Setiap Musim Penghujan, Kondisi SDN Suak Jampak Langganan Banjir. Pemerintah Daerah Diminta Segera Ambil Tindakan Cepat.

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 08:12 WIB

50451 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah kawasan di Desa Suak Jampak, Kecamatan Rundeng, terendam banjir.

Salah satu lokasi yang terkena dampak parah adalah SD Negeri Suak Jampak, di mana genangan air setinggi satu meter memasuki ruang guru dan ruang kelas pada Sabtu, (12/10/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kondisi yang tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah terpaksa meliburkan semua siswa untuk sementara waktu.

Banjir yang mulai terjadi pada Kamis malam 10 – Oktober- 2024 kemaren, membuat kepala sekolah dan guru kerepotan dalam mengamankan sejumlah peralatan sekolah.

Baca Juga :  Jejak Samar Sertipikat di Lahan Eks HGU Subulussalam: Aroma Mafia Tanah Mulai Tercium

Meskipun mereka berusaha keras, beberapa peralatan seperti buku raport dan buku pelajaran tetap basah terendam air.

“Sejak kemarin malam sampai sekarang hujan terus, terpaksa segala aktivitas kegiatan belajar diliburkan dulu. Banjir seperti ini selalu jadi langganan setiap kali musim hujan,” Kata Kepala Sekolah SDN Suak Jampak,ujar Agusriandi, S.Pd.

Agusriandi,S,Pd,menambahkan, bahwa banjir di SDN Suak Jampak sudah terjadi berkali-kali selama tahun 2024, namun kali ini air mencapai ketinggian hingga sepinggul orang dewasa.

“SDN Suak Jampak memang sudah menjadi langganan banjir setiap musim hujan, mengingat kondisi sekolah yang terlalu dekat dengan Sungai Lae Souraya. Semoga air cepat surut supaya aktivitas sekolah bisa berjalan kembali,” tutup Agusriandi, S.Pd.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Muspika Kecamatan Simpang Kiri Digelar di Kantor Camat Subulussalam

Kondisi ini menuntut perhatian dari pihak terkait untuk mencari solusi jangka panjang agar sekolah dan siswa tidak terus-menerus terdampak banjir di masa mendatang.

Pantauan Media ini, semua ruang kelas terendam banjir, termasuk delapan ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha (TU), unit kesehatan sekolah (UKS), dan ruang kurikulum. [ER.K]

Berita Terkait

SDN SKPB SP II Namo Buaya Gelar Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Masyarakat Panglima Sahman Penuhi Undangan Inspektorat Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa
RAPI Kota Subulussalam Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir di Kecamatan Runding
SMA Pesantren Raudhatul Jannah Lakukan Revitalisasi Tiga Ruangan, Target Selesai Tepat Waktu
Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Panglima Sahman Masih Diproses Kejari Subulussalam
Sorotan Audit Dana Desa Panglima Sahman: Aroma Markup dan Kegiatan Fiktif Menyengat
PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN ESELON V KEJAKSAAN NEGERI SUBULUSSALAM BERLANGSUNG KHIDMAT
DPC CAPA Subulussalam Soroti Dugaan Penggelapan Dana Desa Rp266 Juta oleh Mantan Pj Kepala Kampong Dah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB