Olah Barang Bekas Menjadi Rupiah, PT Timah Berikan Bantuan Alat Pertukangan ke Pemuda Bangka Selatan

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 21 Agustus 2024 - 17:51 WIB

50512 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPRI, BANGKA SELATAN — Program pemberdayaan masyarakat dengan kelompok pemuda yang dilakukan PT Timah terus berlanjut. Hal ini untuk mendukung kreativitas para pemuda dan juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di lingkar tambang.

 

Salah satu komunitas pemuda yang dirangkul PT Timah ialah Komunitas Pemuda Pemudi Berkarya (Pepaya) di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Komunitas Pepaya mengolah barang bekas menjadi produk yang bernilai guna.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebelumnya, PT Timah telah mendukung komunitas Pepaya dengan membantu merenovasi workshop mereka dalam memproduksi berbagai kerajinan dari barang bekas.

 

Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID kembali menyerahkan bantuan alat pertukangan seperti bor, sugu, kompresor dan lainnya untuk medukung kreativitas para anak muda dalam mengolah barang bekas.

 

Bantuan alat pertukangan ini diserahkan langsung Kepala Bagian Pengawasan Tambang Darat PT Timah, Dani Kushendriana kepada Ketua Komunitas Pepaya Iwan Sanjaya yang turut disaksikan oleh Kepala Desa Rias Muslim, di Workshop Komunitas Pepaya Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan pada Selasa (20/8/2024).

Baca Juga :  Polsek Batu Ampar Kembali Merajut Minggu Kasih Bersama Warga Tanjung Sengkuang.

 

Iwan menceritakan, sebelumnya anggota komunitas mereka yang berjumlah 15 orang kesulitan untuk mengolah barang bekas karena keterbatasan alat, namun sekarang dengan adanya bantuan peralatan pertukangan mereka bisa mengolah berbagai barang bekas menjadi kerajinan.

 

Menurutnya, dengan adanya bantuan dari PT Timah ini juga memberdayakan ekonomi dan memberikan lapangan pekerjaan bagi pemuda dan pemudi di Desa Rias

 

Menurutnya, dengan peralatan pertukangan yang semakin lengkap sehingga mereka bisa mengolah barang bekas atau sampah menjadi rupiah. Berbagai produk unik yang dihasilkan dari barang bekas, seperti miniatur, lampu hias, plakat, hingga lukisan wajah.

 

Saat ini, mereka baru memasarkan produknya secara umum. Ia berharap, PT Timah dapat membantu dalam memasarkan dan membuat pelatihan-pelatihan bagi komunitas Pepaya.

 

“Semoga nanti kedepannya dapat dibantu untuk memasarkan produknya ke luar dan dapat membuat pelatihan-pelatihan bagi Komunitas Pepaya supaya kami dapat berkembang kedepannya,” tuturnya.

 

Salah satu anggota Komunitas Pepaya Baharudin mengaku senang dengan adanya bantuan ini, produktivitasnya dalam bekerja meningkat dan dapat menghasilkan produk lebih banyak.

Baca Juga :  Pemdes SUU Serahkan Bantuan Jaring  Udang dan Ikan Untuk 44 Orang Nelayan

 

“Perbedaan yang saya rasakan sangat signifikan. Biasanya kami memproduksi barang itu waktunya terbatas, namun sekarang bisa dilakukan hingga malam karena kami memiliki tempat yang disediakan oleh PT Timah.” ucapnya.

 

Baharudin mengatakan dengan adanya workshop ini, dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi pemuda pemudi di Desa Rias untuk turut membantu dalam produksi barang bekas.

 

“Terima kasih kepada PT Timah yang sudah mau peduli dan membantu kami komunitas kecil di Desa Rias. Kami berharap kedepannya kita dapat bermitra secara berkesinambungan, tidak hanya sampai disini saja,” tutup Iwan.

 

Sementara itu, Kepala Desa Rias Muslim mengatakan, program yang dilaksanakan PT Timah ini telah dirasakan manfaatnya dan para pemuda pemudi bisa menyalurkan kreativitas mereka dan bisa mengembangkan produk lainnya.

 

“Program ini sangat positif. Harapan kami, program pemberdayaan PT Timah bisa berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Sukses selalu dan jangan berhenti membantu masyarakat baik itu nelayan, petani dan masyarakat lainnya,” tandasnya.

 

A.Yahya

Berita Terkait

Kasus Planet Batam Masih Menyisakan Tanda Tanya, Ismail Desak Bareskrim Jelaskan Perkembangan Pengejaran Dua DPO
IRJEN POL SUHENDRI RESMI JADI KAPOLDA KEPRI, KOMJEN POL ASEP SAFRUDIN EMBAN AMANAH BARU SEBAGAI KABARESKRIM
Putusan PN Karimun Diminta Segera Dihormati, Ketua IKABSU Soroti Kewajiban Rp55,4 Juta dalam Perkara Pengelolaan Parkir
Toleransi Pembayaran Tak Berujung Pelunasan, PT Putra Dairi Karimun Tempuh Jalur Hukum
Bupati Karimun Hadiri Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026
BUPATI KARIMUN PIMPIN UPACARA HUT KE-81 PMI, TEKANKAN SEMANGAT KOLABORASI DAN KEPEDULIAN KEMANUSIAAN
Buka STQ XVIII Kundur Utara, Bupati Karimun Tegaskan Al-Qur’an Harus Menjadi Pedoman Kehidupan
Dana CSR Desa Pongkar Dipertanyakan, Pemdes Diminta Buka Dokumen Pembangunan Kolam Renang

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Peringati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Babinsa Lunyuk Dorong Semangat Sportivitas Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB