Home / NTB

Badko HMI Bali–Nusa Tenggara Tuntut Kejati NTB Usut Tuntas Tiga Kasus Mangkrak

REDAKSI NTB

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:26 WIB

50223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Bali–Nusa Tenggara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, Kamis (23/10). Aksi ini digelar untuk menuntut penyelesaian tiga kasus yang dinilai mangkrak, yakni dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Bima, keberadaan 51 PKBM fiktif di Kabupaten Bima, serta reklamasi ilegal di Pantai Amahami, Kota Bima.

Ketua Umum Badko HMI Bali–Nusra, Caca Handika, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa berperan sebagai pengawas moral sekaligus motor penggerak perubahan.
“Aparat hukum harus menindak dugaan pelanggaran yang merugikan masyarakat. Kami hadir untuk memastikan penegakan hukum berjalan transparan dan adil,” ujarnya.

*Dugaan Korupsi Masjid Agung Bima*
Badko HMI Bali–Nusa Tenggara menyoroti dugaan korupsi senilai Rp8,4 miliar pada pembangunan Masjid Agung Bima. Kasus ini sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Caca menilai penghentian kasus oleh Kejaksaan NTB tidak rasional. Ia meminta Kejaksaan Agung RI melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan konspirasi yang menyebabkan penghentian penanganan kasus.

*Reklamasi Ilegal di Pantai Amahami*
Selain itu, HMI menyoroti aktivitas reklamasi di Pantai Amahami yang dianggap melanggar aturan tata ruang pesisir. Aktivitas tersebut meliputi pembangunan jalan dan masjid terapung tanpa izin lokasi maupun dokumen Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K). Badko HMI Bali – Nusa Tenggara menilai aparat hukum seakan abai terhadap praktik kejahatan lingkungan dan mafia tanah yang merugikan masyarakat.

51 PKBM Fiktif

Koordinator Lapangan, David Putra Pratama, menyoroti dugaan 51 PKBM fiktif di Kabupaten Bima yang menerima dana ratusan juta rupiah tanpa menjalankan kegiatan belajar-mengajar di lapangan. Tiga PKBM yang paling mencurigakan, menurut David, adalah PKBM La Peke, PKBM Oi Jangka, dan PKBM Maju Sejahtera.
“Dana publik yang seharusnya digunakan untuk pendidikan masyarakat justru disalahgunakan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia pendidikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Air, Tapi Bukti Cinta Polri untuk Masyarakat, Polres Sumbawa Hadir untuk Warga BTN Green Hill

*Tuntutan Badko HMI Bali–Nusra*
• Membuka kembali berkas dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Bima senilai Rp8,4 miliar.
• Mengusut tuntas aktivitas reklamasi ilegal di Pantai Amahami.
• Menetapkan tersangka dalam kasus 51 PKBM fiktif di Kabupaten Bima.

Caca menegaskan, “Ketiga kasus ini menjadi ujian integritas aparat hukum di NTB. Kami akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas dan memastikan keadilan diteditegakkan. (Redaksi –  NTB) 

Berita Terkait

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!
Sumbawa kehilangan peluang 2.500 hektare cetak sawah baru, Roni Pasarani sentil kinerja Dinas Pertanian!
Mengharukan! 15 Penghafal Al-Qur’an Diwisuda di Ponpes Lembaga Deeniyat Sumbawa, Tangis Bahagia Orang Tua Pecah
BRI Sumbawa Kembali Didemo GEMPAR NTB Desak Transparansi KUR, Pimpinan Cabang Jadi Sorotan
BRI Sumbawa Digeruduk GEMPAR NTB! Tuntutan KUR Belum Tuntas, Rudini Ancam Aksi Berkelanjutan
OLAH TKP Kasus Dugaan Penganiayaan dan Pengerusakan di Serading Dipertanyakan! Kuasa Hukum Pelapor Sebut Police Line Tak Ada, Aliansi LSM Ancam Demo Pekan Depan
Dugaan Penganiayaan dan Pengerusakan di Serading Disorot, Aliansi LSM Minta Polres Sumbawa Bertindak Tegas!
Gabungan Intel Kodim 1607/Sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Pengedar Sabu Di Lape, Empat Orang Diamankan 

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru