Diduga Lontarkan Kata Tak Pantas, Oknum Pegawai SMPN 1 Moyo Hulu Dilaporkan

REDAKSI NTB

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:38 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa, oposisinews86.com, (23 Agustus 2026),- Seorang oknum pegawai di SMPN 1 Moyo Hulu berinisial H diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual nonfisik berupa pelecehan verbal terhadap seorang pedagang wanita berinisial N. Insiden tersebut terjadi saat korban memasuki area sekolah untuk memasarkan barang dagangannya kepada para guru.

Peristiwa ini bermula ketika korban N mendatangi sekolah setelah mendapat panggilan dari salah satu tenaga pengajar yang berniat membeli jajanannya. Namun, saat berada di lingkungan sekolah, korban justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum H.

“Saya ditelpon oleh guru disuruh masuk karena mau membeli jajanan yang saya jual. Tiba-tiba oknum H memaki saya karena masuk ke lokasi sekolah, dan mengeluarkan kata-kata yang senonoh dan tidak pantas kepada saya,” ujar N kepada awak media, Sabtu (22/8/2026).

Tak terima atas perlakuan makian dan kata-kata tidak pantas tersebut, korban bersama pihak keluarga menyatakan komitmennya untuk membawa kasus ini ke jalur hukum dengan melaporkan oknum H ke pihak Kepolisian.

Menanggapi dugaan insiden di lingkungan instansinya, Kepala Sekolah SMPN 1 Moyo Hulu, Syafrudin Johri, S.Pd mengaku belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut, baik dari pihak korban maupun jajaran guru dan staf sekolah.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Atensi Kasus Pemerasan Oknum Polisi KSB di Kortastipidkor

“Terkait dengan kejadian yang dialami oleh Ibu N, saya belum tahu dan belum dapat laporan dari guru maupun pegawai lainnya,” kata Kepsek saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon seluler.

Pihak sekolah berjanji akan segera mengambil langkah internal untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut dan menindak oknum yang bersangkutan jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Besok saya akan panggil orang yang dimaksud untuk kami tanyakan. Apabila benar oknum pegawai kami melakukan hal tersebut, kami akan berikan sanksi peringatan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Bersama Menjaga Pangan Masyarakat, Dandim Sumbawa Perkuat Sinergi Kewilayahan
Jaga Ekosistem Pesisir, Babinsa Dukung Program Desa Mandiri Peduli Mangrove
Cegah Kebakaran Sejak Dini, Babinsa Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Dugaan Penyerangan dan Pengrusakan Berulang, Kuasa Hukum Agam Saputra Bongkar Lambannya Penanganan Polres Sumbawa
RKPDes Hijrah, Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polsek KPL Tano Perketat Pengamanan Pelabuhan Poto Tano
TNI Hadir di Tengah Kegiatan Keagamaan, Babinsa Hadiri Penutupan MTQH I Kecamatan Lantung
Bukan Sekadar Kompetisi, Mini Soccer Bupati Cup Jadi Ajang Pererat Persaudaraan Warga

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Bersama Menjaga Pangan Masyarakat, Dandim Sumbawa Perkuat Sinergi Kewilayahan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Jaga Ekosistem Pesisir, Babinsa Dukung Program Desa Mandiri Peduli Mangrove

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cegah Kebakaran Sejak Dini, Babinsa Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:13 WIB

RKPDes Hijrah, Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polsek KPL Tano Perketat Pengamanan Pelabuhan Poto Tano

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:29 WIB

TNI Hadir di Tengah Kegiatan Keagamaan, Babinsa Hadiri Penutupan MTQH I Kecamatan Lantung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Bukan Sekadar Kompetisi, Mini Soccer Bupati Cup Jadi Ajang Pererat Persaudaraan Warga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Patroli Malam sebagai Ruang Edukasi, Koramil Lape Lopok Dorong Masyarakat Cerdas Menjaga Generasi dan Lingkungan

Berita Terbaru