Pertemuan Klarifikasi Preman Berkedok Wartawan Berakhir Rusuh, Wartawan Batam Kecewa

KABIRO BATAM

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:00 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Pertemuan yang diinisiasi Solidaritas Wartawan Batam untuk membahas isu preman berkedok wartawan berakhir dengan kerusuhan di Swiss Bell Hotel, Sabtu, 14 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meminta klarifikasi mengenai pernyataan “Kalau bukan wartawan kompeten bersertifikasi Dewan Pers, itu premanisme berkedok wartawan!” yang muncul di beberapa media online.

Ketua Panitia Kegiatan, Ali, mengatakan bahwa pertemuan ini dihadiri oleh puluhan wartawan dan pengurus PWI di Batam, yang difasilitasi oleh sesepuh wartawan, Marganas. Namun, pertemuan ini tidak mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu klarifikasi mengenai pernyataan yang dimaksud.

“Kita ini butuh klarifikasi. Karena di lapangan, pernyataan itu sangat mengganggu,” kata Ali. Namun, Ali menyatakan bahwa tidak ada klarifikasi yang memuaskan dari pihak PWI, sehingga pertemuan berakhir dengan kerusuhan.

Ali juga membantah tuduhan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menjebak Marganas. “Bang Marganas senior kita. Pertemuan ini terjadi merupakan sumbangsih beliau yang menghadirkan teman-teman PWI. Dan dari awal, kita sampaikan untuk meminta klarifikasi. Jadi, tidak ada upaya kita untuk menjebak,” kata Ali.

Pertemuan ini berakhir dengan kekecewaan dari pihak wartawan, yang merasa tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan mengenai pernyataan yang dimaksud. “Sejujurnya teman-teman yang mengharapkan jawaban dari kondisi yang ada kecewa. Meskipun kecewa, untuk mendapatkan jawaban itu, teman-teman masih tetap menahan emosi dan tetap santun dalam menyampaikan beberapa pertanyaan,” kata Ali.

Baca Juga :  Ya Ampun,???. Penampungan Minyak Goreng Bekas Di Tanjung Sengkuang Diduga Tak Ada Izin, Bahkan Pemiliknya Balik Tantang Wartawan, Oooo Mantap,???.

Biaya pertemuan ini ditanggung oleh sumbangan dari teman-teman wartawan yang ingin klarifikasi dan tidak ada sponsor yang terlibat. “Pembiayaan pertemuan ini murni dari kumpulan sumbangan teman-teman yang inginkan klarifikasi dan tidak ada sponsor,” kata Ali.

Dengan berakhirnya pertemuan ini, masih belum jelas bagaimana kelanjutan dari isu preman berkedok wartawan di Batam. Namun, pihak wartawan akan terus memperjuangkan klarifikasi dan kejelasan mengenai pernyataan yang dimaksud. [ALBAB]

Berita Terkait

Helo
Genggaman Judi Liar Di Batam: Kota Industri Diguncang’Jackpot’Ilegal, !
Polres Barelang Infeksi Mendadak Di Pasar Jodoh Tos 3000 Ada Apa,?. 
Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-80 Korps Marinir.
POLDA KEPRI TERIMA KUNJUNGAN IRJEN. POL. IBNU SUHAENDRA:
Reskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari
Kapolresta Barelang Sambut Silaturahmi Pewarta Foto Indonesia Kepri, Dorong Sinergi Positif Dunia Jurnalistik dan Kepolisian
Satreskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB