Kolaborasi Perusahaan Lokal dengan BUMD Untuk Pemberdayaan Ekonomis Daerah

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:08 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Adhifatra Agussalim*

Mentari bersinar di atas Geurutee,
Angin berbisik sejuk terasa.
Pesona Aceh penuh destinasi,
Bakti untuk bangsa dan negara.

Naik perahu ke Sabang sana,
Melihat pantai nan indah berseri.
Pekerja Aceh punya makna,
Membangun negeri dengan hati nurani.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Mukaddimah*

_Bismillahirrahmanirrahim_, di tengah upaya membangkitkan ekonomi daerah pasca pilpres dan memperkuat daya saing lokal, kolaborasi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan perusahaan lokal menjadi strategi yang patut dikedepankan. Sinergi ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga tentang bagaimana menciptakan ekosistem ekonomi yang adil, berdaya saing, dan berkelanjutan.

_Allahumma shalli alaa Muhammadin ‘abdika warasulika nabiyyil ummi wa’alaa aalihii wa sallim._

*Mengapa Perlu Kolaborasi?*

BUMD sebagai entitas usaha milik pemerintah daerah memikul tanggung jawab ganda: menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus menghasilkan keuntungan. Di sisi lain, Perusahaan lokal adalah representasi pengusaha daerah yang memiliki semangat wirausaha, kedekatan dengan masyarakat, dan pemahaman atas potensi lokal.
Jika kedua entitas ini bersinergi, maka akan terbentuk kekuatan ekonomi yang saling melengkapi: BUMD memiliki akses terhadap kebijakan dan modal publik, sedangkan Perusahaan lokal memiliki fleksibilitas, kecepatan, dan kedekatan dengan pasar.

*Prinsip Kolaboratif dan Partisipatif*
Kolaborasi bukan hanya soal bagi peran dalam pekerjaan, tapi juga tentang berbagi nilai, risiko, dan hasil. Dalam konteks ini, kemitraan antara BUMD dan Perusahaan lokal idealnya mengusung prinsip:
1. Keterlibatan Sejak Perencanaan
Perusahaan lokal harus dilibatkan sejak tahap perencanaan kegiatan atau proyek BUMD agar ada kesetaraan informasi dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Untuk Mendukung Rangkaian Kunker Presiden RI: Kapolri dan Panglima TNI Serta Mendagri Tiba di Aceh

2. Keterbukaan dan Akuntabilitas
Proses pemilihan mitra kerja dilakukan secara transparan, berbasis kinerja dan kompetensi, bukan kedekatan personal atau politik.

3. Pemberdayaan Kapasitas Lokal
BUMD dapat menjadi fasilitator peningkatan kapasitas bisnis lokal melalui pelatihan, bimbingan teknis, atau skema inkubasi.

4. Berbagi Keuntungan dan Tanggung Jawab
Setiap kerja sama disusun dengan model bisnis yang adil dan saling menguntungkan.

*Bentuk Kolaborasi yang Dapat Diadopsi*

Beberapa skema yang bisa menjadi model kolaborasi antara BUMD dan Perusahaan lokal antara lain:

1. Kemitraan Operasional: Proyek layanan publik (seperti distribusi air minum dalam kemasan, infrastruktur gampong, atau pengelolaan sampah) dikerjakan bersama antara BUMD dan Perusahaan lokal.

2. Pengadaan dan Pasok Lokal: Perusahaan lokal menjadi pemasok utama bahan baku, logistik, atau peralatan yang digunakan oleh BUMD.

3. Co-Branding Produk Lokal: BUMD dan Perusahaan lokal memproduksi dan memasarkan produk bersama di bawah merek gabungan, misalnya AMDK lokal, produk pangan olahan khas Aceh, atau souvenir daerah khas Kesultanan Malikussaleh.

Baca Juga :  Pangdam IM Sambut Kedatangan Panglima TNI di Lanud SIM

4. Off-Taker Agreement: BUMD menyerap hasil produksi dari Perusahaan lokal secara tetap dan terjadwal, memberi kepastian pasar bagi pelaku UKM.

*Dampak Positif yang Diharapkan*

1. Meningkatkan serapan tenaga kerja lokal, ini menjadi target bersama.

2. Mendorong perputaran ekonomi dalam daerah, supaya mampu menstabilkan _supply demand_ wilayah.

3. Membangun ekosistem bisnis berbasis kearifan lokal, kekhususan wilayah dan penerapan Syari’at Islam;

4. Mengurangi ketergantungan daerah terhadap pihak eksternal;

5. Mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi ke seluruh wilayah.

*Penutup*

Kolaborasi partisipatif antara Perusahaan lokal dan BUMD bukan hanya sekadar strategi ekonomi, tetapi langkah nyata menuju kemandirian daerah. Ketika pelaku usaha lokal dan BUMD bersatu dalam semangat kerja sama, maka pembangunan ekonomi tak lagi menjadi beban pemerintah semata, melainkan menjadi gerakan kolektif untuk kemajuan bersama.

“Membangun daerah harus dimulai dari membangun kepercayaan antar pelaku ekonomi lokal.” itu kuncinya.

Terakhir kami tertarik dengan slogan, jika bukan sekarang kapan lagi, dan jika bukan kita siapa lagi?.

_Akhirul Kalam Wallahul muwaffiq ila_aqwamit-thariiq, billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat,_Waalaikumsalam Wr Wb_

*Samudera Pase, Aceh Utara, 15 Juni 2025/19 Dzulhijjah 1446 H*

*Direktur Utama PT. Integra Sigma Indonesia
www.integrasigma.co.id. []

Berita Terkait

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh
H. Mirwan Hadiri Undangan Gubernur dalam RUPS Bank Aceh Syariah
Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:54 WIB

‎Sinergitas Terus Dijaga, Dandim 1607/Sumbawa Hadiri Rapat Rutin Forkopimda

Jumat, 18 September 2026 - 18:41 WIB

‎Babinsa Koramil 1607-12/Moyo Hilir Intensifkan Komsos, Dorong Warga Waspadai Kebakaran, Rabies dan Narkoba

Jumat, 18 September 2026 - 18:25 WIB

Polda NTB Tingkatkan Perkara Pengelolaan Anggaran BUMD PT. Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Kamis, 17 September 2026 - 20:32 WIB

‎Dugaan Jual Beli Alsintan Berkedok Hibah, Roni Soroti 4 Combine Brigade Sumbawa

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Pengadilan Eksekusi Lahan Sengketa, Aparat Pastikan Situasi Aman

Kamis, 17 September 2026 - 17:23 WIB

Di Tengah Dinamika Zaman, Festival Ai Mangkung Menjadi Ruang Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal Buer

Kamis, 17 September 2026 - 17:19 WIB

Babinsa Boak Perkuat Sinergi dalam Sosialisasi Batas Kawasan Hutan

Kamis, 17 September 2026 - 17:13 WIB

‎Jaga Kelancaran Penyaluran Bapang, Babinsa Berare Hadir Dampingi Masyarakat

Berita Terbaru