Kapolda Kepri dan Kapolres Karimun Hadiri Penutupan Operasi Patroli Laut Terpadu Serta Peluncuran Satgas Pemberantasan Penyelundupan Bea Cukai di Karimun

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:21 WIB

50783 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, Kepulauan Riau – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) secara resmi menutup Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya dan Wallacea Semester I Tahun 2025. Bersamaan dengan itu, sebuah Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Penyelundupan juga diluncurkan.

Acara penting ini berlangsung di Lapangan Hitam dan Aula Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun pada Selasa (29/07/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Kapolda Kepulauan Riau IRJEN Pol Asep Safrudin, Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Fauzi, serta Bupati Karimun H. Iskandarsyah.

Dalam amanatnya, Djaka Budhi Utama menjelaskan bahwa operasi patroli laut ini merupakan bagian integral dari upaya Bea dan Cukai untuk menjaga kedaulatan perairan Indonesia dari peredaran barang ilegal.

Baca Juga :  Pasangan HMR berAURA Dapat Dukungan Penuh Dari Warga Km.8 dan Desa Lubuk Kecamatan Kundur

“Setiap tahun kami melaksanakan patroli laut terpadu untuk mengawasi keluar masuknya barang di perbatasan. Operasi Jaring Sriwijaya fokus di perairan barat Indonesia, sedangkan Jaring Wallacea menjangkau wilayah timur, termasuk perairan Sulawesi, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Pada semester I tahun 2025, operasi ini mencatat keberhasilan dengan menegah 16 kasus pelanggaran kepabeanan dan cukai.

Pelanggaran tersebut meliputi penyelundupan narkotika, pasir timah, pakaian bekas, rokok impor, senapan angin, produk hortikultura, hingga bahan pokok. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

– Tembakau: 114 karton (setara 1.200.000 batang)

– Tekstil & Pakaian: 24 roll karpet dan 24 koli pakaian

– Pasir Timah: 390 karung (total 15,6 ton)

– Beras: 320 karung (total 16 ton)

– Gula: 150 karung (total 7,5 ton)

Baca Juga :  Polres Karimun Genjot Ketahanan Pangan dengan Penanaman Jagung Serentak

Djaka Budhi menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung penuh operasi ini.

Satgas Pemberantasan Penyelundupan yang kami luncurkan hari ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi,” tegasnya.

Kapolda Kepulauan Riau IRJEN Pol Asep Safrudin yang turut hadir, menyatakan komitmen penuh jajaran kepolisian untuk mendukung langkah Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan.

“Sinergi aparat menjadi kunci agar laut kita benar-benar aman dari peredaran barang ilegal,” ujarnya.

Acara ditutup dengan konferensi pers yang dipimpin oleh Dirjen Bea dan Cukai, diikuti dengan pemaparan lebih lanjut mengenai peran Satgas dalam pengawasan perbatasan laut.

Selama kegiatan berlangsung, pengamanan ketat dilakukan oleh 101 personel Polres Karimun dan jajaran terkait.[SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Kapolres karimun berganti
Investasi Rp2,2 Miliar PT MSM dalam Pengelolaan Parkir Karimun Dipertanyakan, Janji Otomatisasi Tak Kunjung Terlihat
Skandal Plang Proyek Pelindo Karimun: Transparansi BUMN ‘Terselubung’ di Balik Regulasi Wajib Pasang
PT MPK Akan Kelola Parkir Pelabuhan Taman Bunga Dengan Sistim Digital
Jejak Retak Proyek 8,8 Miliar BP Karimun: Aspal Tipis, Pejabat Pembungkam
Benteng Regulasi Internal Kontra Tembok Transparansi UU KIP: Proyek “Siluman” Pelindo di Karimun
Rangkaian kegiatan Rutin Tahunan Di Bulan Rabi’ul Awal Didesa Tanjung Berlian Barat.
Agen-Agen Grenti Di Pelabuhan Tanjung Bale Karimun Kebal Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB