Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues|Oposisi News 86 – Perjalanan dua mantan petani ganja asal Kabupaten Gayo Lues menuju Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, menjadi salah satu perhatian dalam peringatan puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Di hadapan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga, keduanya menyampaikan pengalaman beralih dari menanam ganja menjadi petani kopi melalui program pemberdayaan yang dijalankan BNN.

Kegiatan puncak HANI yang digelar secara nasional pada Kamis, 23 Juli 2026, diikuti secara virtual oleh BNN Kabupaten Gayo Lues dari Aula BNNK Gayo Lues. Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, S.T., M.Si., memimpin langsung jalannya kegiatan bersama jajaran personel serta tamu undangan yang terdiri atas perwakilan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Lapas Kelas IIB Blangkejeren, Kementerian Agama, Yayasan Nurhayati Sahali Bunnaya, Camat Blangkejeren, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum tersebut tidak hanya menjadi seremoni peringatan HANI, tetapi juga menjadi ruang bagi BNN menampilkan hasil program pemberdayaan masyarakat di kawasan yang sebelumnya dikategorikan rawan tanaman terlarang.

Dua warga binaan BNNK Gayo Lues, Ramadan dari Desa Agusan, Kecamatan Blangkejeren, dan Tamrin dari Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, mendapat mandat sebagai delegasi untuk hadir langsung di Lido. Kehadiran keduanya merupakan tindak lanjut surat Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI yang menjadikan Program Grand Design Alternative Development (GDAD) sebagai salah satu model pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Di hadapan para pejabat negara, Ramadan menceritakan pengalaman masa lalunya ketika masih menanam ganja sebelum memutuskan beralih ke komoditas legal. Ia menjelaskan bahwa lahan seluas sekitar satu hektare yang pernah ditanami ganja mampu menghasilkan ratusan kilogram ganja kering dalam satu kali masa panen.

Menurut pengakuannya, keuntungan dari aktivitas tersebut kemudian dibagi bersama sejumlah orang yang terlibat. Kini, setelah mengikuti program pembinaan BNNK Gayo Lues, ia mengembangkan kebun kopi pada lahan yang sama dan memperoleh pendapatan dari hasil panen kopi yang dipasarkan secara legal.

Kesaksian serupa juga disampaikan Tamrin. Ia mengungkapkan bahwa pendampingan yang diberikan melalui Program GDAD telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang sebelumnya bergantung pada tanaman terlarang. Menurutnya, perubahan tersebut tidak hanya memberikan kepastian usaha yang sah, tetapi juga mengubah cara pandang masyarakat terhadap pentingnya membangun sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman mengatakan, pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu pendekatan yang terus dikembangkan untuk mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Melalui pengembangan komoditas alternatif yang memiliki nilai ekonomi, masyarakat didorong meninggalkan aktivitas yang melanggar hukum menuju sektor pertanian yang produktif.

Baca Juga :  Anggaran Puluhan Miliar di RSUD M Sani Karimun Jadi Sorotan, Publik Menanti Penjelasan Realisasi Kegiatan 2026

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyampaikan pesan kepada kedua delegasi agar pengalaman mereka menjadi inspirasi bagi masyarakat lain di Gayo Lues.

Ia mengajak seluruh warga untuk mengembangkan komoditas pertanian yang legal, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung upaya penyelamatan generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Program pemberdayaan yang dijalankan BNN di Gayo Lues dinilai menjadi salah satu contoh pendekatan nonpenal dalam penanganan kawasan rawan tanaman terlarang. Pendekatan tersebut mengedepankan perubahan perilaku melalui pembinaan ekonomi masyarakat sehingga mantan pelaku memiliki alternatif mata pencaharian yang sah dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan puncak HANI di BNNK Gayo Lues berlangsung tertib dan lancar. Selain mengikuti agenda nasional secara virtual, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara BNN, pemerintah daerah, lembaga pemasyarakatan, instansi vertikal, organisasi masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kabupaten Gayo Lues. [Mustafa Porang]

Berita Terkait

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda
Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru