Mentri Wihaji Tinjau Posyandu dan Rumah Gizi di Batu Mbulan, Pastikan Upaya Pencegahan Stunting Berjalan Efektif

DEDY ARYANTO

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:12 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane |Oposisi News 86 — Komitmen pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Dr. Wihaji, ke Posyandu Silikah dan Rumah Gizi di Desa Batu Mbulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan program pencegahan stunting yang telah dirancang benar-benar berjalan hingga ke tingkat desa. Di tengah berbagai tantangan pembangunan kesehatan keluarga di daerah, pemerintah menilai keberadaan posyandu dan rumah gizi menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas kesehatan ibu dan anak sejak dini.

Setibanya di lokasi, Menteri Wihaji meninjau langsung sejumlah layanan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemantauan pertumbuhan balita, pengukuran tinggi dan berat badan anak, hingga pemberian edukasi terkait pola asuh dan pemenuhan gizi keluarga. Ia juga berdialog dengan kader kesehatan, tenaga pendamping keluarga, serta masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Menteri Wihaji menekankan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, persoalan stunting merupakan isu multidimensi yang berkaitan erat dengan kualitas gizi, pola pengasuhan, sanitasi lingkungan, akses layanan kesehatan, serta tingkat pemahaman keluarga terhadap pentingnya tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Ketua ASWIN Gayo Lues: Wartawan Jangan Gadaikan Integritas Demi Kepentingan Apa Pun

Karena itu, ia menilai peran Posyandu dan Rumah Gizi sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus menjadi pusat pelayanan dasar yang mampu menjangkau keluarga secara langsung. Melalui fasilitas tersebut, pemerintah berharap pemantauan kondisi anak dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga potensi gangguan pertumbuhan dapat terdeteksi lebih awal.

Desa Batu Mbulan dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena dinilai aktif menjalankan berbagai program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kehadiran kader-kader posyandu yang secara rutin melakukan pendampingan kepada keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program penurunan stunting di tingkat desa.

Selain melihat pelayanan yang berlangsung, Menteri Wihaji juga meninjau berbagai menu makanan bergizi yang disiapkan melalui Rumah Gizi. Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi yang bertujuan membantu keluarga memahami pentingnya asupan nutrisi seimbang, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak pada masa pertumbuhan.

Kunjungan kerja ini turut mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah, perangkat desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat. Mereka memandang kehadiran pemerintah pusat sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan generasi muda.

Baca Juga :  Ruang Digital Bukan Medan Perpecahan, Warganet Diajak Utamakan Nilai Kemanusiaan

Di sisi lain, kunjungan tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program yang selama ini telah berjalan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap bantuan, pendampingan, serta kebijakan yang telah digulirkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti sebatas laporan administratif.

Persoalan stunting sendiri masih menjadi salah satu fokus utama pembangunan nasional. Pemerintah terus mendorong sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader lapangan, serta masyarakat untuk mempercepat pencapaian target penurunan stunting secara nasional. Langkah tersebut dinilai penting karena stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Melalui kunjungan ke Posyandu Silikah dan Rumah Gizi Desa Batu Mbulan, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga semakin meningkat. Program pencegahan stunting yang dilakukan secara terpadu diyakini mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah dan nasional pada masa mendatang.
[Dedi Ariyanto]

Berita Terkait

Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda
Dua Paket Diduga Sabu Seberat 0,18 Gram Diamankan Polisi di Blangjerango, Satu Pria Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru