Menelusuri Dugaan Praktik Oplos Beras di Pergudangan Kawasan Mega Cipta Batu Ampar

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 10:12 WIB

50294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Praktik oplos mengoplos beras sudah jamak terjadi di wilayah Kota Batam. Bahkan praktik curang ini sudah menjadi rahasia umum.

Seperti halnya yang terjadi di salah satu pergudangan di kawasan Mega Cipta Batu Ampar, Kota Batam. Diduga gudang yang melakukan kegiatan oplos beras, Sabtu (17/05/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beredar informasi, dugaan kegiatan Oplos mengoplos beras di gudang tanpa plang perusahaan tersebut sudah berlangsung sejak lama.

Menurut sumber, campuran beras yang di oplos itu berasal dari luar negeri yakni beras impor asal Vietnam.

“Modusnya, beras yang dioplos antara beras lokal dengan beras impor ilegal.
Beras-beras itu kemudian dikemas ulang dalam sebuah karung dengan merek premium.

Baca Juga :  Rutan Batam Gelar Layanan Mobile VCT HIV Dan Sifilis Bagi Warga Binaan.

“Awalnya beras yang didatangkan dari luar negeri itu dalam kemasan polos berwarna putih, kemudian dioplos dengan beras lokal dengan berbagai merek. Selanjutnya dijual dengan harga tinggi di pasaran,” tambahnya.

Lebih lanjut, keberadaan beras oplosan ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kepri saja. Bahkan pasarannya tembus ke berbagai daerah Indonesia.

Informasi yang dihimpun, praktik beras oplos di gudang itu disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria berinisial AL.

Diketahui, nama AL ini sudah tak asing lagi terdengar di Kota Batam. AL merupakan pengusaha importir beras. Bahkan salah satu bos besar pemasok sembako dari luar negeri ke wilayah Batam.

Baca Juga :  Panji Perlawanan Berkibar, Gordon Silalahi Resmi Melancarkan Serangan Balik dengan Mengguncang Arena Pertempuran Hukum

“Ya, dia lah salah satu bos besar pemasok sembako asal Luar Negeri ke wilayah Kota Batam,” Ucap sumber.

Pantauan wartawan, tampak sejumlah kendaraan motor terparkir tepat di depan gudang yang diketahui adalah milik para karyawan dan satu unit kontainer berwarna biru. Sementara pintu rolling door gudang tertutup rapat.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Media Oposisi News 86.com, masih berupaya melakukan konfirmasi ke pihak pengusaha dan Disperindag Kota Batam. [ALBAB]

Berita Terkait

Helo
Genggaman Judi Liar Di Batam: Kota Industri Diguncang’Jackpot’Ilegal, !
Polres Barelang Infeksi Mendadak Di Pasar Jodoh Tos 3000 Ada Apa,?. 
Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-80 Korps Marinir.
POLDA KEPRI TERIMA KUNJUNGAN IRJEN. POL. IBNU SUHAENDRA:
Reskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari
Kapolresta Barelang Sambut Silaturahmi Pewarta Foto Indonesia Kepri, Dorong Sinergi Positif Dunia Jurnalistik dan Kepolisian
Satreskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB