Kejati Akui Dalami Keterlibatan Penyelenggara MXGP terkait TPPU

REDAKSI NTB

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:31 WIB

50346 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, oposisinews86.com, (9 Juni 2026),– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat, menegaskan pemeriksaan semua pihak yang berkaitan langsung dan tidak langsung terhadap proyek pengadaan lahan MX GP Samota Sumbawa, terus dilakukan.

Pemeriksaan itu bagian dari upaya penyidik mendalami indikasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi pengadaan lahan yang merugikan negara, Rp 6,7 Milyar tersebut.

“Iya, semuanya diperiksa dan didalami penyidik. Termasuk swasta atau penyelenggara serta pihak berwenang atau terkait lainnya, “kata, Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati NTB, Harun Alrasyid, dikonfirmasi wartawan, dikantornya, Jalan Langko, Mataram, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim penyidik Kejati saat ini tengah menangani penyidikan dua kasus dugaan korupsi pengadaan lahan MX GP. Pertama lahan Samota, di Sumbawa Besar. Dan kedua, lahan MXGP di Lombok Tengah (Loteng).

Baca Juga :  Sumbawa Menuju Paru-Paru Dunia, Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Penanaman Ribuan Mangrove Bersama Forkopimda

Tersangka Subhan, atau mantan kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbawa juga masih diperiksa seputar keterkaitannya dengan pengadaan tanah MXGP oleh Pemda Loteng. Penyidik mendalami keterlibatan yang bersangkutan serta pihak lain dalam TPPU tadi, baik di Samota dan di Loteng.

“Potensi TPPU itu yang kita dalami. Semuanya sedang berporoses. Pihak swasta atau perusahaan penyelenggara juga sudah kita periksa. Intinya, penanganan korupsi harus menyeluruh, lengkap,”ujarnya.

*Direktur SEG Berpotensi Terlibat TPPU?*

PT. Samota Enduro Gemilang (SEG) sebagaimana diketahui, adalah pihak ketiga yang memanfaatkan dan menyelenggarakan kegiatan MX GP Samota.

Penunjukkan PT. SEG untuk mengelola aset negara berupa Sirkuit MXGP Samota tersebut tentu, memiliki dasar hukum yang jelas. PT. SEG harus memiliki dasar kontrak atau tender penunjukan dari pemerintah, untuk mengelola dan mengkomersialisasikan sirkuit milik negara tersebut.

Baca Juga :  ‎TNI dan Warga Bersatu, Wujudkan Jembatan Penghubung Antar Wilayah

Pertanyaannya, apakah SEG selalu pihak yang memenangkan tander atau yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola dan mendapatkan aset lahan sirkuit MXGP itu untuk kepentingan komersialisasi, telah resmi memiliki dasar kontrak pengelolaan aset atau pemenang tender sebagai pengelola?.

Harun tidak secara eksplisit menjelaskan pendalaman peyidikan Kejati apakah menyasar ke masalah pengelolaan aset dan keuntunganya pihak ketiga dampak dari komersialisasi penyelenggaraan MXGP atau tidak.

“Yah, semua pihak yang terkait dengan penyidikan soal korupsi lahan itu, akan didalami seluruhnya. Apakah swasta dan mereka yang berwenang,” demikian, Harun Alrasyid.

Direktur PT. SEG sendiri sebagaimana diketahui adalah putra dari mantan Gubernur NTB, periode 2018-2023, Zulkieimansyah. PT. SEG dilaporkan satu satu perusahaan yang menjadi vendor tinggal penyelenggara MXGP International di Samota, NTB. (Fr)

Berita Terkait

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya
Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga
Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam
Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa
Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah
Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial
Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!
Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru