FAKSI Desak Penegak Hukum Periksa Keuangan KIP dan Panwaslih Aceh Timur

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 10 Maret 2024 - 17:55 WIB

50582 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR – Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, mendesak aparat terkait terutama penegak hukum, dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan di semua tingkatan untuk memeriksa anggaran KIP dan Panwaslih Aceh Timur, secara keseluruhan hingga ke penyelenggara tingkat desa.

Tak hanya itu, Ronny juga mendesak penegak hukum memeriksa keuangan dan kekayaan pribadi para penyelenggara pemilu di Aceh Timur selama pemilu berlangsung, yang diduga ada kaitannya dengan laporan dugaan kecurangan pemilu kasus penggelembungan suara sebagaimana dilaporkan sejumlah pihak terutama dari partai politik ke panwaslih Aceh Timur beberapa waktu lalu.

” Kami banyak mendengar isu miring terkait penyelenggara pemilu di Aceh Timur, yang diduga berkaitan dengan praktek penggelembungan suara, jadi supaya tidak timbul fitnah, ada baiknya semua diaudit, diperiksa kebenarannya, baik anggaran yang dikelola, maupun dana atau kekayaan pribadi penyelenggara yang mungkin bertambah di masa pemilu 2024 ini, jika benar ada penghasilan menyimpang maka harus diproses hukum, jika tidak ada penyimpangan ya alhamdulillah, baguslah” Kata Ronny, minggu 10 Maret 2024.

Dia juga mendesak penegak hukum memproses hukum secara pidana laporan yang telah disampaikan oleh pihak -pihak yang dirugikan ke panwaslih Aceh Timur, khususnya baik secara internal maupun eksternal partai politik yang ada.

” Setahu kami, ada sebelas laporan terakhir, rata -rata diduga berkaitan dengan upaya penggelembungan suara, kami mendesak itu diproses secara pidana, agar ada efek jera dan tidak terjadi lagi di kemudian harinya, kami yakin dari sana akan terungkap banyak hal nantinya,” tegas aktivis HAM Aceh itu.

Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu juga membocorkan dugaan penyalahgunaan jabatan dan pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oknum petinggi penyelenggara pemilu di sebuah kamar hotel dengan seorang caleg perempuan dan seorang rekan lainnya, yang menurutnya tidak pantas dan melanggar ketentuan berlaku.

Baca Juga :  Karena Kecelakaan Kerja, Haji Uma dan PPAM Bantu Fasilitasi Pemulangan Muhajir Dari Malaysia 

” Kami dapatkan bukti rekaman video yang sangat mengejutkan, diduga oknum pimpinan penyelenggara sedang bersama dengan seorang caleg perempuan Dapil 1 di dalam kamar hotel diduga di Idi, dan seorang rekan pria lainnya diduga operator, kami kira ini pelanggaran berat dan mesti diluruskan, dan kami akan kawal ini sampai tuntas,” ujarnya.

Ronny mengunggkapkan bahwa pihaknya akan terus mengawal sejumlah kasus berat tersebut, dan bersiap mengkonsolidasikan aksi yang lumayan besar sampai tuntutannya dipenuhi.

” Kami akan kawal terus semua persoalan ini, bila perlu kami konsolidasikan aksi besar – besaran di depan kantor penegak hukum nanti, sampai tuntutan kami di penuhi dan keadilan berdiri tegak,” Pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya.

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi
Rombongan Kafilah Aceh Timur Disambut Hangat di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Siap Mengikuti MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Bersinar di MTQ ke-37 Provinsi Aceh, Ini Kata Bupati
Kafilah Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Gemilang di MTQ Aceh XXXVII
Spanduk Utama Di Lapangan Upacara Perayaan Hari Santri di Aceh Timur, Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru