Perkuat Keamanan Perairan Lombok Timur, Polairud NTB Hadirkan Pos Terpadu

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:05 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram|NTB, — Harapan panjang warga pesisir Desa Sugian akhirnya terwujud. Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., M.H., atau akrab disapa Kombes Boy Samola, meresmikan Pos Terpadu di Dusun Kokoq Pedeq, Kecamatan Sambelia.

Dalam sambutannya, Kombes Boy Samola menegaskan komitmennya, untuk memaksimalkan penjagaan kelestarian dan keamanan wilayah perairan, khususnya di perairan Sambelia yang menjadi pintu gerbang ke dua destinasi wisata andalan, Gili Sulat dan Gili Lawang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapal Patroli Polisi XXI-2012 beserta enam ABK akan standby di sini, untuk memastikan keamanan laut tetap terjaga. Tapi semua itu akan lebih maksimal jika kita saling bekerja sama dan mendukung,” ujarnya.

Baca Juga :  Koramil 04/Alas dan Bulog Jaga Stabilitas Harga Beras Lewat GPM

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lombok Timur, khususnya Camat Sambelia, atas dukungan penuh terhadap terbentuknya Pos Terpadu tersebut.

Peresmian tersebut turut disertai penandatanganan MoU antara Ditpolairud Polda NTB dengan Pemerintah Desa Sugian, yang menjadi dasar sinergi menjaga wilayah pesisir.

Tak hanya fokus pada keamanan, Kombes Boy Samola bersama sang istri juga menyerahkan bantuan sosial berupa 80 paket sembako, 3 kursi roda untuk penyandang disabilitas dan lansia, serta sepasang tongkat untuk warga yang sakit. Ditambah, dengan menggandeng Bid Dokkes, warga pesisir mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Baca Juga :  Danramil 1607-03/Ropang Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Desa Lenangguar

Kepala Desa Sugian, yang hadir bersama Camat Sambelia, mengaku warga sangat antusias dengan kehadiran Pos Terpadu ini.

“Kami sudah hampir lima tahun menunggu. Sekitar 70 persen beban desa akan teringankan karena keamanan wilayah perairan, termasuk kawasan wisata mangrove, kini terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Dengan keberadaan Pos Terpadu tersebut, warga pesisir Sambelia kini bisa berlayar, menangkap ikan, dan mengembangkan pariwisata dengan rasa aman yang lebih kuat. (**)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Kombes Dewa Wijaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Wujudkan Indonesia Makmur
Direktur RSMA Sumbawa Ucapkan Selamat HUT RI ke-81  ‎
Dandim 1607/Sumbawa Teguhkan Semangat Patriotisme di Malam Renungan Suci
Dari Dusun Pusung, PCM Singosari Buka Jalan Menuju Pendidikan dan Masa Depan
Jaga Rasa Aman Warga, Koramil 1607-04/Alas Perkuat Patroli dan Sinergi Kamtibmas
‎Semarak Bupati Sumbawa Cup 2026, Danramil Moyo Hilir Turut Hadiri Penutupan
‎Semangat Kemerdekaan Menggelora, Babinsa Koramil 1607-03/Ropang Kawal Karnaval Orong Telu
Babinsa Kelurahan Bugis Monitor Jambore, Semarak HUT RI ke-81 Makin Meriah

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:25 WIB

HUT ke-81 RI, Kombes Dewa Wijaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Wujudkan Indonesia Makmur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Gempur Rokok Ilegal! Bea Cukai Sumbawa Musnahkan 788 Ribu Batang, Potensi Kerugian Negara Rp836 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Aktivis KSB Desak PLTU Kertasari Bangun Dermaga Khusus Pasca-Insiden Tongkang Batu Bara

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Aktivis NTB Marah, Imigrasi Mataram Lindungi Kriminal International

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Adrisal Sampaikan Terima Kasih Tak Terhingga, Kapolsek Lunyuk Hadiri Khitanan Adiknya di Dete

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Karangan Bunga dari Kasatlantas Polres Sumbawa di Momen Khitanan, Keluarga Besar Adri Amir Karibi: “Sebuah Kehormatan bagi Kami”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:30 WIB

‎Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Muswil V AMAN NTB di Desa Lawin

Berita Terbaru