YARA: Pemerintah Rajin Pakai Wartawan Saat Bencana, Abai Saat Mereka Jadi Korban

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:56 WIB

50257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh — Pemerintah dinilai piawai memanfaatkan kerja wartawan saat bencana, tetapi kerap menutup mata ketika para jurnalis itu sendiri terjerembap dalam musibah.

Kritik keras itu disampaikan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyusul banjir yang melumpuhkan kerja puluhan wartawan di berbagai daerah Aceh.

Banjir yang merendam Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, hingga Lhokseumawe tak hanya menghanyutkan rumah dan harta warga.
Di balik liputan yang ramai di layar gawai, sejumlah wartawan kehilangan alat kerja—kamera dan laptop—yang rusak terendam air. Tanpa itu, profesi mereka lumpuh total.

Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani, S.Sos., S.H., M.H., menyebut kondisi ini sebagai potret telanjang relasi timpang antara pemerintah dan jurnalis.
“Ketika bencana datang, wartawan dikejar-kejar untuk meliput. Saat mereka sendiri jadi korban, pemerintah mendadak tuli dan buta,” kata Hamdani, Rabu, 21 Januari 2026.

Menurut dia, pemerintah selama ini menikmati limpahan manfaat dari pemberitaan bencana—mulai dari legitimasi, simpati publik, hingga citra kepedulian.
Namun, tidak ada mekanisme perlindungan ketika jurnalis kehilangan alat produksi yang menjadi satu-satunya sumber penghidupan.

“Negara ingin berita, tapi enggan menanggung risiko yang dipikul pembuat berita,” ujar Hamdani.

Baca Juga :  Banjir Putuskan Akses Badak dan Aih Bobok, Aktivitas Warga Lumpuh Total

YARA menilai pengabaian ini berbahaya. Tanpa alat kerja, wartawan tak bisa meliput. Tanpa liputan, suara korban akan senyap. Dalam situasi darurat, itu berarti matinya fungsi kontrol dan informasi publik.

Atas dasar itu, YARA mendesak pemerintah segera melakukan pendataan khusus wartawan terdampak, menyediakan bantuan konkret untuk penggantian alat kerja, serta menghentikan cara pandang yang menempatkan jurnalis sebatas instrumen pencitraan kekuasaan.

“Jangan hanya ingat wartawan saat butuh panggung. Jika negara terus abai, yang dipertaruhkan bukan cuma nasib jurnalis, tapi hak publik atas informasi,” kata Hamdani.   [SR/Tim]

Berita Terkait

Distribusi Semen Padang di Krueng Geukueh Dipertanyakan, Konsumen Aceh Utara Menunggu Kejelasan Pasokan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues dan Insan Pers Perkuat Komunikasi Publik, Komitmen SIGAP Jadi Penekanan
Banjir Limbah Tahunan di Perapat Hulu Mengancam Kesehatan Warga, Program Sanitasi Diminta Tak Berhenti di Atas Kertas
Dari Desa Sangir, Gayo Lues Dorong Bawang Putih sebagai Penopang Ketahanan Pangan
Polres Gayo Lues Undang Insan Pers Temu Ramah, Perkuat Sinergitas dan Komunikasi dengan Wartawan
SPPG Keutapang Disorot: Limbah Masuk Parit, SLHS Belum Terbit
Semangat HUT RI ke-81 Menggema di Desa Porang, Warga Hidupkan Gotong Royong Lewat Perlombaan Rakyat
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Berlangsung Khidmat

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Distribusi Semen Padang di Krueng Geukueh Dipertanyakan, Konsumen Aceh Utara Menunggu Kejelasan Pasokan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues dan Insan Pers Perkuat Komunikasi Publik, Komitmen SIGAP Jadi Penekanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Dari Desa Sangir, Gayo Lues Dorong Bawang Putih sebagai Penopang Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Polres Gayo Lues Undang Insan Pers Temu Ramah, Perkuat Sinergitas dan Komunikasi dengan Wartawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

SPPG Keutapang Disorot: Limbah Masuk Parit, SLHS Belum Terbit

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Semangat HUT RI ke-81 Menggema di Desa Porang, Warga Hidupkan Gotong Royong Lewat Perlombaan Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:26 WIB

HUT ke-81 RI di Aceh Tenggara: Merah Putih Berkibar, Semangat Kemerdekaan Diuji Lewat Kerja Nyata

Berita Terbaru