kerja keras dan visi para pendahulu.

Mengenang dan menghargai jejak para pendiri bukan hanya sebatas seremonial, melainkan juga tentang bagaimana generasi penerus dapat mengambil teladan dari semangat juang, kebersamaan, dan dedikasi mereka. Ini adalah kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda, agar mereka memahami betapa besar pengorbanan yang telah dilakukan untuk mewujudkan Aceh Tenggara yang mandiri.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Kandungan Aceh Tenggara Ikut Maju Menuju Kursi DPR Aceh 2024, Berikut Profilnya

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, melalui berbagai dinas terkait, telah menyiapkan beragam kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-51. Di samping kemeriahan tersebut, penting untuk memastikan bahwa esensi sejarah dan penghargaan terhadap para pendiri tetap menjadi inti dari setiap perayaan.

Dengan demikian, HUT ke-51 Aceh Tenggara diharapkan dapat menjadi refleksi bersama, memperkuat rasa memiliki, dan menjadi landasan bagi semangat pembangunan yang berkelanjutan, dengan tetap menghormati warisan dan perjuangan para pendiri kabupaten.

Untuk itu Anak-anak Pendiri Kabupaten Aceh Tenggara yang saat ini tinggal di Gayo Lues meminta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk memperhatikan dan setidaknya memberikan penghargaan kepada anak-anak pendiri Kabupaten Aceh Tenggara.[]

Berita Terkait

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Gelombang IV di SD Negeri 3 Kutacane Berlangsung Tertib dan Kondusif
Teror Spanduk Gelap di Banda Aceh dan Ancaman Serius Terhadap Etika Demokrasi
Halalbihalal di Pendopo, Bupati Aceh Tenggara Sampaikan Permohonan Maaf dan Ajak Perkuat Persatuan
Angin Puting Beliung Hantam Aceh Tenggara, Rumah Warga Rusak dan Listrik Padam
Polisi Gagalkan Pengangkutan Getah Pinus Diduga Ilegal di Aceh Tenggara, Delapan Orang Diamankan
Infaq Setahun Berbuah Santunan, Warga Perapat Hulu Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Pengujung Ramadan
Di Balik Masjid Balelutu, Hasanudin Menunggu Uluran Tangan di Tengah Sakit yang Tak Kunjung Usai
Penerbangan Perintis Kembali Mengudara di Alas Leuser, Harapan Baru Masyarakat Aceh Tenggara

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:44 WIB

‎Patroli Malam Penuh Kepedulian, TNI Dekat dengan Warga Utan

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:03 WIB

Perpisahan SMA Negeri 1 Alas, Danramil Sampaikan Apresiasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:57 WIB

Bhakti Sosial HUT Satpol PP, Wujud Sinergi dan Kepedulian Lingkungan di Sumbawa

Senin, 4 Mei 2026 - 22:24 WIB

Komitmen Tanpa Batas, Koramil 1607-07/Lunyuk Intensifkan Patroli Malam

Senin, 4 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jembatan Garuda di Unter Iwes Dikebut Demi Konektivitas Warga

Senin, 4 Mei 2026 - 18:05 WIB

‎TNI Hadir dalam Paripurna DPRD Sumbawa, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Senin, 4 Mei 2026 - 18:00 WIB

‎Komsos Jadi Sarana Efektif, Babinsa Bangun Kesadaran Warga Desa Mungkin

Senin, 4 Mei 2026 - 13:08 WIB

ANGKAT PESONA TENUN PRINGGASELA, TAS KETAK, DAN MUTIARA LOMBOK PERSIT KOORCAB REM 162 PD IX/UDAYANA MATANGKAN PERSIAPAN JELANG ‘PERSIT BISA 2’

Berita Terbaru