Insiden PWI Batam Bergulir ke Hukum, SWB Ajukan Mediasi: “Hormati Proses, Mari Berdamai!”

KABIRO BATAM

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 15:08 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batam di ballroom Hotel Swiss-Belinn Harbour Bay terus bergulir di ranah hukum. Jum’at (20/06/2025) Kemaren.

Namun, di tengah proses penyelidikan, Solidaritas Wartawan Batam (SWB), melalui kuasa hukumnya, Jacobus Silaban, S.H., secara tegas menyatakan keterbukaan untuk menempuh jalur mediasi. Tujuannya jelas: meredakan ketegangan yang sempat menyita perhatian publik dan merusak citra profesi jurnalis.

Ketua Panitia SWB, Ali Saragih, yang juga berstatus terlapor, bersama dua rekannya telah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Barelang. Usai pemeriksaan, Ali Saragih menyampaikan pesan damai, “SWB pada prinsipnya terbuka untuk dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Kami tidak ingin suasana ini berlarut dan semakin memecah solidaritas antar wartawan.”

Ali juga mengungkapkan akar masalah yang memicu insiden tersebut. Menurutnya, narasi yang terkesan provokatif telah terlontar sebelum kejadian, menjadi pemicu utama kegaduhan.

“Perselisihan ini berawal dari pernyataan yang terkesan menyudutkan wartawan yang belum memiliki sertifikasi sebagai ‘preman’. Itu menyakitkan dan merusak semangat kebersamaan kita di lapangan,” imbuhnya, menyoroti pentingnya menjaga etika komunikasi antar sesama profesi.

Kuasa hukum SWB, Jacobus Silaban, menegaskan bahwa ketiga kliennya bersikap kooperatif dalam mengikuti proses hukum. Namun, ia juga sangat mendorong agar kasus ini tidak hanya dilihat dari aspek pidana.

“Kami menghormati proses hukum yang berjalan dan klien kami sudah memberikan keterangan dengan itikad baik. Namun kami juga mendorong agar persoalan ini tidak hanya dilihat dari aspek pidana semata. Ini persoalan hubungan sesama rekan seprofesi, yang sebaiknya diselesaikan secara bijak dan damai,” ujar Jacobus kepada awak media.

Baca Juga :  Di Balik PORSENAP Rutan Batam: Mampukah Olahraga Hapuskan Jeruji?

Jacobus Silaban menekankan pentingnya prinsip keadilan dan kesetaraan dalam penanganan kasus ini. Ia juga mengingatkan agar semua pihak menahan diri dari pembentukan opini publik sepihak yang bisa memperkeruh suasana.

“Jangan sampai proses hukum ini dijadikan panggung untuk memperkuat narasi sepihak. Kami meminta semua pihak menjaga etika dan tidak membangun opini yang bisa memperkeruh suasana,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami laporan dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap fakta peristiwa. Sementara itu, SWB berharap PWI Kota Batam dapat menunjukkan sikap terbuka dan bijaksana dalam merespons tawaran mediasi ini demi menjaga kehormatan profesi dan memperkuat solidaritas di kalangan jurnalis Batam. [ALBAB]

Berita Terkait

Helo
Genggaman Judi Liar Di Batam: Kota Industri Diguncang’Jackpot’Ilegal, !
Polres Barelang Infeksi Mendadak Di Pasar Jodoh Tos 3000 Ada Apa,?. 
Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-80 Korps Marinir.
POLDA KEPRI TERIMA KUNJUNGAN IRJEN. POL. IBNU SUHAENDRA:
Reskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari
Kapolresta Barelang Sambut Silaturahmi Pewarta Foto Indonesia Kepri, Dorong Sinergi Positif Dunia Jurnalistik dan Kepolisian
Satreskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB