Nobar “Menolak Punah”, GMNI NTB Soroti Krisis Lingkungan dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah

REDAKSI NTB

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:43 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, oposisinews86.com, (6 Mei 2026),– Di tengah krisis lingkungan yang kian mengkhawatirkan, DPD GMNI NTB bersama BEMNUS Bali-Nusra menggelar nonton bareng dan diskusi film dokumenter “Menolak Punah” karya Dandy Laksono dan Aji Yahuti di Nonasuka Kopitiam, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini tidak berhenti pada kritik terhadap dampak destruktif industri fashion, seperti limbah plastik dan mikroplastik, melainkan juga menegaskan bahwa solusi nyata untuk membangun peradaban yang lebih berkelanjutan sudah ada dan bisa dikembangkan dari kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi yang menghadirkan Adi Ardiansyah dan ARI Sahde Gare serta dipandu oleh Haerul Azmi, peserta diajak melihat bahwa industri fashion tidak harus selalu identik dengan eksploitasi dan pencemaran.

Indonesia, termasuk NTB, memiliki kekayaan sumber daya alam yang dapat menjadi alternatif, mulai dari pewarna alami berbasis tumbuhan, teknik produksi tradisional, hingga praktik fashion berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan bahan pewarna alami dari daun, akar, kulit kayu, dan tanaman lokal terbukti tidak mencemari lingkungan serta lebih aman bagi kesehatan manusia.

Baca Juga :  M. Omar Rodhi Desak Parliamentary Threshold 0 Persen, Sebut Sistem Pemilu Saat Ini “Membunuh” Suara Rakyat

Ketua DPD GMNI NTB, Sulhamran, menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus berpihak pada model produksi yang berkelanjutan, bukan justru memperkuat industri yang merusak lingkungan.

“Kita tidak kekurangan solusi. Kita punya pengetahuan, sumber daya, dan tradisi yang sudah sejak lama hidup selaras dengan alam. Persoalannya adalah keberpihakan: apakah negara mau mendukung jalan yang berkelanjutan atau terus membiarkan dominasi industri berbasis bahan kimia yang merusak” tegasnya.

DPD GMNI NTB mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan pewarna alami dan industri fashion berkelanjutan, melibatkan komunitas lokal dan pelaku usaha kecil dalam rantai pasok berkelanjutan, dan menjadikan perlindungan ekosistem sebagai prioritas kebijakan, bukan sekadar wacana.

Baca Juga :  Kasdim 1607/Sumbawa: Car Free Night Jadi Wadah Kebersamaan dan Kreativitas

“Jika kita serius ingin menyelamatkan lingkungan, maka negara harus hadir mendukung solusi yang sudah ada di tengah masyarakat, bukan justru memperkuat sistem yang merusak. Ini bukan hanya soal industri, tapi soal arah peradaban” tambah Bung Hamran.

Melalui kegiatan ini, DPD GMNI NTB berharap kesadaran publik tidak hanya berhenti pada rasa prihatin, tetapi bertransformasi menjadi gerakan kolektif dan mendorong perubahan pola konsumsi sekaligus menuntut tanggung jawab negara dalam menjaga lingkungan dan masa depan generasi mendatang. (*)

Berita Terkait

‎Hadir di Tengah Masyarakat, Koramil Utan Perkuat Stabilitas Keamanan Wilayah
Dari Penggalian Pondasi Menuju Akses yang Lebih Baik, Jembatan Armco Dusun Beru I Mulai Dikerjakan
‎Kasdim Mayor Inf Amdatullah: KKN UGM Diharapkan Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Sumbawa
‎Babinsa Hadir Dampingi Pelatihan Kebencanaan, Perkuat Respons Darurat Tingkat Desa
‎Babinsa Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Tradisi Sedekah Zakat Desa Lebangkar
Ringankan Beban Masyarakat, Babinsa Desa Pungka Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan untuk 272 Penerima Manfaat
Sinergi Babinsa, Pemdes dan Kejari Sumbawa, Dana Desa 2026 Siap Dikelola Secara Transparan dan Tepat Sasaran
Dari Kecamatan untuk Sumbawa Maju, Kasdim 1607/Sumbawa Dukung Penguatan Posyandu dan PAUD

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:53 WIB

Jika Sukarela, Mengapa Dipatok Rp1 Juta?” Polemik Iuran AC di SMAN 3 Putra Bangsa Menggelinding

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:39 WIB

Banjir Putuskan Akses Badak dan Aih Bobok, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Senin, 22 Juni 2026 - 15:34 WIB

Diziarahi Warga, Diabaikan Negara: Fasilitas Makam Tgk Chiek di Matjang Membusuk Dimakan Usia

Senin, 22 Juni 2026 - 11:06 WIB

Krueng Mbang Menenun Kemandirian dari Sawit dan Peternakan Rakyat

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:01 WIB

Saat Desa Menjaga Akhlak: Tradisi Mengaji Tetap Hidup di Suka Damai

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:16 WIB

SDN 3 Geureudong Pase: Murid Belajar di Teras, Pagar Sekolah Tinggal Nama

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:20 WIB

Menggema Aceh Utara Bangkit! Bupati dan Wabup Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:01 WIB

Kapolres Gayo Lues Rotasi Pejabat Utama, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

Berita Terbaru