Home / NTB

Diduga Terlibat Skandal Dana Siluman dan BTT, GERPOSI Minta Kapolda dan Kajati Tangkap dan Periksa Gubernur Iqbal

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:08 WIB

50677 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – Gerakan Pemuda Oposisi (GERPOSI) menggelar aksi demonstrasi di Markas Polda NTB dan Kejati NTB, Jumat (24/10/2025). GERPOSI meminta aparat penegak hukum Polda NTB dan Kejati NTB untuk menangkap dan memeriksa Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang diduga kuat terlibat dalam skandal keuangan daerah yaitu kasus dana siluman Pokir DPRD NTB dan realisasi penggunaan dana belanja tidak tetap (BTT) tahun anggaran 2025.

Koordinator Umum Aksi, Edy Putra, menilai ada dugaan kuat menunjukkan adanya arahan dari pihak eksekutif (Gubernur NTB) dalam proses penganggaran yang menyebabkan terjadinya penyimpangan dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah.

“Hingga awal Oktober 2025, Kejati NTB telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan dan menerima pengembalian uang senilai Rp.2 miliar dari sejumlah pihak,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edy menegaskan, Kapolda NTB Irjen Hadi Gunawan selaku APH di NTB harus berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Ketua Aliansi PPS-KS Rindu Permata, Serukan Aksi Damai Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa


“Kami meminta Kapolda NTB untuk segera menangkap Gubernur NTB Lalu Iqbal, karena diduga kuat terlibat skandal dana Pokir siluman dan penyalahgunaan dana BTT. Jangan sampai orang berkuasa hukum tidak ditegakkan,” tegasnya.

Aksi di Polda NTB berlangsung aman dan damai, perwakilan dari Polda NTB menerima tuntutan massa aksi.

Selanjutnya, selepas menyampaikan tuntutan di Polda NTB, massa aksi GERPOSI menggelar aksi didepan gedung Kejati NTB. GERPOSI mendesak agar segera memeriksa Gubernur NTB serta menindak Gubernur NTB atas dugaan keterlibatan dalam skandal Dana Siluman Pokir dan penyalahgunaan dana BTT.

“Kami minta Kepala Kejati NTB untuk segera melakukan audit forensik terhadap APBDN NTB tahun 2025, khususnya pada pos Dana BTT dan Dana Pokir,” harap Edy Putra.

Selain itu, GERPOSI menuntut publikasi daftar pemberi, penerima dan pengembalian dana siluman agar masyarakat mengetahui secara transparan pihak-pihak yang terlibat.

“Kami menuntut publikasi terbuka mengenai alokasi dan realisasi penggunaan Dana BTT sebesar Rp.484 miliar untuk memastikan tidak adanya penyimpangan anggaran,” ujar Edy dengan nada Lantang.

Baca Juga :  Pjs Danramil 1607-02/Empang Jadi Pembina Upacara MPLS di SMPN 1 Empang, Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Tuntutan GERPOSI tidak disambut baik oleh pimpinan Kejati NTB, karena pimpinan tidak ada yang hadir mendengarkan dan menerima masukan dari massa aksi. Massa aksi kemudian melakukan aksi bakar spanduk “tangkap dan adili gubernur”, tercantum foto Gubernur NTB Lalu Iqbal sebagai bentuk kekecewaan massa aksi.

GERPOSI menegaskan bahwa uang negara merupakan amanah rakyat yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan publik. Penyalahgunaan anggaran daerah, baik oleh legislatif maupun eksekutif, adalah bentuk penghianatan terhadap prinsip pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Kami menyerukan agar Kejati NTB dan Polda NTB menunjukkan keberanian menegakkan hukum tanpa pandang jabatan. Keadilan tidak boleh berhenti pada pelaku ditingkat bawah, sementara aktor utama dibiarkan tanpa konsekuensi,” tutup Edy Putra.

[AF/ Kaperwil Oposisi News 86.com NTB ]

Berita Terkait

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!
Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak
Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!
Sumbawa kehilangan peluang 2.500 hektare cetak sawah baru, Roni Pasarani sentil kinerja Dinas Pertanian!
Mengharukan! 15 Penghafal Al-Qur’an Diwisuda di Ponpes Lembaga Deeniyat Sumbawa, Tangis Bahagia Orang Tua Pecah
BRI Sumbawa Kembali Didemo GEMPAR NTB Desak Transparansi KUR, Pimpinan Cabang Jadi Sorotan
BRI Sumbawa Digeruduk GEMPAR NTB! Tuntutan KUR Belum Tuntas, Rudini Ancam Aksi Berkelanjutan
OLAH TKP Kasus Dugaan Penganiayaan dan Pengerusakan di Serading Dipertanyakan! Kuasa Hukum Pelapor Sebut Police Line Tak Ada, Aliansi LSM Ancam Demo Pekan Depan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Peringati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Babinsa Lunyuk Dorong Semangat Sportivitas Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB