Home / NTB

Diduga Terlibat Skandal Dana Siluman dan BTT, GERPOSI Minta Kapolda dan Kajati Tangkap dan Periksa Gubernur Iqbal

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:08 WIB

50661 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Gerakan Pemuda Oposisi (GERPOSI) menggelar aksi demonstrasi di Markas Polda NTB dan Kejati NTB, Jumat (24/10/2025). GERPOSI meminta aparat penegak hukum Polda NTB dan Kejati NTB untuk menangkap dan memeriksa Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang diduga kuat terlibat dalam skandal keuangan daerah yaitu kasus dana siluman Pokir DPRD NTB dan realisasi penggunaan dana belanja tidak tetap (BTT) tahun anggaran 2025.

Koordinator Umum Aksi, Edy Putra, menilai ada dugaan kuat menunjukkan adanya arahan dari pihak eksekutif (Gubernur NTB) dalam proses penganggaran yang menyebabkan terjadinya penyimpangan dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah.

“Hingga awal Oktober 2025, Kejati NTB telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan dan menerima pengembalian uang senilai Rp.2 miliar dari sejumlah pihak,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edy menegaskan, Kapolda NTB Irjen Hadi Gunawan selaku APH di NTB harus berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Isu Razia STNK dan Parkir Rp400 Ribu Heboh di Medsos, Bappenda NTB Tegaskan Hoaks


“Kami meminta Kapolda NTB untuk segera menangkap Gubernur NTB Lalu Iqbal, karena diduga kuat terlibat skandal dana Pokir siluman dan penyalahgunaan dana BTT. Jangan sampai orang berkuasa hukum tidak ditegakkan,” tegasnya.

Aksi di Polda NTB berlangsung aman dan damai, perwakilan dari Polda NTB menerima tuntutan massa aksi.

Selanjutnya, selepas menyampaikan tuntutan di Polda NTB, massa aksi GERPOSI menggelar aksi didepan gedung Kejati NTB. GERPOSI mendesak agar segera memeriksa Gubernur NTB serta menindak Gubernur NTB atas dugaan keterlibatan dalam skandal Dana Siluman Pokir dan penyalahgunaan dana BTT.

“Kami minta Kepala Kejati NTB untuk segera melakukan audit forensik terhadap APBDN NTB tahun 2025, khususnya pada pos Dana BTT dan Dana Pokir,” harap Edy Putra.

Selain itu, GERPOSI menuntut publikasi daftar pemberi, penerima dan pengembalian dana siluman agar masyarakat mengetahui secara transparan pihak-pihak yang terlibat.

“Kami menuntut publikasi terbuka mengenai alokasi dan realisasi penggunaan Dana BTT sebesar Rp.484 miliar untuk memastikan tidak adanya penyimpangan anggaran,” ujar Edy dengan nada Lantang.

Baca Juga :  Lembaga Deeniyat Sumbawa Sukses Gelar Wisuda Tahfidz Angkatan Ke-5 Sekaligus Peringati Hari Santri Nasional 2025

Tuntutan GERPOSI tidak disambut baik oleh pimpinan Kejati NTB, karena pimpinan tidak ada yang hadir mendengarkan dan menerima masukan dari massa aksi. Massa aksi kemudian melakukan aksi bakar spanduk “tangkap dan adili gubernur”, tercantum foto Gubernur NTB Lalu Iqbal sebagai bentuk kekecewaan massa aksi.

GERPOSI menegaskan bahwa uang negara merupakan amanah rakyat yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan publik. Penyalahgunaan anggaran daerah, baik oleh legislatif maupun eksekutif, adalah bentuk penghianatan terhadap prinsip pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Kami menyerukan agar Kejati NTB dan Polda NTB menunjukkan keberanian menegakkan hukum tanpa pandang jabatan. Keadilan tidak boleh berhenti pada pelaku ditingkat bawah, sementara aktor utama dibiarkan tanpa konsekuensi,” tutup Edy Putra.

[AF/ Kaperwil Oposisi News 86.com NTB ]

Berita Terkait

3.617 Hektare LP2B Sumbawa Terancam Susut, Roni Pasarani Ingatkan Kadis Pertanian: Jangan Gegabah!
Papan Larangan Tak Digubris! Aktivitas Tambang Emas Diduga Masih Berjalan di Lokasi Mangko Lantung
Tragedi Tambang Lantung, GEMPAR NTB Desak Pengelola Bertanggung Jawab, Pemerintah Segera Evaluasi Menyeluruh  ‎
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Tragedi Maut Tambang Emas Lantung, 3 Tewas, 3 Dirujuk ke RSUD Provinsi, LSM GEMPAR NTB Desak Pengelola Tambang Bertanggung Jawab
Maut di Tambang Emas Lantung! Tiga Penambang Dikabarkan Tewas Tertimbun Reruntuhan, Lima Luka Berat
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Helikopter Polairud Baharkam Polri BKO Polda Jateng Dikerahkan Gempur Api dari Udara
RDP DPRD Sumbawa Soroti Dugaan Monopoli CV Sumber Mas, Ini Lima Rekomendasinya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru