Sampah Menumpuk di Jalur Pipa Gas, Desa Binaan PGE Dibiarkan Membusuk

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:14 WIB

50311 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Tumpukan sampah hampir menutup total badan jalan di jalur line pipa yang menghubungkan Desa Sumbok Rayek dan Desa Tupin Jok, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 22 Januari 2025.

Kawasan vital yang semestinya steril justru berubah menjadi tempat pembuangan sampah terbuka.

Pantauan media di lokasi memperlihatkan tumpukan sampah yang diduga berasal dari limbah pasar dan rumah tangga dibiarkan membusuk tanpa pengelolaan. Bau busuk menyengat menyelimuti kawasan, lalat beterbangan, sementara tikus dan biawak berkeliaran bebas di atas tumpukan sampah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan yang setiap hari dilalui warga kini menjadi lorong penyakit.
Ironisnya, lokasi tersebut berada di wilayah Desa binaan perusahaan PT Pema Global Energi (PGE). Namun, alih-alih menjadi etalase komitmen lingkungan, kawasan itu justru memperlihatkan wajah abai perusahaan terhadap persoalan dasar masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Wabup Panyang Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Gampong Pante Jaloh

“Setiap hari kami dipaksa menghirup bau sampah. Kalau hujan, sampah meluber ke jalan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
kami berharap dinas terkait segera melakukan tindakan pembersihan, bukan hanya dilokasi Desa Sumbok Rayek, tetapi seluruh tumpukan sampah yang ada di sepanjang jalan line pipa,, pungkas warga.

Pemerintah daerah mengakui keterbatasan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara, Saiful Fata sapaan akrabnya Fata mengatakan armada dan personel DLHK tidak memadai untuk menjangkau seluruh kecamatan.
“Kami sudah berupaya optimal, tetapi dengan keterbatasan armada dan kondisi pascabencana, tidak semua wilayah bisa tertangani,” kata Fata.
Meski demikian, ia menegaskan DLHK tetap berupaya menangani persoalan tersebut.

Namun pernyataan itu sekaligus membuka pertanyaan lain: di mana peran perusahaan migas yang beroperasi dan mengambil keuntungan dari wilayah tersebut?

Baca Juga :  Monitoring Kantor KIP, Kapolres Aceh Utara Terus Pastikan Situasi Aman dan Terkendali

Fata juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Ia berharap peran aktif pemerintah gampong dalam mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Camat Nibong, Zulfikar. A. saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp belum memberikan tanggapannya terkait persoalan ini.

Sementara itu, respons PT Pema Global Energi terkesan normatif. Humas PGE, T. Syahrizal, hanya menyampaikan akan melakukan pengecekan.
“Terima kasih atas informasinya bang. Kami akan coba cek ke lokasi dulu,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih menutupi di jalur vital tersebut, menunggu kepastian penanganan—baik dari pemerintah daerah maupun dari perusahaan yang selama ini mengklaim komitmen terhadap pembinaan lingkungan dan masyarakat sekitar. [SR]

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:41 WIB

Lawan Narkoba dan Judol, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Rangkul Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 16:33 WIB

Babinsa Hadiri Reses Anggota DPRD Provinsi NTB di Desa Pamanto, Aspirasi Masyarakat Jadi Perhatian

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:33 WIB

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Berita Terbaru