Sindikat penipuan hipnotis internasional terbongkar, dua WNA asal Tiongkok ikut terlibat

alba

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 07:47 WIB

50348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polresta Barelang – Polresta Barelang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana penipuan dengan modus hipnotis. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K., yang diwakili oleh Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H., Kasihumas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa, S.H., serta Iptu Billy Pratama Putra, S.Tr.K., M.H., Kanit IV Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, dan Ipda Mario Siahaan, S.Kom., Kasubnit 8 Opsnal Satreskrim Polresta Barelang. Konferensi pers ini digelar di Lobby Mapolresta Barelang pada Selasa, (23/9/2025).

Dalam penjelasannya, pihak Polresta Barelang menyampaikan bahwa kasus ini berawal dari laporan masyarakat pada 15 September 2025 terkait dugaan penipuan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bengkong. Dari laporan tersebut, tim Jatanras Satreskrim Polresta Barelang melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan enam orang tersangka di salah satu hotel di kawasan Nongsa, Kota Batam, pada 18 September 2025.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam tersangka yang diamankan masing-masing berinisial CS (58), WM (49), LM (62), A (43), TLP (62), dan DS (37). Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan yang mengakibatkan korban mengalami kerugian sebesar Rp127.936.500. Adapun korban diketahui seorang perempuan berinisial SH (65), warga Kecamatan Bengkong, Kota Batam, yang saat kejadian tengah berjalan kaki menuju pasar.

Baca Juga :  Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 7 PMI Non Prosedural Ke Abu Dhabi

Dalam keterangan resminya, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K. menyampaikan melalui Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., bahwa “Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Barelang dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan bahwa setiap tindak kejahatan, khususnya yang merugikan warga dengan modus penipuan seperti ini, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.”

Adapun modus operandi para pelaku dilakukan dengan cara berpura-pura menanyakan lokasi pengobatan akupuntur. Korban kemudian diajak masuk ke dalam mobil pelaku yang sudah disiapkan. Saat berada di dalam mobil, salah satu pelaku menakut-nakuti korban dengan menyampaikan bahwa korban dan anaknya akan mengalami musibah besar. Korban yang panik lalu dibujuk agar mengambil uang tunai dan perhiasan di rumah untuk “didoakan”. Setelah korban menyerahkan barang berharganya ke dalam plastik hitam, pelaku berpura-pura melakukan ritual doa sambil menukar plastik tersebut dengan plastik lain berisi dua botol air mineral, dua bungkus garam, dan satu pak tisu. Korban baru menyadari telah ditipu pada 15 September 2025 setelah dibukakan oleh keluarga bahwa isi plastik tersebut bukan barang berharganya.

Baca Juga :  Jejak Tanah Ilegal di Batam: Terseret Nama Oknum Aparat di Balik Bukit yang Terkikis

Dari hasil penangkapan, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan maupun hasil kejahatan para pelaku. Barang bukti tersebut meliputi satu unit mobil Daihatsu All New Xenia 1.3 R CVT warna hitam dengan nomor polisi BP 1609 FR beserta kuncinya yang dipakai pelaku untuk beraksi. Selain itu, turut diamankan uang tunai dalam berbagai mata uang, yakni dua lembar uang SGD 100, tiga lembar uang SGD 50, delapan belas lembar uang Ringgit Malaysia dengan jumlah RM 470, serta uang tunai sebesar Rp28.400.000. Tidak hanya itu, polisi juga menyita satu plastik hitam, dua botol air mineral merek Sanford, dua bungkus garam, dan satu bungkus tisu yang dipakai sebagai perlengkapan untuk menukar barang berharga milik korban.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa para tersangka diketahui pernah melakukan tindak kejahatan serupa di Kabupaten Bintan sebanyak dua kali. Dua orang di antaranya merupakan warga negara asal Tiongkok yang sengaja datang ke Indonesia untuk melakukan kejahatan ini, kemudian merekrut anggota lain sebagai tim di dalam negeri. “Sasaran para pelaku adalah lansia keturunan Tionghoa, yang dianggap lebih mudah dipengaruhi dengan sugesti. [ALBAB]

Berita Terkait

SKANDAL DUGAAN TAMBANG PASIR LAUT DI KARIMUN! ABDUL RAHMAN, S.H., M.H.: APH DAN MINTA APH BESERTA KEMENTERIAN ESDM JANGAN TUTUP MATA
GEJOLAK GELPER BATAM! 10 Lokasi Di SURATI  ALIANSI LSM ORMAS PEDULI KEPRI INGATKAN RESIKO HUKUM
Mawar Putih
Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan, Tanggung Jawab Manajemen PLN Batam Dipertanyakan
Misteri Blackout Batam Terungkap! IPJI Kepri Tantang Bareskrim Bongkar Fakta
Respons Cepat Laporan Pengeroyokan di Bengkong Batam, Polisi Sudah Periksa 4 Saksi
Polda Kepri Tindak Lokasi Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Batam, Dorong Pemulihan Kawasan.
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batam: Transfaransi Dipertanyakan, KPK Ditantang Turun Tangan?

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB

NASIONAL

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:33 WIB