Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik

REDAKSI NTB

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 11:35 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Utara, oposisinews86.com, (26 April 2026),– Kelestarian ekosistem bawah laut Gili Trawangan menjadi perhatian serius Bhayangkari Nusa Tenggara Barat. Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-46 tahun 2026, sebuah aksi nyata dilakukan untuk menjaga kualitas perairan ikon wisata tersebut menggunakan cairan hasil fermentasi sampah organik menjadi Eco-Enzyme.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, dengan didampingi Pengurus Daerah Bhayangkari dan Pengurus Daerah YKB NTB. Turut mendampingi pula Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, yang selama ini konsisten mengawal program tersebut di wilayah Lombok Utara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, rombongan menuangkan sedikitnya 50 liter cairan Eco-Enzyme ke perairan Gili Trawangan. Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk “membayar kembali” apa yang telah diambil manusia dari alam.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-79, Kasdim Sumbawa: TNI Siap Bersinergi Jaga Keamanan Wilayah

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menjelaskan bahwa Eco-Enzyme yang digunakan merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga seperti sisa kulit buah (melon, semangka, jeruk) dan air kelapa yang diproses selama 90 hari.

Pemberian Eco-Enzyme di laut Gili Trawangan memiliki tujuan teknis yang sangat krusial bagi ekosistem. Cairan ini bekerja menjernihkan air laut yang tercemar dan mengurangi zat polutan secara alami. Salah satu manfaat paling signifikan adalah kemampuannya mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi karbonat (CO3).

“Perubahan menjadi karbonat ini sangat mendukung keberlangsungan biota laut dan kesehatan terumbu karang,” jelas Ny. Heny. Selain itu, Eco-Enzyme dikenal efektif menetralkan amonia, mengurai bahan organik berlebih, serta menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang dapat merusak kualitas air laut.

Untuk menghasilkan cairan berkualitas, Bhayangkari menerapkan standar pembuatan yang disiplin dengan rumus perbandingan 10:3:1 (10 bagian air, 3 bagian sampah organik, dan 1 bagian gula/molase).

Baca Juga :  Kerja Cepat, Polda NTB Selamatkan Rp 2,8 Milyar Uang Negara

“Selama bulan pertama fermentasi, gas harus rutin dibuang setiap minggu untuk memastikan proses berjalan sempurna,” tambah Ny. Heny. Edukasi ini juga rutin diberikan kepada anak-anak sekolah dan pelaku wisata agar mereka bisa memproduksi nutrisi laut ini secara mandiri di hotel atau restoran masing-masing.

Aksi yang menjadi bagian dari peringatan HUT YKB ke-46 ini membawa pesan kuat mengenai kemandirian pengelolaan lingkungan. Dengan laut yang sehat, diharapkan populasi ikan akan melimpah dan kualitas pariwisata meningkat.

“Filosofinya jelas: Ekosistem laut terjaga, biota laut sehat, ikan melimpah, dan pada akhirnya rakyat pun sejahtera,” tutupnya.

Melalui sinergi antara Pengurus Daerah NTB dan Cabang Lombok Utara, gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengubah sampah organik menjadi solusi nyata bagi pelestarian alam bawah laut NTB. (**)

Berita Terkait

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-04/Alas Pererat Kedekatan dengan Warga Sekaligus Jaga Kondusivitas Wilayah
Tahap Perakitan Dimulai, Jembatan ARMCO Kapas Sari 1 Diharapkan Tingkatkan Konektivitas Desa Moyo
Koramil 1607-02/Empang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat
‎Peduli Sesama, Koramil 1607-03/Ropang Turut Bantu Pemulihan Rumah Korban Kebakaran
Patroli Rutin Koramil Sumbawa, Wujud Nyata TNI Hadir Menjaga Kondusifitas Wilayah
Koramil 1607-07/Lunyuk Intensifkan Patroli Malam Demi Menjaga Keamanan Wilayah
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Lenangguar, Koramil 1607-03/Ropang Sigap Berikan Bantuan
‎Malam Hari Tetap Siaga, Koramil 1607-12/Moyo Hilir Amankan Wilayah dari Potensi Gangguan Kamtibmas ‎

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:15 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-04/Alas Pererat Kedekatan dengan Warga Sekaligus Jaga Kondusivitas Wilayah

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Tahap Perakitan Dimulai, Jembatan ARMCO Kapas Sari 1 Diharapkan Tingkatkan Konektivitas Desa Moyo

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:01 WIB

Koramil 1607-02/Empang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:55 WIB

‎Peduli Sesama, Koramil 1607-03/Ropang Turut Bantu Pemulihan Rumah Korban Kebakaran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:14 WIB

Koramil 1607-07/Lunyuk Intensifkan Patroli Malam Demi Menjaga Keamanan Wilayah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:54 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Lenangguar, Koramil 1607-03/Ropang Sigap Berikan Bantuan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:02 WIB

‎Malam Hari Tetap Siaga, Koramil 1607-12/Moyo Hilir Amankan Wilayah dari Potensi Gangguan Kamtibmas ‎

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:54 WIB

‎Melalui Rapat Koordinasi, Danramil Ropang Perkuat Komitmen Menjaga Stabilitas Wilayah

Berita Terbaru