Sumbawa Besar – Dalam rangka meningkatkan kesiapan satuan menghadapi berbagai bentuk tugas perbantuan kepada instansi terkait, Kodim 1607/Sumbawa melaksanakan kegiatan Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Makodim 1607/Sumbawa, diikuti oleh 50 personel jajaran Kodim 1607/Sumbawa.(30/06/2026)
Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Dandim 1607/Sumbawa, dengan pengawasan dan evaluasi oleh Kasdim 1607/Sumbawa. Pelaksanaan kegiatan diawasi oleh Lettu Kav Ridwan, sedangkan penyampaian materi dilakukan oleh para koordinator materi sesuai bidangnya, yakni Kapten Inf Lalu M. Said tentang Protap Kesiapsiagaan, Lettu Cpl Abdul Salam mengenai Perbantuan TNI kepada Polri dalam Pengendalian Massa, serta Letda Inf Wage Kurniadi Masil terkait Perbantuan TNI kepada Pemerintah Daerah.
Dalam materi Perbantuan TNI kepada Polri dalam Pengendalian Massa, peserta menerima pembekalan mengenai dasar hukum pelaksanaan perbantuan TNI kepada Polri, bentuk-bentuk penyelenggaraan bantuan, prosedur permintaan bantuan, serta batasan dan kewenangan TNI dalam pelaksanaan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, pada materi Protap Kesiapsiagaan Satuan, dijelaskan mengenai organisasi tugas dan tanggung jawab, tingkat kesiapsiagaan satuan, mekanisme pelaksanaan kesiapsiagaan, hingga dasar pelaksanaan kesiapsiagaan sebagai pedoman bagi seluruh personel dalam menghadapi situasi kontinjensi maupun tugas-tugas yang bersifat mendesak.
Selanjutnya, materi Tugas Bantuan TNI kepada Pemerintah Daerah membahas latar belakang pelaksanaan tugas bantuan, pengertian dan ruang lingkup tugas, perkembangan lingkungan strategis, pokok-pokok kebijakan, ketentuan permintaan bantuan, ketentuan pemberian bantuan, hingga ketentuan khusus dalam pelaksanaan tugas perbantuan kepada pemerintah daerah.
Di sela-sela kegiatan, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., selaku penanggung jawab menyampaikan bahwa penyiapan satuan perbantuan merupakan bagian penting dari pembinaan satuan guna memastikan setiap prajurit memiliki pemahaman yang sama terhadap prosedur, mekanisme, serta batasan kewenangan dalam melaksanakan tugas perbantuan.
Dandim menegaskan bahwa setiap personel harus senantiasa meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan. Prajurit juga diharapkan mampu menjaga sinergitas dengan Polri, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Setiap prajurit harus memahami aturan, prosedur, dan kewenangan dalam pelaksanaan tugas perbantuan sehingga setiap tindakan yang dilakukan selalu profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam mendukung keberhasilan tugas Kodim di wilayah,” tegas Dandim.
Melalui kegiatan Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026 ini, diharapkan seluruh personel Kodim 1607/Sumbawa semakin siap, tanggap, dan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu Polri, pemerintah daerah, maupun penanganan berbagai kondisi kedaruratan di wilayah Kabupaten Sumbawa.




































